detikhealth

Saat Stres Baiknya Matikan TV dan Komputer

Linda Mayasari - detikHealth
Selasa, 12/06/2012 17:02 WIB
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Ketika Anda berada dalam ruangan tertutup dan memandang layar komputer atau TV sepanjang hari, Anda akan lebih rentan terhadap stres. Matikan layar TV Anda sejenak dan berdirilah memandang keluar jendela untuk mengatasi stres.

Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ruangan kerja terhadap stres, para peneliti melakukan penelitian terhadap orang yang mengalami stres ringan karena pekerjaan dan suasana tempat kerja.

Peneliti dari University of Washington melakukan penelitian dengan membandingkan antara ruangan berjendela dengan ruangan tertutup yang dilengkapi layar plasma 50 inci di dalamnya. Peserta penelitian diminta berada dalam masing-masing ruangan selama 40 menit, kemudian peneliti mengukur detak jantung peserta sebelum, selama dan setelahnya.

Peneliti juga mencatat waktu yang dihabiskan ketika melihat jendela, layar atau dinding. Denyut jantung peserta penelitian yang semula berdetak cepat karena stres, akan turun ke normal setelah berada pada ruangan kantor yang berjendela.

Dari pengukuran tersebut diperoleh hasil bahwa denyut jantung seseorang lebih cepat jika di hadapannya ada sebuah layar plasma komputer maupun televisi. Bahkan, layar TV memiliki efek detak jantung yang lebih kencang daripada hanya melihat sebuah dinding yang kosong, seperti dilansir dari rodale, Selasa (12/6/2012).

Denyut jantung peserta penelitian yang bekerja di ruangan kantor dengan jendela menghadap ke pemandangan alam seperti rumput, pohon dan air mancur buatan, akan lebih stabil. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk melihat ke luar jendela, pemulihan terhadap stres lebih cepat.

Tubuh lebih menyukai pemandangan alam seperti taman dan pepohonan yang akan membuat suasana hati lebih nyaman dan mnghindarkan Anda dari stres. Penelitian ini juga mendorong ditemukannya teknologi baru yang berbasis pemandangan alam untuk mencegah stres.


(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit