Awas, Selingkuh Bisa Memicu Serangan Jantung
Jumat, 29/06/2012 19:27 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Perselingkuhan atau ketidaksetiaan ternyata tak hanya berdampak buruk bagi pernikahan dan hubungan. Ternyata selingkuh juga bisa memicu terjadinya serangan jantung.
Studi yang dilakukan oleh peneliti Italia dari University of Florence memperingatkan para lelaki bahwa perselingkuhan yang dilakukan bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.
Kondisi ini berhubungan dengan studi sebelumnya yang menunjukkan perselingkuhan membuat laki-laki mempertaruhkan kesehatan jantungnya ketika harus membohongi istri-istrinya.
Hasil analisis menunjukkan serangan jantung termasuk fatal namun relatif jarang terjadi ketika laki-laki berhubungan seks dengan istrinya. Bahaya ini akan muncul ketika ia berselingkuh dengan perempuan lain.
Para peneliti tidak yakin mengapa kondisi ini bisa terjadi, tapi ada kemungkinan dipicu oleh rasa bersalah di dalam hati. Hal lain yang diduga memicu adalah rasa stres dan keharusan memuaskan perempuan yang mungkin lebih muda darinya.
Hal ini juga didukung oleh peneliti dari Jerman yang menunjukkan kebanyakan laki-laki meninggal saat berhubungan seks dengan selingkuhannya dan jauh dari keluarga. Serangan jantung ini menjadi penyebab kematian terbesar seperti dilaporkan dalam Journal of Sexual Medicine.
"Selingkuh bisa berbahaya dan memicu stres, karena selingkuhan seringkali lebih muda sehingga dituntut harus bisa memuaskan pasangan dan biasanya diikuti dengan minum atau makan berlebihan," ujar peneliti Dr Alessandra Fisher, seperti dikutip dari Timesofindia, Jumat (29/6/2012).
Dr Fisher menjelaskan hubungan seksual secara rahasia dalam suasana yang asing secara signifikan bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung yang membuat kebutuhan akan oksigen meningkat. Kondisi ini diperparah dengan adanya rasa bersalah dan stres.
(ver/ir)
Studi yang dilakukan oleh peneliti Italia dari University of Florence memperingatkan para lelaki bahwa perselingkuhan yang dilakukan bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.
Kondisi ini berhubungan dengan studi sebelumnya yang menunjukkan perselingkuhan membuat laki-laki mempertaruhkan kesehatan jantungnya ketika harus membohongi istri-istrinya.
Hasil analisis menunjukkan serangan jantung termasuk fatal namun relatif jarang terjadi ketika laki-laki berhubungan seks dengan istrinya. Bahaya ini akan muncul ketika ia berselingkuh dengan perempuan lain.
Para peneliti tidak yakin mengapa kondisi ini bisa terjadi, tapi ada kemungkinan dipicu oleh rasa bersalah di dalam hati. Hal lain yang diduga memicu adalah rasa stres dan keharusan memuaskan perempuan yang mungkin lebih muda darinya.
Hal ini juga didukung oleh peneliti dari Jerman yang menunjukkan kebanyakan laki-laki meninggal saat berhubungan seks dengan selingkuhannya dan jauh dari keluarga. Serangan jantung ini menjadi penyebab kematian terbesar seperti dilaporkan dalam Journal of Sexual Medicine.
"Selingkuh bisa berbahaya dan memicu stres, karena selingkuhan seringkali lebih muda sehingga dituntut harus bisa memuaskan pasangan dan biasanya diikuti dengan minum atau makan berlebihan," ujar peneliti Dr Alessandra Fisher, seperti dikutip dari Timesofindia, Jumat (29/6/2012).
Dr Fisher menjelaskan hubungan seksual secara rahasia dalam suasana yang asing secara signifikan bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung yang membuat kebutuhan akan oksigen meningkat. Kondisi ini diperparah dengan adanya rasa bersalah dan stres.
(ver/ir)
Baca Juga
- Bayi yang Terlahir Kecil Bisa Jadi Ibunya Punya Masalah dengan Jantung
- Menopause Dini Berisiko Sakit Jantung
- Sindrom Patah Hati Ternyata Baik Bagi Jantung
- Terpapar Sedikit Ozon Saja Bisa Bikin Serangan Jantung
- Misteri Mati Ketawa si Kakek Terungkap Setelah 37 Tahun
- Suara Bising Kendaraan Bikin Orang Gampang Jantungan
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 08:33 WIB
Anak yang Hiperaktif Berisiko Obesitas Saat Dewasa
-
Rabu,22/05/2013 08:06 WIB
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Rabu,22/05/2013 07:33 WIB
5 Tanda Anak Mengalami Gejala Awal Gangguan Mental
-
Rabu,22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Selasa,21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa,21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 07:25 WIB
5 Tanda Anak Mengalami Gejala Awal Gangguan Mental
-
Rabu, 22/05/2013 07:55 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Selasa, 21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa, 21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa, 21/05/2013 18:03 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
Selasa, 21/05/2013 10:24 WIB
Pasien Kena Masalah Pencernaan, Dokter Resepkan Oral Seks
-
Selasa, 21/05/2013 12:24 WIB
8 Posisi Tidur dan Efeknya Pada Kesehatan Tubuh
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 08:52 WIB
Merasa Lelah Setiap Waktu? Kenali Penyebabnya di Sini
-
Selasa, 21/05/2013 07:53 WIB
Ini Pria Pertama di Dunia yang Rela Prostat Diangkat Demi Cegah Kanker
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

