detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Klitoris Buatan untuk Korban Mutilasi Genital

Vera Farah Bararah - detikHealth
Sabtu, 16/06/2012 14:03 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Umumnya rekonstruksi alat kelamin dilakukan oleh laki-laki. Tapi hal ini dialami oleh perempuan bernama Fatima Sheriff, ia menjalani operasi rekonstruksi klitoris untuk memperbaiki kondisinya akibat jadi korban mutilasi.

Sheriff masih sedikit memiliki ingatan samar-samar ketika usianya masih 4 tahun dan ada orang asing yang memangkas alat kelaminnya dan menyerangnya sambil memegang silet.

"Saya ingat ibu saya adalah orang yang memelukku meski saat itu tubuhnya ditembak oleh orang asing. Jika orang itu melakukannya hari ini, saya akan membunuh mereka," ujar Sheriff (32 tahun), seperti dikutip dari MedIndia, Sabtu (16/6/2012).

Sheriff tinggal di negara Afrika barat, ia menjadi salah satu dari sekitar 140 juta perempuan di seluruh dunia yang mengalami mutilasi genital yang mana klitoris dan labianya dihapus semua atau sebagian.

Kondisi ini membuat perempuan tersebut merasa malu serta tidak bergairah untuk berhubungan seks karena merasa tidak mampu dan cemburu dengan perempuan lain yang memiliki alat kelamin utuh.

Tapi 18 bulan lalu kehidupan Sheriff seakan-akan berubah ketika ia menjalani operasi rekonstruksi yang mencakup pembuatan atau membangun kembali klitorisnya. Setelah beberapa minggu menjalani pemulihan yang menyakitkan, kini ia bisa merasakan orgasme pertamanya.

"Wow saya bisa melakukan itu, saya bisa merasakan orgasme untuk pertama kalinya," ujar ibu yang telah memiliki anak perempuan sambil mengeluarkan air mata saat bercerita.Next

Halaman 1 2
(ver/ir)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit