Jangan Sering-sering Pakai Sandal Jepit Agar Kaki Tak Nyeri
Jumat, 06/07/2012 10:24 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Murah meriah dan enak dipakai, itulah ciri khas sandal jepit. Sandal jepit mudah didapatkan di toko-toko dan disukai banyak orang. Sandal ini sering digunakan di rumah dan untuk kegiatan non formal karena ringkas dan simpel. Sebaiknya jangan terlalu lama menggunakan sandal jepit sebab berisiko membahayakan keselamatan kaki.
Ketika musim panas atau liburan, sandal jepit dengan berbagai pilihan warna dan motif banyak dijual di pasaran. Sandal ini memang asik dipakai untuk liburan dan bersantai. Tapi, menggunakan sandal jepit tidak boleh sembarangan. Pemakaiannya juga tidak boleh terlalu lama.
"Sandal jepit memberikan perlindungan dasar pada kaki bagian bawah untuk berjalan di sekitar kolam renang atau permukaan yang hangat selama musim panas. Sandal jepit juga dapat membantu mencegah kutil kaki atau plantar di kamar mandi umum," kata Jim Christina, DPM, direktur ilmiah American Medical Association Podiatric seperti dilansir WebMD, Jumat (6/7/2012).
Menggunakan sandal jepit untuk bermain olahraga atau berjalan mendaki adalah sebuah kesalahan besar. Tidak seperti sepatu, sandal jepit tidak baik untuk berjalan jauh karena tidak memberikan dukungan pada kelengkungan kaki, bantalan tumit dan tidak dapat menyerap benturan. Pemakainya bisa menderita sakit kaki, tendinitis dan terkilir pergelangan kakinya jika tetap menggunakannya dalam perjalanan.
"Sandal jepit akan membuat telapak kaki menjadi datar sedatar mungkin. Bagi sebagian orang, itu tidak masalah, tergantung pada struktur kakinya. Tapi orang yang kakinya cenderung rata, kekuatan kaki untuk menopang tubuh melemah," kata Christina
Christina melihat banyak wisatawan di pantai atau Disney World berjalan dengan sandal jepit selama berhari-hari kemudian berakhir dengan nyeri tumit. Maka ia menyarankan agar sandal jepit sebaiknya dipakai di rumah saja.
"Selama menggunakan sandal jepit tidak untuk banyak berjalan, tidak apa-apa. Menggunakan sandal jepit untuk jangka waktu yang singkat biasanya tidak akan menjadi masalah," kata Christina.
Selain itu, sandal jepit tidak banyak melindungi permukaan kaki. Akibatnya, kaki lebih berisiko terkena potongan kaca, tertusuk duri, atau terbentur benda keras. Untuk penderita diabetes, cedera kaki bisa menjadi luka gangren yang serius, bahkan menyebabkan amputasi. Penderita diabetes membutuhkan sandal yang mampu melndungi dan menutupi jari-jari kakinya.
Banyak kasus pengguna sandal jepit terkilir pergelangan kakinya karena berlari atau melompat. Pada kasus yang parah bahkan bisa menyebabkan patah tulang, cedera ligamen yang parah dan memerlukan operasi.
"Sandal jepit dimaksudkan untuk berjalan di permukaan datar, tidak untuk bermain Frisbee atau sepak bola. Kaki yang tidak mendapat banyak dukungan lebih banyak mendapat tekanan," kata Christina.
(pah/ir)
Ketika musim panas atau liburan, sandal jepit dengan berbagai pilihan warna dan motif banyak dijual di pasaran. Sandal ini memang asik dipakai untuk liburan dan bersantai. Tapi, menggunakan sandal jepit tidak boleh sembarangan. Pemakaiannya juga tidak boleh terlalu lama.
"Sandal jepit memberikan perlindungan dasar pada kaki bagian bawah untuk berjalan di sekitar kolam renang atau permukaan yang hangat selama musim panas. Sandal jepit juga dapat membantu mencegah kutil kaki atau plantar di kamar mandi umum," kata Jim Christina, DPM, direktur ilmiah American Medical Association Podiatric seperti dilansir WebMD, Jumat (6/7/2012).
Menggunakan sandal jepit untuk bermain olahraga atau berjalan mendaki adalah sebuah kesalahan besar. Tidak seperti sepatu, sandal jepit tidak baik untuk berjalan jauh karena tidak memberikan dukungan pada kelengkungan kaki, bantalan tumit dan tidak dapat menyerap benturan. Pemakainya bisa menderita sakit kaki, tendinitis dan terkilir pergelangan kakinya jika tetap menggunakannya dalam perjalanan.
"Sandal jepit akan membuat telapak kaki menjadi datar sedatar mungkin. Bagi sebagian orang, itu tidak masalah, tergantung pada struktur kakinya. Tapi orang yang kakinya cenderung rata, kekuatan kaki untuk menopang tubuh melemah," kata Christina
Christina melihat banyak wisatawan di pantai atau Disney World berjalan dengan sandal jepit selama berhari-hari kemudian berakhir dengan nyeri tumit. Maka ia menyarankan agar sandal jepit sebaiknya dipakai di rumah saja.
"Selama menggunakan sandal jepit tidak untuk banyak berjalan, tidak apa-apa. Menggunakan sandal jepit untuk jangka waktu yang singkat biasanya tidak akan menjadi masalah," kata Christina.
Selain itu, sandal jepit tidak banyak melindungi permukaan kaki. Akibatnya, kaki lebih berisiko terkena potongan kaca, tertusuk duri, atau terbentur benda keras. Untuk penderita diabetes, cedera kaki bisa menjadi luka gangren yang serius, bahkan menyebabkan amputasi. Penderita diabetes membutuhkan sandal yang mampu melndungi dan menutupi jari-jari kakinya.
Banyak kasus pengguna sandal jepit terkilir pergelangan kakinya karena berlari atau melompat. Pada kasus yang parah bahkan bisa menyebabkan patah tulang, cedera ligamen yang parah dan memerlukan operasi.
"Sandal jepit dimaksudkan untuk berjalan di permukaan datar, tidak untuk bermain Frisbee atau sepak bola. Kaki yang tidak mendapat banyak dukungan lebih banyak mendapat tekanan," kata Christina.
(pah/ir)
Baca Juga
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 14:07 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu,25/05/2013 12:04 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu,25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu,25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu, 25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu, 25/05/2013 09:54 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
11 Komentar
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

