Buah Dada Kendur Usai Menyusui, Operasi Jadi Pilihan
Senin, 18/06/2012 17:35 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Dokter yang Keluar dari Rumah Sakit Demi Obati Penyakit Kemiskinan
Inilah Cara Cerdik Agar Konsumsi Gula, Lemak, dan Garam Tak Berlebihan
Tes Darah Ini Bisa Deteksi Kanker Mulut dan Tenggorokan Akibat Seks Oral
Sering Ketiduran Saat Nonton TV, Apakah Itu Tanda Penuaan?
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
Jakarta, Perempuan yang usai menyusui biasanya mengalami perubahan bentuk payudara. Buah dada menjadi lebih turun dan kendor. Untuk memperbaiki bentuk payudara, operasi kini menjadi pilihan banyak perempuan.
Operasi payudara setelah melahirkan kini tengah menjadi populer dan jumlahnya meningkat lebih dari 71 persen sejak tahun 1997 lalu. Hal ini karena adanya tren terutama antara para ibu di era saat ini yang sangat mementingkan penampilan.
Prosedur bedah payudara yang paling sering diminta adalah pembesaran payudara atau dikenal juga dengan nama augmentation mammaplasty, karena operasi ini diperkirakan bisa meningkatkan kepuasan yang tinggi secara keseluruhan.
"Hormon-hormon yang berhubungan dengan kehamilan dan menyusui menyebabkan payudara kehilangan volume dan terlihat melorot. Karenanya pembesaran payudara setelah melahirkan paling sering diminta untuk memulihkan bentuk dan proporsi," ujar Dr Stuart Geldenhuys, ahli bedah kosmetik dari Cape Town, seperti dikutip dari Health24, Senin (18/6/2012).
Dr Geldenhuys menuturkan kondisi ini akan membuat perempuan merasa lebih baik, kepercayaan diri serta sensualitas meningkat. Saat ini perempuan lebih sadar tentang penampilannya agar terlihat tetap baik dan menarik meski sudah memiliki anak, serta adanya kemajuan medis dan teknologi yang bisa mengoptimalkan penampilan.
"Yang ideal untuk melakukan prosedur ini memang setelah perempuan memiliki anak, dan jika dilakukan dengan benar maka tidak ada dampak yang berarti. Tapi jika memang ingin dilakukan sebelum punya anak juga tidak masalah," ungkapnya.
Dalam banyak kasus, kemampuan seorang perempuan untuk menyusui atau tidak lebih mungkin didasarkan pada jaringan payudara yang melekat dibandingkan dengan akibat prosedur pembesaran payudara itu sendiri.
Untuk itu prosedur ini tidak mempengaruhi proses menyusui asalkan dilakukan oleh dokter yang sudah profesional dibidangnya. Namun memang disarankan prosedur ini dilakukan setelah ibu selesai memberikan ASI eksklusif pada bayinya selama 6 bulan.
(ver/ir)
Operasi payudara setelah melahirkan kini tengah menjadi populer dan jumlahnya meningkat lebih dari 71 persen sejak tahun 1997 lalu. Hal ini karena adanya tren terutama antara para ibu di era saat ini yang sangat mementingkan penampilan.
Prosedur bedah payudara yang paling sering diminta adalah pembesaran payudara atau dikenal juga dengan nama augmentation mammaplasty, karena operasi ini diperkirakan bisa meningkatkan kepuasan yang tinggi secara keseluruhan.
"Hormon-hormon yang berhubungan dengan kehamilan dan menyusui menyebabkan payudara kehilangan volume dan terlihat melorot. Karenanya pembesaran payudara setelah melahirkan paling sering diminta untuk memulihkan bentuk dan proporsi," ujar Dr Stuart Geldenhuys, ahli bedah kosmetik dari Cape Town, seperti dikutip dari Health24, Senin (18/6/2012).
Dr Geldenhuys menuturkan kondisi ini akan membuat perempuan merasa lebih baik, kepercayaan diri serta sensualitas meningkat. Saat ini perempuan lebih sadar tentang penampilannya agar terlihat tetap baik dan menarik meski sudah memiliki anak, serta adanya kemajuan medis dan teknologi yang bisa mengoptimalkan penampilan.
"Yang ideal untuk melakukan prosedur ini memang setelah perempuan memiliki anak, dan jika dilakukan dengan benar maka tidak ada dampak yang berarti. Tapi jika memang ingin dilakukan sebelum punya anak juga tidak masalah," ungkapnya.
Dalam banyak kasus, kemampuan seorang perempuan untuk menyusui atau tidak lebih mungkin didasarkan pada jaringan payudara yang melekat dibandingkan dengan akibat prosedur pembesaran payudara itu sendiri.
Untuk itu prosedur ini tidak mempengaruhi proses menyusui asalkan dilakukan oleh dokter yang sudah profesional dibidangnya. Namun memang disarankan prosedur ini dilakukan setelah ibu selesai memberikan ASI eksklusif pada bayinya selama 6 bulan.
(ver/ir)
Baca Juga
- Wanita yang Pakai Implan Payudara Lebih Menikmati Seks
- Ukuran Payudara Besar Timbulkan Kekhawatiran
- Diet Vegan dapat Atasi Penyebab Kanker Payudara
- Dari Tahun ke Tahun, Payudara Wanita Makin Besar dan Beracun
- Penerapan PP ASI Eksklusif Bisa Tersandung Karena Hal-hal Ini
- Ditemukan 'Bom Pintar' untuk Kanker Payudara
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 20:08 WIB
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
-
Rabu,19/06/2013 19:33 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu,19/06/2013 19:06 WIB
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu,19/06/2013 18:36 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu,19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu,19/06/2013 18:00 WIB
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Rabu, 19/06/2013 18:55 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Rabu, 19/06/2013 19:24 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu, 19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Rabu, 19/06/2013 18:27 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu, 19/06/2013 17:09 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



