detikhealth

RS Otak Pertama di Indonesia Akan Soft Launching Akhir 2012

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 08/06/2012 16:21 WIB
(dok: detikHealth)
Jakarta, Indonesia akan segera memiliki Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), yang akan segera soft launching pada Desember 2012. Meski fasilitasnya bintang lima, 67 persen tempat tidur di rumah sakit khusus gangguan saraf dan otak pertama di Indonesia itu akan dialokasikan untuk kelas 3.

"Desember 2012 akan dibuka sebagai sof opening dan Juli 2013 sudah betul-betul opening," kata Plt Menteri Kesehatan Prof Ali Gufron Mukti dalam kunjungan ke lokasi pembangunan RS PON di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (8/6/2012).

Prof Gufron menilai, pembangunan rumah sakit yang menempati lahan seluas 1,1 hektar ini cukup cepat. Sejak peletakan batu pertama yang dilakukan Alm Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pada 1 November 2011, saat ini bangunan setinggi 12 lantai tersebut sudah mulai kelihatan bentuknya.

Menariknya menurut Prof Gufron, RS PON dibangun dengan konsep yang komprehensif dan sangat moderen. Namun demikian, dari 449 tempat tidur yang akan disediakan, 67 persen di antaranya akan dialokasikan untuk kelas 3 dan fasilitasnya tidak kalah bagusnya.

"Mohon maaf, fasilitasnya kalau hotel ini bintang 5," kata Prof Gufron.

Dibangun dengan biaya sekitar Rp 217 miliar, RS PON akan menjadi pusat rujukan untuk berbagai masalah yang berhubungan dengan fungsi saraf dan otak. Tidak hanya untuk perawatan, rumah sakit tersebut juga akan menjadi pusat riset termasuk untuk pengembangan stem cell.

Selain itu, RS PON juga akan menjadi pusat transfer teknologi dan pengetahuan di bidang kesehatan saraf dan otak. Bukan cuma dengan sesama dokter di daerah, tetapi juga dengan para dokter di luar negeri yang mungkin punya kelebihan di bidang tersebut.

Salah satu permasalahan yang banyak dihadapi orang Indonesia dalam kaitannya dengan saraf dan otak adalah stroke mulai dari yang paling ringan hingga mematikan. Diperkirakan dari setiap 1.000 kematian penduduk, 8 di antaranya disebabkan oleh stroke.


(up/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit