Pensil Masuk Rongga Bola Mata, si Balita Nyaris Meninggal
Kamis, 05/07/2012 10:58 WIB
Hasil scan (dok: Dailymail)
Berita Lainnya
Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan
Bocah 4 Tahun Ini Harus Minum 20 Liter Air Tiap Hari untuk Bertahan Hidup
Sudah 10 Kali Operasi, Wajah Masih 'Amburadul' Akibat Disuntik Minyak Goreng
Tak Naik Pesawat Tapi Wanita Ini Mabuk Udara Permanen Selama 8 Tahun
Sempat Berhenti Napas 30 Menit, Bayi Ini Selamat karena Cooling Bag
Bristol, Inggris, Wren Bowell (2 tahun) sedang membawa pensil ketika tersandung tangga di rumahnya, akibatnya pensil yang dibawanya ini masuk ke rongga bola mata dan nyaris membuatnya meninggal.
Balita ini berhasil lolos dari kematian akibat pensil yang masuk ke bola matanya ini bersarang di otaknya. Hasil sinar X menunjukkan pensil tersebut menembus mata kanan Wren hingga 1,5 inci di dalam kepalanya.
Ahli bedah saraf harus mengoperasi selama 4 jam untuk menyelamatkan hidupnya serta menghilangkan bagian dari tengkorak agar pensil tersebut bisa dikeluarkan. Ini karena pensil tersebut sudah melewati 3 pembuluh darah.
Para dokter yang menangani hal ini merasa takjub dengan hasil yang didapatkan. Beruntung pensil tersebut tidak menusuk bola matanya tapi hanya melewati rongga di atas bola mata, sehingga tidak ada cedera atau kerusakan otak dan tidak berefek buruk pada penglihatannya.
Kejadian ini bermula ketika Wren sedang menggambar di kamarnya dan berlari untuk menunjukkan gambar tersebut ke orangtuanya. Namun saat berlari ia tersandung tangga dan pensil yang dipegangnya masuk ke rongga di bola matanya dan menuju otak.
"Tidak ada patah tulang yang buruk, tapi terjadi sesuatu pada matanya, kepala atau otaknya. Untungnya istri saya adalah perawat bayi, jadi ia tetap menjaga kepala Wren dan tidak berusaha mengeluarkan pensil," ujar sang ayah Martyn Bowell (34 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (5/7/2012).
Ambulance pun datang dan membawanya ke Royal United Hospital, namun hasil scan menunjukkan adanya cedera serius sehingga dirujuk ke spesialis ahli bedah saraf di Frenchay Hospital dekat Bristol.
"Pensil itu hanya berada beberapa milimeter dari pembuluh darah besar di otaknya. Dia sangat beruntung karena tidak sampai terjadi pendarahan besar. Cedera ini hanya mengitari bagian atas mata dan tidak merusak mata serta tidak mengalami kerusakan permanen," ujar konsultan ahli bedah saraf, Ian Pople.
Pople mengatakan ia harus menghapus bagian dari tengkorak Wren untuk memastikan bahwa tidak ada sisa bintik-bintik pensil di dalam otaknya sehingga dokter menggunakan antibiotik untuk membersihkannya.
Setelah operasi, Wren harus dirawat selama 3 minggu di rumah sakit dan diizinkan pulang pada 4 April 2012. Ia pun harus mengonsumsi obat antikejang sebagai salah satu bentuk pencegahan.
"Saya mengucapkan terimakasih pada ahli bedah saraf atas apa yang telah mereka lakukan terhadap putri kecil kami, meskipun rasanya tidak cukup jika hanya mengucapkan terimakasih," ujar Martyn Bowell.

(ver/ir)
Balita ini berhasil lolos dari kematian akibat pensil yang masuk ke bola matanya ini bersarang di otaknya. Hasil sinar X menunjukkan pensil tersebut menembus mata kanan Wren hingga 1,5 inci di dalam kepalanya.
Ahli bedah saraf harus mengoperasi selama 4 jam untuk menyelamatkan hidupnya serta menghilangkan bagian dari tengkorak agar pensil tersebut bisa dikeluarkan. Ini karena pensil tersebut sudah melewati 3 pembuluh darah.
Para dokter yang menangani hal ini merasa takjub dengan hasil yang didapatkan. Beruntung pensil tersebut tidak menusuk bola matanya tapi hanya melewati rongga di atas bola mata, sehingga tidak ada cedera atau kerusakan otak dan tidak berefek buruk pada penglihatannya.
Kejadian ini bermula ketika Wren sedang menggambar di kamarnya dan berlari untuk menunjukkan gambar tersebut ke orangtuanya. Namun saat berlari ia tersandung tangga dan pensil yang dipegangnya masuk ke rongga di bola matanya dan menuju otak.
"Tidak ada patah tulang yang buruk, tapi terjadi sesuatu pada matanya, kepala atau otaknya. Untungnya istri saya adalah perawat bayi, jadi ia tetap menjaga kepala Wren dan tidak berusaha mengeluarkan pensil," ujar sang ayah Martyn Bowell (34 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (5/7/2012).
Ambulance pun datang dan membawanya ke Royal United Hospital, namun hasil scan menunjukkan adanya cedera serius sehingga dirujuk ke spesialis ahli bedah saraf di Frenchay Hospital dekat Bristol.
"Pensil itu hanya berada beberapa milimeter dari pembuluh darah besar di otaknya. Dia sangat beruntung karena tidak sampai terjadi pendarahan besar. Cedera ini hanya mengitari bagian atas mata dan tidak merusak mata serta tidak mengalami kerusakan permanen," ujar konsultan ahli bedah saraf, Ian Pople.
Pople mengatakan ia harus menghapus bagian dari tengkorak Wren untuk memastikan bahwa tidak ada sisa bintik-bintik pensil di dalam otaknya sehingga dokter menggunakan antibiotik untuk membersihkannya.
Setelah operasi, Wren harus dirawat selama 3 minggu di rumah sakit dan diizinkan pulang pada 4 April 2012. Ia pun harus mengonsumsi obat antikejang sebagai salah satu bentuk pencegahan.
"Saya mengucapkan terimakasih pada ahli bedah saraf atas apa yang telah mereka lakukan terhadap putri kecil kami, meskipun rasanya tidak cukup jika hanya mengucapkan terimakasih," ujar Martyn Bowell.

(ver/ir)
Baca Juga
- Ibu Melahirkan Normal Saat Koma, Begitu Sadar Lupa Pernah Hamil
- Balita Mengenaskan: Tumornya 15 Kg, Berat Badannya 12 Kg
- Foto Miris Balita yang Tubuhnya Terkena Luka Bakar 80%
- Balita Malang yang Terlahir dengan 6 Cacat Jantung Sekaligus
- Lengan Bayi 8 Bulan yang Putus Dipotong Neneknya Berhasil Disambung
- Dianggap Pemalas Karena Selalu Tidur, Tak Tahunya Ada Tumor Ganas
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Jumat, 17/05/2013 18:15 WIB
Kebiasaan Bercinta Bisa Bikin Perut Buncit?
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

