detikhealth

Ulasan Khas Kontroversi Vaksin Bayi

Fakta di Balik Kampanye Hitam Anti Vaksin

dr R Yuli Kristyanto - detikHealth
Rabu, 20/06/2012 18:08 WIB
Halaman 1 dari 12
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Gerakan anti imunisasi sudah merebak di internet, bahkan ada pula seminar-seminarnya di perguruan tinggi. Tak tanggung-tanggung, pembicaranya bahkan ada yang dokter.

Situs-situs internet soal anti imunisasi dan vaksinasi jika dicari di mesin pencari juga jauh lebih banyak daripada situs yang mempromosikan imunisasi. Rata-rata isinya sama, artikel yang sama, dicopy paste berulang-ulang dari satu situs ke situs yang lain dari satu blog ke blog yang lain.

Yang makin bikin geleng-geleng, artikel tersebut seolah-olah benar-benar berdasarkan bukti penelitian (evidence based) yang mencatut nama-nama ahli, hasil penelitian yang data dan angkanya sangat meyakinkan.

Ilmuwan-ilmuwan anti vaksin

1. Jika kita merunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, kita dapat menemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.

Kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya :

"The UN’s WHO was established by the Rockefeller family’s foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government’s National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation’s Public Health Service (PHS).
- Dr. Leonard Horowitz dalam “WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda”Next

Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
(ir/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit