detikhealth

Waspadai Vertigo yang Tidak Sembuh-sembuh!

Irna Gustia - detikHealth
Senin, 18/06/2012 15:59 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Saat terkena vertigo, penderita akan mengalami kesulitan berdiri dan bergerak karena merasa sakit kepala luar biasa hingga dunia tampak berputar, bahkan kerap kali disertai dengan rasa mual dan muntah.

Ada orang yang berkali-kali yang vertigonya kambuh bahkan ketika sudah minum obat sekalipun. Gejala vertigo memang bisa hilang, namun bila dibiarkan tanpa dicari jelas penyebabnya maka vertigo bisa semakin parah.

"Vertigo yang semua obat nggak mempan dicurigai ada penyumbatan di otak bagian belakang. Pada orang vertigo yang sudah beberapa minum obat nggak sembuh-sembuh biasanya diperiksa otak apakah ada penyempitan," kata dr. Fritz Sumantri Usman Sr,SpS, FINS, Dokter Neurologist & Interventional Neurologist (Ahli Penyakit Saraf dan Saraf intervensi) dari Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta dalam perbincangannya dengan detikHealth seperti ditulis Senin (18/6/2012).

dr Fritz menjelaskan, gejala orang yang terkena stroke itu tidak hanya pingsan, bicara pelo atau lumpuh separuh badan.

"Jadi tidak selalu stroke itu pingsan, kalau stroke itu kan kelemahan satu sisi tubuh, bicara pelo, kesemutan satu sisi tubuh nggak bisa tangan dua-duanya atau kaki dua-duanya. Tangan kanan dengan kaki kanan, tangan kiri dengan kaki kiri, pelo, mulut mencong, kelemahan satu sisi tubuh, nggak bisa menelan. Tapi vertigo yang semua obat nggak mempan dicurigai ada penyumbatan di otak bagian belakang," jelasnya.

Menurut dr Fritz, untuk mengetahui apakah si penderita vertigo mengalami masalah di otaknya, maka harus pemeriksaan yang lebih detail dengan angiografi. Pemeriksaan angiografi ini melengkapi pemeriksaan dengan CT Scan atau MRI, tapi memiliki keunggulan yang lebih baik.

"CT scan atau MRI itu hanya memfoto otak, yang bisa kita lihat adalah daerah yang kekurangan oksigen tetapi pembuluh darah yang menuju otak itu tidak bisa dilihat. Yang lebih penting menurut itu kan pembuluh darah yang menuju otak. Kalau pembuluh darahnya banyak penyempitan ya otomatis banyak daerah yang kekurangan oksigen di otak," kata dr Fritz.Next

Halaman 1 2
(ir/ver)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
  • Indeks


    Kalkulator Sehat indeks »
    Database Dokter Obat Penyakit
    Must Read close