ASI Bisa Kaya Omega-3 Jika Ibu Banyak Makan Ikan
Selasa, 12/06/2012 08:36 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Saat dalam masa pertumbuhan, asupan gizi sangat penting bagi perkembangan bayi. Nutrisi penting seperti omega-3 diketahui sangat membantu perkembangan saraf otak bayi. Omega-3 banyak terkandung dalam ikan. Sebuah penelitian menemukan bahwa ibu yang banyak makan ikan memiliki ASI dengan kandungan omega-3 yang tinggi.
Para peneliti di University of Pittsburgh, Rumah Sakit Anak Cincinnati dan antropolog di University of California Santa Barbara (UCSB) menemukan bahwa para wanita suku Indian di Amerika memiliki ASI yang kaya akan omega-3. Padahal warga Indian secara ekonomi lebih miskin dibandingkan warga lain di Amerika Serikat.
Penelitian yang dimuat jurnal Maternal and Child Nutrition ini membandingkan komposisi asam lemak pada ASI wanita Amerika Serikat dan suku Indian yang bernama Tsimane. Suku Tsimane tinggal di hutan Amazon di Bolivia dan banyak memakan makanan lokal, daging hewan liar dan ikan air tawar.
Hasilnya, sampel ASI wanita suku Tsimane mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 docosahexaenoic acid (DHA) yang sangat penting untuk perkembangan kognitif dan visual bayi.
Selain itu, kadar DHA dalam ASI juga tidak menurun setelah 2 tahun melahirkan. Periode ini merupakan periode di mana otak bayi paling optimal mengalami pertumbuhan dan menyerap DHA.
"Komposisi asam lemak pada ASI bervariasi sesuai komposisi asam lemak dari makanan dan simpanan lemak ibu," Kata peneliti, Melanie Martin, mahasiswa doktoral di departemen antropolgi UCSB seperti dilansir Science Daily, Selasa (12/6/2012).
Perbandingan omega-6 dengan omega-3 pada ibu di AS bervariasi dari 10 : 1 hingga 20 : 1, sedangkan pada ibu di Tsimane hanya 4 : 1. Hal ini diduga karena di AS tidak ada ikan segar dan para wanita banyak mengkonsumsi makanan olahan yang kaya akan omega-6 serta lemak trans.
Kadar omega-6 yang tinggi diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas, peradangan, penyakit kardiovaskular serta mengganggu pemrosesan DHA dan asam lemak omega-3.
"Rata-rata susu ibu di Tsimane mengandung DHA 400 persen lebih tinggi dibandingkan para ibu di Cincinnati. Namun persentase rata-rata omega-6 dan lemak transnya 84 persen dan 260 persen lebih rendah. Meskipun hidup dalam kondisi ekonomi yang miskin, para ibu di Tsimane menghasilkan ASI dengan komposisi lebih seimbang dan bergizi," kata Martin.
Temuan ini menyoroti pentingnya meningkatkan kandungan asam lemak di dalam ASI para ibu AS. Komposisi asam lemak dalam susu formula bayi sebaiknya meniru komposisi ASI di Tsimane. Peneliti juga menyarankan agar bayi mendapat asupan asam lemak omega-3 dari ASI yang diperoleh secara alami.
(pah/ir)
Para peneliti di University of Pittsburgh, Rumah Sakit Anak Cincinnati dan antropolog di University of California Santa Barbara (UCSB) menemukan bahwa para wanita suku Indian di Amerika memiliki ASI yang kaya akan omega-3. Padahal warga Indian secara ekonomi lebih miskin dibandingkan warga lain di Amerika Serikat.
Penelitian yang dimuat jurnal Maternal and Child Nutrition ini membandingkan komposisi asam lemak pada ASI wanita Amerika Serikat dan suku Indian yang bernama Tsimane. Suku Tsimane tinggal di hutan Amazon di Bolivia dan banyak memakan makanan lokal, daging hewan liar dan ikan air tawar.
Hasilnya, sampel ASI wanita suku Tsimane mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 docosahexaenoic acid (DHA) yang sangat penting untuk perkembangan kognitif dan visual bayi.
Selain itu, kadar DHA dalam ASI juga tidak menurun setelah 2 tahun melahirkan. Periode ini merupakan periode di mana otak bayi paling optimal mengalami pertumbuhan dan menyerap DHA.
"Komposisi asam lemak pada ASI bervariasi sesuai komposisi asam lemak dari makanan dan simpanan lemak ibu," Kata peneliti, Melanie Martin, mahasiswa doktoral di departemen antropolgi UCSB seperti dilansir Science Daily, Selasa (12/6/2012).
Perbandingan omega-6 dengan omega-3 pada ibu di AS bervariasi dari 10 : 1 hingga 20 : 1, sedangkan pada ibu di Tsimane hanya 4 : 1. Hal ini diduga karena di AS tidak ada ikan segar dan para wanita banyak mengkonsumsi makanan olahan yang kaya akan omega-6 serta lemak trans.
Kadar omega-6 yang tinggi diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas, peradangan, penyakit kardiovaskular serta mengganggu pemrosesan DHA dan asam lemak omega-3.
"Rata-rata susu ibu di Tsimane mengandung DHA 400 persen lebih tinggi dibandingkan para ibu di Cincinnati. Namun persentase rata-rata omega-6 dan lemak transnya 84 persen dan 260 persen lebih rendah. Meskipun hidup dalam kondisi ekonomi yang miskin, para ibu di Tsimane menghasilkan ASI dengan komposisi lebih seimbang dan bergizi," kata Martin.
Temuan ini menyoroti pentingnya meningkatkan kandungan asam lemak di dalam ASI para ibu AS. Komposisi asam lemak dalam susu formula bayi sebaiknya meniru komposisi ASI di Tsimane. Peneliti juga menyarankan agar bayi mendapat asupan asam lemak omega-3 dari ASI yang diperoleh secara alami.
(pah/ir)
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,19/05/2013 16:04 WIB
Ini Dia 12 Cara Mudah Tingkatkan Orgasme Saat Bercinta
-
Minggu,19/05/2013 14:03 WIB
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Minggu,19/05/2013 13:02 WIB
Bayi yang Baru Dilahirkan Ini Keracunan Alkohol Gara-gara Ibunya Mabuk
-
Minggu,19/05/2013 12:05 WIB
Obati Leukimia dengan Stem Cell, Berapa Besar Tingkat Keberhasilannya?
-
Minggu,19/05/2013 11:06 WIB
Pesan IDI di Hari Bakti: Batasi Konsumsi Gula untuk Hidup yang Lebih Manis
-
Minggu,19/05/2013 10:01 WIB
Wanita dan Pria, Mana Lebih Baik Fisiknya Sebelum Serangan Jantung?
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Minggu, 19/05/2013 16:04 WIB
Ini Dia 12 Cara Mudah Tingkatkan Orgasme Saat Bercinta
-
Minggu, 19/05/2013 14:03 WIB
Laporan dari Singapura
Sebelum Anak Leukimia Diobati dengan Stem Cell, Pikirlah Sekali Lagi
-
Minggu, 19/05/2013 13:02 WIB
Bayi yang Baru Dilahirkan Ini Keracunan Alkohol Gara-gara Ibunya Mabuk
-
Minggu, 19/05/2013 12:05 WIB
Laporan dari Singapura
Obati Leukimia dengan Stem Cell, Berapa Besar Tingkat Keberhasilannya?
-
Minggu, 19/05/2013 11:06 WIB
Pesan IDI di Hari Bakti: Batasi Konsumsi Gula untuk Hidup yang Lebih Manis
-
Minggu, 19/05/2013 09:03 WIB
Mau Angkat Telepon Pakai Tangan yang Mana? Otaklah Penentunya
-
Minggu, 19/05/2013 10:01 WIB
Wanita dan Pria, Mana Lebih Baik Fisiknya Sebelum Serangan Jantung?
-
Minggu, 19/05/2013 08:01 WIB
Banyak Minum Minuman Berpemanis Buatan Picu Risiko Batu Ginjal
-
10 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

