Remaja Ini Bisa Mati Kalau Tak Makan Gorengan
Jumat, 08/06/2012 11:59 WIB
Lee Jones (dok: The Sun)
Berita Lainnya
Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan
Bocah 4 Tahun Ini Harus Minum 20 Liter Air Tiap Hari untuk Bertahan Hidup
Sudah 10 Kali Operasi, Wajah Masih 'Amburadul' Akibat Disuntik Minyak Goreng
Tak Naik Pesawat Tapi Wanita Ini Mabuk Udara Permanen Selama 8 Tahun
Sempat Berhenti Napas 30 Menit, Bayi Ini Selamat karena Cooling Bag
London, Saat teman dan keluarganya menahan diri untuk tidak makan gorengan agar badan sehat, Lee Jones (15 tahun) malah wajib makan gorengan. Lee bisa mati kalau tak makan serba gorengan.
Jika Lee tidak melakukan diet ketogenik ini, maka kondisi GLUT1 yang dimilikinya bisa mengakibatkan kerusakan otak, menyebabkan kejang yang ekstrem serta masalah jangka panjang lainnya.
Lee harus setiap hari mengonsumsi sosis, bacon, burger, banyak minyak zaitun, krim serta setoples mayonaise.
Hal ini karena ia menderita suatu kondisi yang membuat tubuhnya tidak dapat memproses glukosa sehingga ia harus mengonsumsi banyak makanan tinggi lemak untuk bertahan hidup.
Remaja ini dilarang mengonsumsi makanan yang manis, roti maupun pizza, tapi ia bisa makan banyak gorengan. Setiap minggu Lee bisa mengonsumsi 56 sosis, 24 daging asap, 24 burger, 3 botol selai kacang, 7 botol krim, 1,5 liter minyak zaitun dan toples besar mayonaise.
"Sebagian besar dari tubuh Lee merasa senang karena ia bisa hidup dan makan seperti impian dari setiap remaja," ujar sang ibu, Ayse Parker (34 tahun), seperti dikutip dari The Sun, Jumat (8/6/2012).
Ayse Parker menuturkan anaknya bisa duduk di meja makan dengan tumpukan besar sosis dan burger, sementara ia harus memasak makanan sehat bagi anak-anaknya yang lain. Hal ini karena hanya Lee yang mengonsumsi makanan goreng, sedangkan anak-anak lainnya harus mengurangi konsumsi makanan lemak.
Seorang ahli saraf berhasil mengidentifikasi kondisi Lee, hal ini karena penyakit yang dimiliki sangat jarang diperkirakan jumlahnya kurang dari 500 orang di seluruh dunia.
Lee awalnya didiagnosis dengan autisme saat berusia 3 tahun dan epilepsi pada usia 7 tahun. Meski begitu terkadang obat kejang yang dikonsumsi bisa memperburuk pertumbuhannya seiring bertambah usia.
"Sebagian besar teman iri dengan saya yang bisa makan lemak. Saya senang tidak perlu makan kentang tumbuk lagi, tapi saya rindu dengan keripik, cokelat, pizza dan juga permen," ungkap Lee yang tinggal di Croydon, London Selatan.
Meski Lee harus mengonsumsi banyak lemak, namun diet ketogenik ini tetap perlu dan sangat penting diatur untuk mengurangi risiko karena konsumsi makanan kaya lemak jenuh diketahui bisa menyebabkan penyakit jantung.
Sindrom defisiensi GLUT1 adalah gangguan yang utamanya mempengaruhi otak. Seseorang yang memiliki kondisi ini umumnya dimulai dengan mengalami kejang pada beberapa bulan pertama kehidupannya.
Orang dengan sindrom ini kemungkinan memiliki keterlambatan perkembangan atau cacat intelektual.
(ver/ir)
Jika Lee tidak melakukan diet ketogenik ini, maka kondisi GLUT1 yang dimilikinya bisa mengakibatkan kerusakan otak, menyebabkan kejang yang ekstrem serta masalah jangka panjang lainnya.
Lee harus setiap hari mengonsumsi sosis, bacon, burger, banyak minyak zaitun, krim serta setoples mayonaise.
Hal ini karena ia menderita suatu kondisi yang membuat tubuhnya tidak dapat memproses glukosa sehingga ia harus mengonsumsi banyak makanan tinggi lemak untuk bertahan hidup.
Remaja ini dilarang mengonsumsi makanan yang manis, roti maupun pizza, tapi ia bisa makan banyak gorengan. Setiap minggu Lee bisa mengonsumsi 56 sosis, 24 daging asap, 24 burger, 3 botol selai kacang, 7 botol krim, 1,5 liter minyak zaitun dan toples besar mayonaise.
"Sebagian besar dari tubuh Lee merasa senang karena ia bisa hidup dan makan seperti impian dari setiap remaja," ujar sang ibu, Ayse Parker (34 tahun), seperti dikutip dari The Sun, Jumat (8/6/2012).
Ayse Parker menuturkan anaknya bisa duduk di meja makan dengan tumpukan besar sosis dan burger, sementara ia harus memasak makanan sehat bagi anak-anaknya yang lain. Hal ini karena hanya Lee yang mengonsumsi makanan goreng, sedangkan anak-anak lainnya harus mengurangi konsumsi makanan lemak.
Seorang ahli saraf berhasil mengidentifikasi kondisi Lee, hal ini karena penyakit yang dimiliki sangat jarang diperkirakan jumlahnya kurang dari 500 orang di seluruh dunia.
Lee awalnya didiagnosis dengan autisme saat berusia 3 tahun dan epilepsi pada usia 7 tahun. Meski begitu terkadang obat kejang yang dikonsumsi bisa memperburuk pertumbuhannya seiring bertambah usia.
"Sebagian besar teman iri dengan saya yang bisa makan lemak. Saya senang tidak perlu makan kentang tumbuk lagi, tapi saya rindu dengan keripik, cokelat, pizza dan juga permen," ungkap Lee yang tinggal di Croydon, London Selatan.
Meski Lee harus mengonsumsi banyak lemak, namun diet ketogenik ini tetap perlu dan sangat penting diatur untuk mengurangi risiko karena konsumsi makanan kaya lemak jenuh diketahui bisa menyebabkan penyakit jantung.
Sindrom defisiensi GLUT1 adalah gangguan yang utamanya mempengaruhi otak. Seseorang yang memiliki kondisi ini umumnya dimulai dengan mengalami kejang pada beberapa bulan pertama kehidupannya.
Orang dengan sindrom ini kemungkinan memiliki keterlambatan perkembangan atau cacat intelektual.
(ver/ir)
Baca Juga
- Terlahir Tanpa Bola Mata
- Maksa Makan 30.000 Kalori Sehari Demi Jadi Pengantin 'Raksasa'
- Baru Berusia 2 Jam, Bayi Ini Langsung Kena Kanker Hati
- Bangga Berat Badan Turun Drastis, Tak Tahunya Karena Kanker Usus
- Tak Bisa Nikmati Malam Pertama Akibat Infeksi Saat Operasi Perut
- Bocah dengan Tulang Tengkorak Setengah yang Tak Boleh Menangis
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:15 WIB
Kebiasaan Bercinta Bisa Bikin Perut Buncit?
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

