Jerman Larang Sunat Anak Kecil Lelaki
Kamis, 28/06/2012 13:25 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Pengadilan di kota Cologne, Jerman memutuskan pada hari Selasa (26/6/2012) lalu bahwa menyunat anak laki-laki merupakan tindakan yang sangat membahayakan. Keputusan ini kemudian berujung pada kecamaan keras dari beberapa kelompok agama.
Keputusan ini muncul karena insiden komplikasi penyunatan yang dilakukan dokter terhadap anak berusia 4 tahun dari keluarga Muslim. Beberapa hari setelah disunat, anak malang tersebut harus dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan berat. Sang dokter pun dilaporkan ke pengadilan lokal di Cologne dengan tuduhan membahayakan tubuh.
Namun dokter tersebut dibebaskan oleh pengadilan. Ia dianggap tak melanggar hukum karena orangtua telah memberikan persetujuan. Selain itu, pengadilan menganggap keputusan hukum mengenai sunat masih sangat membingungkan. Akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa orangtua tidak berhak melakukan sunat kepada anaknya.
Pengadilan menganggap bahwa 'hak fundamental bagi integritas tubuh' milik anak lebih penting daripada hak orangtua. Menurut pengadilan, kebebasan beragama tidak akan terganggu karena anak kelak bisa memutuskan apakah ingin disunat atau tidak.
Praktik sunat telah dilakukan masyarakat Muslim dan Yahudi di seluruh dunia selama ratusan tahun. Tak ayal, masyarakat Yahudi marah terhadap keputusan tersebut. Presiden Central Council of Jews atau perkumpulan masyarakat Yahudi di Jerman, Dieter Graumann, menyebut keputusan tersebut keterlaluan dan tidak sensitif.
"Sunat telah dipraktekkan di seluruh dunia selama ribuan tahun. Setiap negara di dunia ini sangat menghormati agama," kata Graumann seperti dilansir New York Times, Kamis (28/6/2012).
Lebih lanjut lagi, Graumann mengecam keputusan tersebut sebagai tindakan campur tangan terhadap identitas keagamaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lembaga ini juga menyerukan parlemen Jerman untuk membuat peraturan yang melindungi sunat sebagai bagian dari praktik keagamaan.
Jerman tidak memiliki hukum yang melarang sunat laki-laki, namun ada larangan untuk sunat perempuan. Maka, keputusan tersebut tidak akan berlaku di yurisdiksi lain selain di Cologne. Namun ketidakpastian hukum dan ancaman tuntutan bisa menyebabkan para dokter menolak melakukan penyunatan.
Jutaan Muslim bertempat tinggal di Jerman, begitu pula lebih dari 100.000 orang Yahudi. Sejak Perang Dunia II, banyak orang Jerman berhati-hati terhadap isu sensitif mengenai Yahudi. DI masa lalu, pernah terjadi kejahatan perang yang dilakukan terhadap orang Yahudi selama masa Holocaust oleh partai Nazi.
(pah/ir)
Keputusan ini muncul karena insiden komplikasi penyunatan yang dilakukan dokter terhadap anak berusia 4 tahun dari keluarga Muslim. Beberapa hari setelah disunat, anak malang tersebut harus dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan berat. Sang dokter pun dilaporkan ke pengadilan lokal di Cologne dengan tuduhan membahayakan tubuh.
Namun dokter tersebut dibebaskan oleh pengadilan. Ia dianggap tak melanggar hukum karena orangtua telah memberikan persetujuan. Selain itu, pengadilan menganggap keputusan hukum mengenai sunat masih sangat membingungkan. Akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa orangtua tidak berhak melakukan sunat kepada anaknya.
Pengadilan menganggap bahwa 'hak fundamental bagi integritas tubuh' milik anak lebih penting daripada hak orangtua. Menurut pengadilan, kebebasan beragama tidak akan terganggu karena anak kelak bisa memutuskan apakah ingin disunat atau tidak.
Praktik sunat telah dilakukan masyarakat Muslim dan Yahudi di seluruh dunia selama ratusan tahun. Tak ayal, masyarakat Yahudi marah terhadap keputusan tersebut. Presiden Central Council of Jews atau perkumpulan masyarakat Yahudi di Jerman, Dieter Graumann, menyebut keputusan tersebut keterlaluan dan tidak sensitif.
"Sunat telah dipraktekkan di seluruh dunia selama ribuan tahun. Setiap negara di dunia ini sangat menghormati agama," kata Graumann seperti dilansir New York Times, Kamis (28/6/2012).
Lebih lanjut lagi, Graumann mengecam keputusan tersebut sebagai tindakan campur tangan terhadap identitas keagamaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lembaga ini juga menyerukan parlemen Jerman untuk membuat peraturan yang melindungi sunat sebagai bagian dari praktik keagamaan.
Jerman tidak memiliki hukum yang melarang sunat laki-laki, namun ada larangan untuk sunat perempuan. Maka, keputusan tersebut tidak akan berlaku di yurisdiksi lain selain di Cologne. Namun ketidakpastian hukum dan ancaman tuntutan bisa menyebabkan para dokter menolak melakukan penyunatan.
Jutaan Muslim bertempat tinggal di Jerman, begitu pula lebih dari 100.000 orang Yahudi. Sejak Perang Dunia II, banyak orang Jerman berhati-hati terhadap isu sensitif mengenai Yahudi. DI masa lalu, pernah terjadi kejahatan perang yang dilakukan terhadap orang Yahudi selama masa Holocaust oleh partai Nazi.
(pah/ir)
Baca Juga
- Biar Anak Suka Matematika, Begini Caranya
- Kemana Ayah? Saat Peran Ayah Membesarkan Anak Menghilang
- Gangguan yang Bikin Pasangan Susah Punya Anak
- Alergi Makanan Sering Terjadi pada Anak Kota
- Adakah Pengaruh Penggunaan Tabir Surya Pada Kecerdasan Anak?
- Anak Masa Kini Alami Kecanduan TV dan Komputer Seumur Hidupnya
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu,25/05/2013 12:04 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu,25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu,25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu, 25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu, 25/05/2013 09:54 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
11 Komentar
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

