Doctor's Life
Dr Piprim Perjuangkan Vaksin Murah Lewat Rumah Vaksinasi
Senin, 25/06/2012 10:03 WIB
dr Piprim (foto: twitter)
Berita Lainnya
Dr Laila Nuranna Tak Kenal Lelah Perangi Kanker Leher Rahim
Dr Ryan Thamrin, Mantan Cover Boy yang Lebih Mencintai Dunia Medis
dr Michael Triangto, Dokter Ramah yang Dekat dengan Pasien Obesitas
dr Benny Ardjil, Psikiater yang Pernah Didatangi Pasien Berparang
Dr Nani Hersunarti, SpJP, Sehat Lahir Batin Berkat Dansa
Jakarta, Selain vaksin wajib dari pemerintah, masih ada berbagai vaksin tambahan yang harganya sangat mahal. Berawal dari keluhan pasien di Twitter, dr Piprim mendirikan Rumah Vaksinasi agar masyarakat bisa mendapat vaksin semurah mungkin.
Inisiatif untuk mendirikan Rumah Vaksinasi berawal dari percakapan Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), seorang dokter dari RS Cipto Mangunkusumo dengan seorang pasiennya di twitter. Sang pasien yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu mengeluhkan mahalnya harga vaksin.
Dengan penghasilannya sebagai PNS, si pasien merasa tidak sanggup untuk membeli vaksin-vaksin yang harganya di atas Rp 1 juta. Padahal ia sangat berminat, sementara vaksin tersebut tidak masuk dalam program vaksin wajib yang disediakan pemerintah.
"Dari situ saya lalu mencoba menghubungi distributor. Saya tanya, harga sebenarnya berapa sih?" kata Dr Piprim yang kemudian mendirikan Rumah Vaksinasi sejak akhir Maret 2012, seperti ditulis detikHealth, Senin (25/6/2012).
Dr Piprim menilai, vaksin dan juga obat-obat esensial lainnya seharusnya tidak dijadikan komoditas. Karenanya ia juga tidak mau cari untung dari vaksin, sehingga ia menjual vaksin itu dengan harga asli dari distributor dengan hanya ditambah pajak dan biaya untuk jasa dokter.
"Selisih harganya lumayan, vaksin-vaksin tertentu yang dijual Rp 1,2 juta di rumah sakit misalnya hanya kami kenakan Rp 750 ribu," tambah Dr Piprim.
Untuk lebih menekan harga, Dr Piprim kadang juga memanfaatkan diskon besar-besaran yang sering diberikan oleh distributor kalau yang membeli vaksin adalah seorang dokter. Meski demikian, Dr Piprim tidak mau menyimpan vaksin terlalu banyak sehingga peminat diharapkan memesan paling lambat 2 hari sebelumnya.
Rumah Vaksinasi yang dikelola oleh dokter kelahiran Malang, 15 Januari 1967 ini juga tidak buka setiap saat. Pelayanan vaksin murah hanya dilakukan pada hari Minggu sekitar pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, sedangkan di luar jadwal tersebut maka vaksin dikenalkan harga normal.
Meski lebih murah, dokter lulusan Universitas Padjadjaran tahun 1991 ini menilai harganya masih tetap mahal bagi kelompok berpenghasilan rendah. Karena itu Rumah Vaksinasi memang sengaja menyasar kelompok ekonomi menengah, yang memang berminat untuk mendapatkan vaksin tambahan.
Dr Piprim mengatakan vaksin yang tersedia di sini cukup lengkap, dari yang wajib hingga vaksin-vaksin tambahan. Sayangnya Dr Piprim tidak berkenan mempublikasikan alamat Rumah Vaksinasi, ia hanya menyarankan untuk follow akun @rumahvaksinasi jika ingin tahu lebih detail tentang program ini.
Nama:
Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K)
Tempat dan tanggal lahir:
Malang, 15 Januari 1967
Status:
Menikah dengan Dr Elsa Hufaidah dan memiliki 6 anak.
1. Muhammad Shiddiq
2. Andiena Syariefah
3. Tazkya Amany
4. Nabila Tsabitha
5. Asiyah Taqiyyah
6. Naura Rumaisha
Pendidikan:
Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (1991)
Spesialis dokter anak (2002)
Pendidikan Konsultan Dokter Anak FK Universitas Indonesia (2004)
Fellowship Kardiologi Anak di Institut Jantung Negara, Kuala lumpur, Malaysia (2007)
Riwayat karir:
Dokter PTT di Puskesmas Rawa Pitu Lampung Utara (1992-1995)
Dokter anak di Ambon (2003)
Dokter anak di Nias (2005)
Pekerjaan saat ini:
Pengajar Kardiologi Anak FKUI-RSCM
Dokter jantung anak di Pelayanan Jantung Terpadu RSCM
Dokter di RS Ibu dan Anak Hermina Bekasi
Organisasi:
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Sekretaris 1 Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
(up/ir)
Inisiatif untuk mendirikan Rumah Vaksinasi berawal dari percakapan Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), seorang dokter dari RS Cipto Mangunkusumo dengan seorang pasiennya di twitter. Sang pasien yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu mengeluhkan mahalnya harga vaksin.
Dengan penghasilannya sebagai PNS, si pasien merasa tidak sanggup untuk membeli vaksin-vaksin yang harganya di atas Rp 1 juta. Padahal ia sangat berminat, sementara vaksin tersebut tidak masuk dalam program vaksin wajib yang disediakan pemerintah.
"Dari situ saya lalu mencoba menghubungi distributor. Saya tanya, harga sebenarnya berapa sih?" kata Dr Piprim yang kemudian mendirikan Rumah Vaksinasi sejak akhir Maret 2012, seperti ditulis detikHealth, Senin (25/6/2012).
Dr Piprim menilai, vaksin dan juga obat-obat esensial lainnya seharusnya tidak dijadikan komoditas. Karenanya ia juga tidak mau cari untung dari vaksin, sehingga ia menjual vaksin itu dengan harga asli dari distributor dengan hanya ditambah pajak dan biaya untuk jasa dokter.
"Selisih harganya lumayan, vaksin-vaksin tertentu yang dijual Rp 1,2 juta di rumah sakit misalnya hanya kami kenakan Rp 750 ribu," tambah Dr Piprim.
Untuk lebih menekan harga, Dr Piprim kadang juga memanfaatkan diskon besar-besaran yang sering diberikan oleh distributor kalau yang membeli vaksin adalah seorang dokter. Meski demikian, Dr Piprim tidak mau menyimpan vaksin terlalu banyak sehingga peminat diharapkan memesan paling lambat 2 hari sebelumnya.
Rumah Vaksinasi yang dikelola oleh dokter kelahiran Malang, 15 Januari 1967 ini juga tidak buka setiap saat. Pelayanan vaksin murah hanya dilakukan pada hari Minggu sekitar pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, sedangkan di luar jadwal tersebut maka vaksin dikenalkan harga normal.
Meski lebih murah, dokter lulusan Universitas Padjadjaran tahun 1991 ini menilai harganya masih tetap mahal bagi kelompok berpenghasilan rendah. Karena itu Rumah Vaksinasi memang sengaja menyasar kelompok ekonomi menengah, yang memang berminat untuk mendapatkan vaksin tambahan.
Dr Piprim mengatakan vaksin yang tersedia di sini cukup lengkap, dari yang wajib hingga vaksin-vaksin tambahan. Sayangnya Dr Piprim tidak berkenan mempublikasikan alamat Rumah Vaksinasi, ia hanya menyarankan untuk follow akun @rumahvaksinasi jika ingin tahu lebih detail tentang program ini.
Nama:
Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K)
Tempat dan tanggal lahir:
Malang, 15 Januari 1967
Status:
Menikah dengan Dr Elsa Hufaidah dan memiliki 6 anak.
1. Muhammad Shiddiq
2. Andiena Syariefah
3. Tazkya Amany
4. Nabila Tsabitha
5. Asiyah Taqiyyah
6. Naura Rumaisha
Pendidikan:
Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (1991)
Spesialis dokter anak (2002)
Pendidikan Konsultan Dokter Anak FK Universitas Indonesia (2004)
Fellowship Kardiologi Anak di Institut Jantung Negara, Kuala lumpur, Malaysia (2007)
Riwayat karir:
Dokter PTT di Puskesmas Rawa Pitu Lampung Utara (1992-1995)
Dokter anak di Ambon (2003)
Dokter anak di Nias (2005)
Pekerjaan saat ini:
Pengajar Kardiologi Anak FKUI-RSCM
Dokter jantung anak di Pelayanan Jantung Terpadu RSCM
Dokter di RS Ibu dan Anak Hermina Bekasi
Organisasi:
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Sekretaris 1 Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
(up/ir)
Baca Juga
- dr Rahmi Alfiah, Ahli Radiologi yang Tak Takut Paparan Radiasi
- Dr Budi Iman Santoso si Dokter by Request
- Dr Fajar Firsyada dan Misteri di dalam Perut
- dr Johnny Gosyanto yang Ingin Pasien Bahagia dengan Alat Vitalnya
- Prof Handono Kalim, si Pakar Rematik yang Nggak Tegaan Lihat Pasien Gawat
- dr Endang Kustiowati, Dokter Saraf yang Rela Dibayar dengan Pisang
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,20/06/2013 11:34 WIB
Rocker Ini Alami Perdarahan Otak karena Nonton Film Porno
-
Kamis,20/06/2013 11:00 WIB
Tak Perlu Jauh-jauh, 6 Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Meditasi
-
Kamis,20/06/2013 10:45 WIB
Kisah Bronagh Waugh, Tetap Cantik Meski Memiliki Eksim di Kulitnya
-
Kamis,20/06/2013 10:33 WIB
5 Gerakan Sederhana untuk Merampingkan Betis
-
Kamis,20/06/2013 10:02 WIB
Kisah Wanita yang Nyaris Gugurkan Kandungannya Demi Tubuh Langsing
-
Kamis,20/06/2013 09:40 WIB
Masyarakat Kurang Informasi, Akun Kesehatan Banyak Ditanyai Mitos
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Kamis, 20/06/2013 10:02 WIB
Kisah Wanita yang Nyaris Gugurkan Kandungannya Demi Tubuh Langsing
-
Kamis, 20/06/2013 10:33 WIB
5 Gerakan Sederhana untuk Merampingkan Betis
-
Kamis, 20/06/2013 09:00 WIB
Risiko Kanker Ovarium Bisa Didapat dari Rutin Pakai Bedak Talc
-
Kamis, 20/06/2013 10:45 WIB
Kisah Bronagh Waugh, Tetap Cantik Meski Memiliki Eksim di Kulitnya
-
Kamis, 20/06/2013 07:07 WIB
Bayi Sekarat Karena Tersedak Diselamatkan dengan Peralatan Masak
-
Kamis, 20/06/2013 07:27 WIB
Dapatkan Tubuh Langsing dengan Rajin Sarapan Buah-buahan Ini
-
Kamis, 20/06/2013 11:00 WIB
Tak Perlu Jauh-jauh, 6 Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Meditasi
-
Kamis, 20/06/2013 08:32 WIB
Calon Dokter Ingin Belajar Obati Penyakit Miskin? Ini Tempatnya
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
12 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 13:36 WIB
Anak Lelaki Belajar Pipis Sendiri? Ajarkan Juga Cara Mengamankan Mr P
-
Rabu, 19/06/2013 13:08 WIB
Ini Dampaknya Jika Anak Sering Tidur Mendengkur
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



