Walau Sudah Sedot Lemak, Belum Tentu Bebas Perut Buncit
Sabtu, 16/06/2012 09:59 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Penting! Berbagai Peringatan Penyakit yang Dapat Dibaca dari Wajah
Ingin Terhindar dari Risiko Penyakit Jantung? Peliharalah Hewan
Ganti Sikat Gigi Usai Kena Radang Tenggorokan, Haruskah?
Gonta-ganti Pasangan dan Risiko Penyakit Mematikan
Pakai Bulu Mata Palsu Bisa Sebabkan Iritasi & Bulu Mata Rontok
Jakarta, Saat ini banyak orang yang melakukan sedot lemak untuk mendapatkan perut rata. Tapi setelah sedot lemak belum tentu bebas perut buncit selamanya, karena tetap butuh olahraga untuk jaga perut tetap rata.
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Brazil menuturkan sedot lemak atau liposuction bisa menyebabkan peningkatan lemak di sekitar organ-organ di perut. Tapi dengan melakukan latihan berkelanjutan maka efek ini bisa dihilangkan.
Dalam studi tersebut perempuan yang memiliki sedot lemak pada perutnya tapi tidak rutin melakukan olahraga setelah operasi justru mengalami peningkatan lemak visceral (lemak yang disimpan di sekitar organ perut) sekitar 6 bulan setelah operasi.
Sebaliknya pada perempuan yang rutin berolahraga 2 bulan setelah operasi tidak mengalami peningkatan lemak perut ini. Hal ini menunjukkan menyedot lemak di bawah kulit (subcutaneous fat) membuat tubuh mengkompensasi hal ini dengan meningkatkan jumlah lemak di tempat lain.
"Pasien harus diberitahu tentang kemungkinan adanya lemak visceral yang meningkat sebagai kompensasinya dan risiko terkait dengan prosedur sedot lemak," ujar peneliti dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, seperti dikutip dari MSNBC, Sabtu (16/6/2012).
Selain itu peneliti dari University of Sao Paulo mengungkapkan ahli kesehatan juga dianjurkan untuk merekomendasikan latihan atau olahraga sebagai intervensi setelah operasi sedot lemak.
Studi ini melibatkan 36 partisipan perempuan yang memiliki berat badan normal dan melakukan sedot lemak pada perutnya. Lalu secara acak partisipan ada yang diminta melakukan olahraga setelah operasi tapi ada juga yang tidak.
Peserta yang tidak olahraga mengalami peningkatan 10 persen lemak visceral dibanding dengan kelompok yang olahraga. Tidak jelas mengapa sedot lemak menyebabkan peningkatan lemak di bagian tubuh lain, tapi bisa jadi akibat penurunan pengeluaran energi setelah operasi.
(ver/ir)
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Brazil menuturkan sedot lemak atau liposuction bisa menyebabkan peningkatan lemak di sekitar organ-organ di perut. Tapi dengan melakukan latihan berkelanjutan maka efek ini bisa dihilangkan.
Dalam studi tersebut perempuan yang memiliki sedot lemak pada perutnya tapi tidak rutin melakukan olahraga setelah operasi justru mengalami peningkatan lemak visceral (lemak yang disimpan di sekitar organ perut) sekitar 6 bulan setelah operasi.
Sebaliknya pada perempuan yang rutin berolahraga 2 bulan setelah operasi tidak mengalami peningkatan lemak perut ini. Hal ini menunjukkan menyedot lemak di bawah kulit (subcutaneous fat) membuat tubuh mengkompensasi hal ini dengan meningkatkan jumlah lemak di tempat lain.
"Pasien harus diberitahu tentang kemungkinan adanya lemak visceral yang meningkat sebagai kompensasinya dan risiko terkait dengan prosedur sedot lemak," ujar peneliti dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, seperti dikutip dari MSNBC, Sabtu (16/6/2012).
Selain itu peneliti dari University of Sao Paulo mengungkapkan ahli kesehatan juga dianjurkan untuk merekomendasikan latihan atau olahraga sebagai intervensi setelah operasi sedot lemak.
Studi ini melibatkan 36 partisipan perempuan yang memiliki berat badan normal dan melakukan sedot lemak pada perutnya. Lalu secara acak partisipan ada yang diminta melakukan olahraga setelah operasi tapi ada juga yang tidak.
Peserta yang tidak olahraga mengalami peningkatan 10 persen lemak visceral dibanding dengan kelompok yang olahraga. Tidak jelas mengapa sedot lemak menyebabkan peningkatan lemak di bagian tubuh lain, tapi bisa jadi akibat penurunan pengeluaran energi setelah operasi.
(ver/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Selasa,21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa,21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa,21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa,21/05/2013 18:28 WIB
Ini Alasan Mengapa PAUD Penting Bagi Perkembangan Anak
-
Selasa,21/05/2013 18:11 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
Selasa,21/05/2013 18:07 WIB
Sudah Kenal WC, Kini Warga Jemaras Cirebon Tak Perlu Singli
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Selasa, 21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa, 21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa, 21/05/2013 18:03 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
Selasa, 21/05/2013 10:24 WIB
Pasien Kena Masalah Pencernaan, Dokter Resepkan Oral Seks
-
Selasa, 21/05/2013 12:24 WIB
8 Posisi Tidur dan Efeknya Pada Kesehatan Tubuh
-
Selasa, 21/05/2013 17:28 WIB
Ada Rahasia Apa di Balik Tulisan Tangan?
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 14:31 WIB
Inilah Daftar Perilaku Buruk Balita yang Harus Dihentikan
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 16:07 WIB
7 Malapetaka Paling Horor yang Menyerang Kemaluan Pria
-
Senin, 20/05/2013 15:24 WIB
Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia Ada 1 Juta, Hanya 10% yang Berobat
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

