Doctor's Life
Dr Budi Iman Santoso si Dokter by Request
Senin, 11/06/2012 10:29 WIB
Dr Budi Iman (dok. detikHealth)
Berita Lainnya
Dr Nani Hersunarti, SpJP, Sehat Lahir Batin Berkat Dansa
Dr Florence Manurung, Dokter 'Pencerah' Dunia Anak-anak
dr Susie Rendra, Dokter Kulit yang Sempat 'Terhadang' Kerusuhan 98
Dr Lie Dharmawan & Perjuangan Bangun RS Apung Swasta Pertama Indonesia
Suka-duka dr Bhimantoro, SpOG Merawat Belasan Anak Anjing
Jakarta, Jalan hidup orang memang sudah ditentukan oleh Tuhan, Sang Pencipta. Begitu yang diyakini oleh Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K). Meski tak sesuai dengan cita-citanya, namun sekarang Dr Budi sukses menjadi dokter kandungan handal, semua karena by request.
"Saya tidak terinspirasi, jadi saya masuk kedokteran karena waktu itu diminta oleh orangtua. Keinginan saya waktu itu bukan jadi dokter tapi insinyur," ujar Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K), saat berbincang dengan detikHealth di FKUI, Jakarta, seperti ditulis Senin (11/6/2012).
Setelah lulus S1 FKUI dan menjadi seorang dokter, untuk mengambil bidang spesialis pun sepertinya karena kebetulan. Dr Budi memilih Obstetri dan Ginekologi karena menurutnya pada waktu itu bidang tersebut sedang lowong, sehingga ia pun melanjutkan menjadi dokter obgin atau dokter kandungan.
Lagi-lagi, untuk menjadi staf pengajar di FKUI pun ia diminta oleh guru besarnya, bukan karena keinginan sendiri. Begitu pula ketika masuk ke subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi, saat itu ia diminta oleh profesornya.
"Semua by request. Jadi memang kalau nasib itu semua di tangan Allah," lanjut dokter yang kini menjabat sebagai Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM.
Bersahaja dan ikhlas memang sudah menjadi moto hidup dari ayah 3 anak ini. Hal ini terbukti ketika ia menjalani tugas inpres di daerah terpencil di Timor Timur, pada tahun 1980.
Lahir dan besar di ibukota, Jakarta, tak membuatnya menjadi manja oleh fasilitas. Meski ditugaskan di daerah terpencil di bekas provinsi ke-27 Indonesia, yang sulit air, tak ada listrik dan jauh dari pasar, Dr Budi membuktikan bahwa dirinya bisa mendapatkan gelar Dokter Teladan.
Saking terpencilnya, Dr Budi bahkan harus makan mie instan yang dibawanya selama 3 bulan, karena pasar pun hanya buka seminggu sekali. Tapi berkat kerja kerasnya, ia berhasil meningkatkan kualitas kabupaten tempat ia bertugas.
"Jadi intinya adalah dalam bekerja itu kita harus bersahaja, itu moto hidup saya. Yang kedua, selalu bekerja dengan ikhlas dan mengharapkan ridho Allah. Saya bekerja seoptimal mungkin, pro aktif, punya visi ke depan, kemudian kita selalu bekerja excellent, jangan negative thinking. Saya selalu berprinsip setiap tantangan bisa jadi peluang," tegasnya.
BIODATA
Nama lengkap
Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K)
Tempat, tanggal lahir
Jakarta, 5 September 1954
Status
Menikah dengan dr. Yunia Irawati, SpM dengan dikaruniai 3 anak
Riwayat pendidikan
Sarjana Kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1974-1980)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi, FKUI (1984-1987)
Subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI (2000-2003)
Doktor Program Studi Ilmu Kedokteran (2009-2012)
Jabatan
Dokter Pendidik Klinis Utama RSCM
Kepala Divisi Uroginekologi Rekonstruksi, Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI
Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM
Organisasi
Perkina (Perkumpulan Kontinensia Indonesia)
IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia)
PKMI (Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia)
HUGI (Himpunan Uriginekologi Indonesia)
IUGA (International Uro-gyneclogical Association)
ICS (International Continence Society)
JNPK (Jaringan Nasional Pelatihan Kesehatan)
PDDPWI (Perhimpunan Disfungsi Dasar Panggul Wanita Indonesia)
(mer/ir)
"Saya tidak terinspirasi, jadi saya masuk kedokteran karena waktu itu diminta oleh orangtua. Keinginan saya waktu itu bukan jadi dokter tapi insinyur," ujar Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K), saat berbincang dengan detikHealth di FKUI, Jakarta, seperti ditulis Senin (11/6/2012).
Setelah lulus S1 FKUI dan menjadi seorang dokter, untuk mengambil bidang spesialis pun sepertinya karena kebetulan. Dr Budi memilih Obstetri dan Ginekologi karena menurutnya pada waktu itu bidang tersebut sedang lowong, sehingga ia pun melanjutkan menjadi dokter obgin atau dokter kandungan.
Lagi-lagi, untuk menjadi staf pengajar di FKUI pun ia diminta oleh guru besarnya, bukan karena keinginan sendiri. Begitu pula ketika masuk ke subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi, saat itu ia diminta oleh profesornya.
"Semua by request. Jadi memang kalau nasib itu semua di tangan Allah," lanjut dokter yang kini menjabat sebagai Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM.
Bersahaja dan ikhlas memang sudah menjadi moto hidup dari ayah 3 anak ini. Hal ini terbukti ketika ia menjalani tugas inpres di daerah terpencil di Timor Timur, pada tahun 1980.
Lahir dan besar di ibukota, Jakarta, tak membuatnya menjadi manja oleh fasilitas. Meski ditugaskan di daerah terpencil di bekas provinsi ke-27 Indonesia, yang sulit air, tak ada listrik dan jauh dari pasar, Dr Budi membuktikan bahwa dirinya bisa mendapatkan gelar Dokter Teladan.
Saking terpencilnya, Dr Budi bahkan harus makan mie instan yang dibawanya selama 3 bulan, karena pasar pun hanya buka seminggu sekali. Tapi berkat kerja kerasnya, ia berhasil meningkatkan kualitas kabupaten tempat ia bertugas.
"Jadi intinya adalah dalam bekerja itu kita harus bersahaja, itu moto hidup saya. Yang kedua, selalu bekerja dengan ikhlas dan mengharapkan ridho Allah. Saya bekerja seoptimal mungkin, pro aktif, punya visi ke depan, kemudian kita selalu bekerja excellent, jangan negative thinking. Saya selalu berprinsip setiap tantangan bisa jadi peluang," tegasnya.
BIODATA
Nama lengkap
Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K)
Tempat, tanggal lahir
Jakarta, 5 September 1954
Status
Menikah dengan dr. Yunia Irawati, SpM dengan dikaruniai 3 anak
Riwayat pendidikan
Sarjana Kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1974-1980)
Spesialis Obstetri dan Ginekologi, FKUI (1984-1987)
Subspesialis Uroginekologi Rekonstruksi Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI (2000-2003)
Doktor Program Studi Ilmu Kedokteran (2009-2012)
Jabatan
Dokter Pendidik Klinis Utama RSCM
Kepala Divisi Uroginekologi Rekonstruksi, Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI
Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM
Organisasi
Perkina (Perkumpulan Kontinensia Indonesia)
IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia)
PKMI (Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia)
HUGI (Himpunan Uriginekologi Indonesia)
IUGA (International Uro-gyneclogical Association)
ICS (International Continence Society)
JNPK (Jaringan Nasional Pelatihan Kesehatan)
PDDPWI (Perhimpunan Disfungsi Dasar Panggul Wanita Indonesia)
(mer/ir)
Baca Juga
- Dr Fajar Firsyada dan Misteri di dalam Perut
- dr Johnny Gosyanto yang Ingin Pasien Bahagia dengan Alat Vitalnya
- Prof Handono Kalim, si Pakar Rematik yang Nggak Tegaan Lihat Pasien Gawat
- dr Endang Kustiowati, Dokter Saraf yang Rela Dibayar dengan Pisang
- Welas Asih Prof Tuti Wahmurti untuk Jiwa-jiwa yang Sakit
- Dr Zakiudin, Dokter Anak yang Punya Jiwa Petani
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu,22/05/2013 18:47 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 14:16 WIB
'Ini Susuku, Matikan Rokokmu!'
-
Rabu, 22/05/2013 14:27 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
Rabu, 22/05/2013 11:24 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
10 Komentar
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

