Orangtua yang Suka Memukul Pantat Anaknya Cenderung Alami Gangguan Mental
Senin, 02/07/2012 16:30 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Setiap orangtua pasti punya caranya sendiri-sendiri untuk mendidik anak. Hal ini bisa dipengaruhi kepribadian, didikan orangtuanya terdahulu atau pengaruh lingkungan ketika si orangtua beranjak dewasa. Tak heran jika didikan terhadap anak sama halnya dengan prinsip yang sudah tertanam kuat dalam kepribadian masing-masing orangtua.
Yang memprihatinkan adalah orangtua yang suka memberikan hukuman fisik pada anak-anak seperti menampar pantat anaknya. Pasalnya menurut sebuah penelitian dari Kanada, orangtua semacam ini cenderung akan mengalami gangguan mental.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ini dikemukakan bahwa gangguan mental seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan dan gangguan kepribadian lainnya bisa dikaitkan dengan hukuman fisik.
Hukuman fisik yang identik dengan mendorong, menyerobot, menampar dan memukul anak-anak ini biasanya dilakukan dalam kerangka kekerasan fisik, pelecehan seksual, pelecehan emosional, penelantaran fisik atau pengabaian emosional.
"Hal ini jelas-jelas menunjukkan bahwa hukuman fisik seharusnya tidak diterapkan pada anak-anak usia berapapun dan kita perlu mempertimbangkan berbagai kebijakan dan program perlindungan anak-anak dari kondisi semacam itu," ungkap peneliti Tracie Afifi dari departemen ilmu kesehatan publik di University of Manitoba.
Afifi berharap temuan dari studi yang melibatkan lebih dari 34.000 orang dewasa di Amerika Serikat tersebut akan membuat para orangtua berpikir dua kali ketika akan menampar pantat anaknya sebagai hukuman fisik.
"Orangtua harus menyadari keterkaitan diantara keduanya," kata Afifi seperti dilansir dari CBC, Senin (2/7/2012).
"Oleh karena itu penting bagi para dokter anak dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang bekerja dengan anak-anak dan orangtua untuk menyadari keterkaitan antara hukuman fisik dan gangguan mental berdasarkan studi ini," simpul tim peneliti Afifi.
Lagipula memukul pantat anak sebagai bentuk pendidikan terhadap anak sudah dilarang di 33 negara, meskipun di Kanada dan Amerika Serikat sendiri hukuman fisik terhadap anak masih dianggap legal bagi orangtua.
Afifi pun merekomendasikan agar anak-anak didisiplinkan dengan metode Positive Reinforcement untuk mendidik anak-anaknya. Metode yang dipelopori oleh psikolog terkemuka Ivan Pavlov, Edward L. Thorndike, John B. Watson and B.F. Skinner ini mengajukan metode berupa modifikasi perilaku anak-anak.
(ir/ir)
Yang memprihatinkan adalah orangtua yang suka memberikan hukuman fisik pada anak-anak seperti menampar pantat anaknya. Pasalnya menurut sebuah penelitian dari Kanada, orangtua semacam ini cenderung akan mengalami gangguan mental.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ini dikemukakan bahwa gangguan mental seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan dan gangguan kepribadian lainnya bisa dikaitkan dengan hukuman fisik.
Hukuman fisik yang identik dengan mendorong, menyerobot, menampar dan memukul anak-anak ini biasanya dilakukan dalam kerangka kekerasan fisik, pelecehan seksual, pelecehan emosional, penelantaran fisik atau pengabaian emosional.
"Hal ini jelas-jelas menunjukkan bahwa hukuman fisik seharusnya tidak diterapkan pada anak-anak usia berapapun dan kita perlu mempertimbangkan berbagai kebijakan dan program perlindungan anak-anak dari kondisi semacam itu," ungkap peneliti Tracie Afifi dari departemen ilmu kesehatan publik di University of Manitoba.
Afifi berharap temuan dari studi yang melibatkan lebih dari 34.000 orang dewasa di Amerika Serikat tersebut akan membuat para orangtua berpikir dua kali ketika akan menampar pantat anaknya sebagai hukuman fisik.
"Orangtua harus menyadari keterkaitan diantara keduanya," kata Afifi seperti dilansir dari CBC, Senin (2/7/2012).
"Oleh karena itu penting bagi para dokter anak dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang bekerja dengan anak-anak dan orangtua untuk menyadari keterkaitan antara hukuman fisik dan gangguan mental berdasarkan studi ini," simpul tim peneliti Afifi.
Lagipula memukul pantat anak sebagai bentuk pendidikan terhadap anak sudah dilarang di 33 negara, meskipun di Kanada dan Amerika Serikat sendiri hukuman fisik terhadap anak masih dianggap legal bagi orangtua.
Afifi pun merekomendasikan agar anak-anak didisiplinkan dengan metode Positive Reinforcement untuk mendidik anak-anaknya. Metode yang dipelopori oleh psikolog terkemuka Ivan Pavlov, Edward L. Thorndike, John B. Watson and B.F. Skinner ini mengajukan metode berupa modifikasi perilaku anak-anak.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,26/05/2013 15:08 WIB
Ibu Meninggal Saat Hamil Tua, Hidup Kembali Usai Lahirkan Bayi
-
Minggu,26/05/2013 14:30 WIB
Tak Hanya Wanita, Pria Juga Harus Lindungi Kulit dari Matahari
-
Minggu,26/05/2013 14:07 WIB
Sambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Rokok Pengunjung CFD Ditukar Susu
-
Minggu,26/05/2013 13:05 WIB
Malu-malu, Pengunjung CFD Relakan Rokoknya Ditukar Susu
-
Minggu,26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Minggu,26/05/2013 11:46 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Minggu, 26/05/2013 15:01 WIB
Ibu Meninggal Saat Hamil Tua, Hidup Kembali Usai Lahirkan Bayi
-
Minggu, 26/05/2013 12:58 WIB
Malu-malu, Pengunjung CFD Relakan Rokoknya Ditukar Susu
-
Minggu, 26/05/2013 14:22 WIB
Tak Hanya Wanita, Pria Juga Harus Lindungi Kulit dari Matahari
-
Minggu, 26/05/2013 14:07 WIB
Sambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Rokok Pengunjung CFD Ditukar Susu
-
Minggu, 26/05/2013 09:51 WIB
Keren, Pria Ini Jalani Operasi Otak Sambil Menggenjreng Gitar
-
Minggu, 26/05/2013 11:39 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Minggu, 26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Minggu, 26/05/2013 08:28 WIB
Agar Daya Ingat Makin Tajam, Jangan Lupa Sarapan Sebelum Olahraga
-
12 Komentar
-
12 Komentar
-
12 Komentar
-
9 Komentar
-
8 Komentar
-
8 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

