detikhealth

Bahan-bahan Pemanis yang Lebih Sehat Dibanding Gula

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Senin, 02/07/2012 17:02 WIB
Halaman 1 dari 2
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Manis adalah kata yang dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang indah dan menyenangkan, termasuk juga rasa. Makanan yang manis enak rasanya dan selalu disuka banyak orang. Namun di balik rasanya yang mengenakkan, bahaya kesehatan sudah mengancam. Banyak memakan makanan manis berisiko kena diabetes dan obesitas.

Rasa manis disebabkan oleh kandungan gula dalam makanan. Mulai dari soda, makanan yang dipanggang, bahkan makanan gurih seperti saus pasta juga mengandung gula. Selain berisiko menyebabkan obesitas dan diabetes, makanan manis berisiko menyebabkan ketergantungan.

Memang mustahil jika tiba-tiba langsung membuat orang berhenti atau mengurangi konsumsi gula. Ada beberapa alternatif yang bagus untuk memuaskan keinginan makan manis tanpa tanpa harus takut risikonya bagi kesehatan. Yang perlu diingat, konsumsilah dalam taraf yang wajar. Mengkonsumsi segala sesuatu secara berlebihan berakibat buruk bagi kesehatan.

Seperti dilansir Greatist.com, Senin (2/7/2012), bahan-bahan pemanis yang lebih sehat untuk menggantikan gula antara lain:

Stevia
Stevia merupakan jenis tanaman yang awalnya digunakan sebagai pemanis oleh suku Indian di Paraguay. Bahan ini biasanya dijual dalam bentuk bubuk atau cairan dan manisnya bisa sampai 300 kali lebih manis dari gula. Pemanis alami seperti Stevia ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah tubuh ke setinggi gula tebu.

Agave
Agave juga merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan sebagai pemanis alami. Tanaman asli pegunungan Los Altos, Meksiko ini merupakan bahan dasar pembuatan minuman Tequila dan rasanya lebih manis dari gula. Sama seperti Stevia, Agave jauh lebih manis dibanding gula.

Madu
Madu adalah pilihan klasik untuk mengganti gula putih. Selain kalorinya lebih sedikit dari gula, kelebihan lainnya adalah rasanya lebih manis. Madu juga menawarkan banyak manfaat kesehatan seperti antibakteri.Next

Halaman 1 2
(pah/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
Must Read close