Ini Tandanya Fantasi Seks yang Sehat Dan yang Tidak
Jumat, 08/06/2012 19:58 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Beberapa orang khawatir karena memiliki fantasi seksual yang aneh-aneh karena takut menyakiti perasaan pasangan. Bahkan kekhawatiran ini bisa berlanjut karena dianggap sebagai indikasi ada sesuatu yang salah dalam hubungan atau kehidupan seks yang kurang harmonis. Pada kenyataannya, berfantasi seks itu wajar dan sah-sah saja dialami.
Beberapa orang jarang atau bahkan tidak pernah memiliki fantasi seksual. Namun di sisi lain, beberapa orang ada yang menggunakan fantasi untuk merangsang libido. Otak pada dasarnya merupakan organ seks yang paling penting. Otak memberitahu tubuh saat merasa terangsang atau ketika menginginkan sesuatu yang sedikit berbeda.
"Umumnya, fantasi yang sehat adalah berfantasi seksual tentang pasangan, orang asing, selebriti atau kenalan. Fantasi seksual tidak dimaksudkan untuk dilakukan dalam kehidupan nyata," kata Dr Gabrielle Morrissey, seksolog sekaligus konsultan dan peneliti seks seperti dilansir Bodyandsoul.com, Jumat (8/6/2012).
Dr Morrissey menuturkan, fantasi lebih akurat digambarkan sebagai hasrat seksual atau keinginan yang tidak terpenuhi. Fantasi tinggal di alam imajinasi sebagai bahan bakar untuk meningkatkan gairah seksual dan kesenangan. Karena fantasi besifat pribadi, seringkali orang penasaran apakah pasangannya secara teratur berpikir tentang orang lain ketika sedang bersamanya.
Fantasi dapat menjadi penyaluran yang sehat. Tetapi jika terlalu mengandalkannya sampai tidak bisa terangsang dengan pasangan tanpa berfantasi, atau lebih suka berfantasi daripada melakukan hal yang nyata dengan kekasih, maka hal ini bisa menjadi masalah.
"Jika berfantasi selama bercinta dengan pasangan, sebagian besar pasangan akan ingin tahu dan mungkin lebih baik tidak usah diceritakan kecuali pasangan adalah sosok yang difantasikan. Fantasi seringkali hanya berfungsi untuk kesenangan diri yang sesaat," kata dr Morrissey.
Beberapa pasangan mungkin ingin membumbui kehidupan seksnya dengan cara berbagi fantasi lewat membaca cerita erotis bersama atau saling menceritakan fantasi saat melakukan foreplay.
Meceritakan fantasi seksual yang tidak pantas, terutama yang tidak lazim, dapat membuat pasangan tidak nyaman. Saat itu terjadi, ada baiknya meminta saran dari terapis. Tapi sekali lagi, karena fantasi tidak dimaksudkan untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata, biasanya fantasi hanya dibiarkan di dalam angan.
"Sebenarnya terserah apakah ingin berbagi fantasi kepada pasangan atau tidak, tergantung pada jenis hubungan yang dimiliki. Sama seperti bernegosiasi tentang aspek lain dari kehidupan seks, fantasi bersifat pribadi dan terserah seberapa banyak atau seperti apa yang akan diceritakan kepada pasangan," kata dr Morrissey.
Tapi dr Morrissey menegaskan bahwa fantasi bisa sangat menyehatkan bagi sebuah hubungan dan bukan merupakan tanda adanya sesuatu yang salah atau kurang. Banyak pasangan yang saling menceritakan fantasinya justru kemudian menjadi lebih intim.
(pah/ir)
Beberapa orang jarang atau bahkan tidak pernah memiliki fantasi seksual. Namun di sisi lain, beberapa orang ada yang menggunakan fantasi untuk merangsang libido. Otak pada dasarnya merupakan organ seks yang paling penting. Otak memberitahu tubuh saat merasa terangsang atau ketika menginginkan sesuatu yang sedikit berbeda.
"Umumnya, fantasi yang sehat adalah berfantasi seksual tentang pasangan, orang asing, selebriti atau kenalan. Fantasi seksual tidak dimaksudkan untuk dilakukan dalam kehidupan nyata," kata Dr Gabrielle Morrissey, seksolog sekaligus konsultan dan peneliti seks seperti dilansir Bodyandsoul.com, Jumat (8/6/2012).
Dr Morrissey menuturkan, fantasi lebih akurat digambarkan sebagai hasrat seksual atau keinginan yang tidak terpenuhi. Fantasi tinggal di alam imajinasi sebagai bahan bakar untuk meningkatkan gairah seksual dan kesenangan. Karena fantasi besifat pribadi, seringkali orang penasaran apakah pasangannya secara teratur berpikir tentang orang lain ketika sedang bersamanya.
Fantasi dapat menjadi penyaluran yang sehat. Tetapi jika terlalu mengandalkannya sampai tidak bisa terangsang dengan pasangan tanpa berfantasi, atau lebih suka berfantasi daripada melakukan hal yang nyata dengan kekasih, maka hal ini bisa menjadi masalah.
"Jika berfantasi selama bercinta dengan pasangan, sebagian besar pasangan akan ingin tahu dan mungkin lebih baik tidak usah diceritakan kecuali pasangan adalah sosok yang difantasikan. Fantasi seringkali hanya berfungsi untuk kesenangan diri yang sesaat," kata dr Morrissey.
Beberapa pasangan mungkin ingin membumbui kehidupan seksnya dengan cara berbagi fantasi lewat membaca cerita erotis bersama atau saling menceritakan fantasi saat melakukan foreplay.
Meceritakan fantasi seksual yang tidak pantas, terutama yang tidak lazim, dapat membuat pasangan tidak nyaman. Saat itu terjadi, ada baiknya meminta saran dari terapis. Tapi sekali lagi, karena fantasi tidak dimaksudkan untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata, biasanya fantasi hanya dibiarkan di dalam angan.
"Sebenarnya terserah apakah ingin berbagi fantasi kepada pasangan atau tidak, tergantung pada jenis hubungan yang dimiliki. Sama seperti bernegosiasi tentang aspek lain dari kehidupan seks, fantasi bersifat pribadi dan terserah seberapa banyak atau seperti apa yang akan diceritakan kepada pasangan," kata dr Morrissey.
Tapi dr Morrissey menegaskan bahwa fantasi bisa sangat menyehatkan bagi sebuah hubungan dan bukan merupakan tanda adanya sesuatu yang salah atau kurang. Banyak pasangan yang saling menceritakan fantasinya justru kemudian menjadi lebih intim.
(pah/ir)
Baca Juga
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,19/05/2013 14:03 WIB
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Minggu,19/05/2013 13:02 WIB
Bayi yang Baru Dilahirkan Ini Keracunan Alkohol Gara-gara Ibunya Mabuk
-
Minggu,19/05/2013 12:05 WIB
Obati Leukimia dengan Stem Cell, Berapa Besar Tingkat Keberhasilannya?
-
Minggu,19/05/2013 11:06 WIB
Pesan IDI di Hari Bakti: Batasi Konsumsi Gula untuk Hidup yang Lebih Manis
-
Minggu,19/05/2013 10:01 WIB
Wanita dan Pria, Mana Lebih Baik Fisiknya Sebelum Serangan Jantung?
-
Minggu,19/05/2013 09:03 WIB
Mau Angkat Telepon Pakai Tangan yang Mana? Otaklah Penentunya
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Minggu, 19/05/2013 13:02 WIB
Bayi yang Baru Dilahirkan Ini Keracunan Alkohol Gara-gara Ibunya Mabuk
-
Minggu, 19/05/2013 14:03 WIB
Laporan dari Singapura
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Minggu, 19/05/2013 12:05 WIB
Laporan dari Singapura
Obati Leukimia dengan Stem Cell, Berapa Besar Tingkat Keberhasilannya?
-
Minggu, 19/05/2013 11:06 WIB
Pesan IDI di Hari Bakti: Batasi Konsumsi Gula untuk Hidup yang Lebih Manis
-
Minggu, 19/05/2013 09:03 WIB
Mau Angkat Telepon Pakai Tangan yang Mana? Otaklah Penentunya
-
Minggu, 19/05/2013 10:01 WIB
Wanita dan Pria, Mana Lebih Baik Fisiknya Sebelum Serangan Jantung?
-
Minggu, 19/05/2013 08:01 WIB
Banyak Minum Minuman Berpemanis Buatan Picu Risiko Batu Ginjal
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
10 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 12:27 WIB
Cerebral Palsy Tak Menghambat Gadis Ini Menjadi 'Ratu'
-
Jumat, 17/05/2013 10:00 WIB
Peneliti Indonesia Temukan Alat Diagnosis Cepat untuk Malaria
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

