Plus Minus Punya Rambut Kemaluan
Jumat, 29/06/2012 19:03 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Banyak orang yang merasa perlu mencukur rambut kemaluan untuk alasan kecantikan dan kebersihan. Sebenarnya apa plus minus kalau punya rambut kemaluan? Perlukah rambut kemaluan dicukur?
Pada zaman Mesir kuno dan Yunani, mencukur rambut kemaluan hanya dilakukan oleh wanita tuna susila untuk alasan kesehatan dan sebagai tanda yang jelas akan profesinya. Sehingga sampai sekarang banyak yang berpendapat bahwa mencukur rambut kemaluan bertentangan dengan norma sosial.
Mencukur rambut kemaluan memang pilihan pribadi masing-masing orang. Tetapi, sebelum melakukannya, Anda perlu mengetahui sisi positif dan negatif mencukur rambut kemaluan.
Berikut sisi positif atau manfaat mencukur rambut kemaluan seperti dilansir healthline, Jumat (29/6/2012):
1. Memperindah penampilan
Manfaat utama mencukur rambut kemaluan terkait dengan keinginan seseorang untuk memperindah penampilan. Rambut di daerah kemaluan tentu akan mengganggu penampilan seseorang ketika harus mengenakan pakaian renang.
Seseorang juga merasa lebih percaya diri di depan pasangannya jika kemaluannya bersih dari rambut. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan intimnya bersama pasangan.
2. Penurunan bau vagina
Mencukur rambut kemaluan pada wanita memiliki manfaat yaitu dapat menurunkan bau pada vagina. Rambut vagina yang tidak dicukur dapat membuat keringat tertahan, kelembaban meningkat dan dapat menyebabkan infeksi ragi.
Sementara sisi negatif atau dampak buruk mencukur rambut kemaluan adalah sebagai berikut:
1. Reaksi pada kulit yang timbul akibat mencukur rambut kemaluan
Ada beberapa konsekuensi kesehatan yang berhubungan dengan semua jenis penghilangan rambut kemaluan, seperti menggunakan alat pencukur, waxing maupun pengobatan laser. Daerah kemaluan sangat sensitif terhadap teknik pencukuran apapun jenisnya.
Sehingga mungkin akan timbul reaksi pada kulit seperti gatal, pedih seperti terbakar, lecet, muncul benjolan, infeksi genital, rambut tumbuh ke dalam, dan folikulitis, yaitu infeksi pada folikel rambut yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus atau jamur.
2. Rambut kemaluan melindungi organ genital di bawahnya
Beberapa teori menyatakan bahwa mempertahankan rambut kemaluan sangat penting untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam vagina, bagi wanita. Selain itu banyak orang percaya bahwa rambut kemaluan dapat menjaga suhu daerah kemaluan baik pria maupun wanita agar tetap hangat.
3. Memakan waktu dan biaya yang tidak murah
Jika Anda memutuskan untuk membersihkan rambut kemaluan, Anda perlu mencukurnya secara rutin. Selain memakan banyak waktu, perawatannya juga mahal karena Anda harus menggunakan peralatan cukur khusus dan krim cukur, baby oil atau krim lidah buaya.
Jangan menggunakan krim cukur yang biasanya digunakan untuk mencukur jenggot, karena biasanya mengandung pewangi yang dapat menyebabkan iritasi jika diterapkan pada daerah kemaluan. Gunakan krim khusus untuk mencukur rambut kemaluan yang banyak beredar di pasaran.
(ir/ir)
Pada zaman Mesir kuno dan Yunani, mencukur rambut kemaluan hanya dilakukan oleh wanita tuna susila untuk alasan kesehatan dan sebagai tanda yang jelas akan profesinya. Sehingga sampai sekarang banyak yang berpendapat bahwa mencukur rambut kemaluan bertentangan dengan norma sosial.
Mencukur rambut kemaluan memang pilihan pribadi masing-masing orang. Tetapi, sebelum melakukannya, Anda perlu mengetahui sisi positif dan negatif mencukur rambut kemaluan.
Berikut sisi positif atau manfaat mencukur rambut kemaluan seperti dilansir healthline, Jumat (29/6/2012):
1. Memperindah penampilan
Manfaat utama mencukur rambut kemaluan terkait dengan keinginan seseorang untuk memperindah penampilan. Rambut di daerah kemaluan tentu akan mengganggu penampilan seseorang ketika harus mengenakan pakaian renang.
Seseorang juga merasa lebih percaya diri di depan pasangannya jika kemaluannya bersih dari rambut. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan intimnya bersama pasangan.
2. Penurunan bau vagina
Mencukur rambut kemaluan pada wanita memiliki manfaat yaitu dapat menurunkan bau pada vagina. Rambut vagina yang tidak dicukur dapat membuat keringat tertahan, kelembaban meningkat dan dapat menyebabkan infeksi ragi.
Sementara sisi negatif atau dampak buruk mencukur rambut kemaluan adalah sebagai berikut:
1. Reaksi pada kulit yang timbul akibat mencukur rambut kemaluan
Ada beberapa konsekuensi kesehatan yang berhubungan dengan semua jenis penghilangan rambut kemaluan, seperti menggunakan alat pencukur, waxing maupun pengobatan laser. Daerah kemaluan sangat sensitif terhadap teknik pencukuran apapun jenisnya.
Sehingga mungkin akan timbul reaksi pada kulit seperti gatal, pedih seperti terbakar, lecet, muncul benjolan, infeksi genital, rambut tumbuh ke dalam, dan folikulitis, yaitu infeksi pada folikel rambut yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus atau jamur.
2. Rambut kemaluan melindungi organ genital di bawahnya
Beberapa teori menyatakan bahwa mempertahankan rambut kemaluan sangat penting untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam vagina, bagi wanita. Selain itu banyak orang percaya bahwa rambut kemaluan dapat menjaga suhu daerah kemaluan baik pria maupun wanita agar tetap hangat.
3. Memakan waktu dan biaya yang tidak murah
Jika Anda memutuskan untuk membersihkan rambut kemaluan, Anda perlu mencukurnya secara rutin. Selain memakan banyak waktu, perawatannya juga mahal karena Anda harus menggunakan peralatan cukur khusus dan krim cukur, baby oil atau krim lidah buaya.
Jangan menggunakan krim cukur yang biasanya digunakan untuk mencukur jenggot, karena biasanya mengandung pewangi yang dapat menyebabkan iritasi jika diterapkan pada daerah kemaluan. Gunakan krim khusus untuk mencukur rambut kemaluan yang banyak beredar di pasaran.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:15 WIB
Kebiasaan Bercinta Bisa Bikin Perut Buncit?
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

