detikhealth
Konsultasi Kesehatan Bersama
Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ

Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ, Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.

Trauma Dibonceng Motor, Harus Bagaimana?

Vera Farah Bararah - detikHealth
Rabu, 27/06/2012 14:13 WIB
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Dok, saya pernah jatuh di tikungan waktu dibonceng motor. Setelah kejadian itu sampai sekarang saya jadi takut kalau dibonceng, bahkan membayangkan pun ngeri. Tetapi saya berani mengendarai sendiri. Bagaimana cara mengatasi trauma tersebut? Terimakasih atas jawabannya

Yunita (Perempuan Menikah, 32 Tahun), yunitaXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 149 Cm, Berat Badan 39 Kg

Jawaban

Dear mbak Yunita,

Rasa takut yang timbul sekarang disebabkan karena kejadian masa lampau, kita sebut trauma. Secara alamiah, trauma dapat berkurang seiring perjalanan waktu. Disamping itu kita dapat berlatih juga, secara bertahap.

Misalnya mbak Yunita dibonceng untuk jarak yang dekat dan tidak ada tikungan. Kemudian dilatih untuk jarak yang lebih jauh. Tentu saja harus disertai dengan upaya untuk mengendalikan pikiran kita, bisa dengan terapi relaksasi ataupun terapi perilaku (cognitive behavior therapy).

Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ
Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.


(ver/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
Must Read close