Gadis Cilik yang Terlahir dengan 3 Ginjal
Senin, 09/07/2012 17:28 WIB
Sririta Phikun (dok. wanbao)
Berita Lainnya
Kena Penyakit Misterius, Bocah Ini Tak Bisa Jalan & Tak Tertarik Makan
Hebat! Tanpa Bantuan Dokter, Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar Dempet
Hidung Berair Dikira Alergi, Otak Pria Ini Ternyata Bocor
Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan
Bocah 4 Tahun Ini Harus Minum 20 Liter Air Tiap Hari untuk Bertahan Hidup
Singapura, Normalnya manusia memiliki dua organ ginjal, yang terletak di bagian kanan dan kiri. Tapi seorang gadis cilik asal Singapura mengalami keunikan karena terlahir dengan tiga buah ginjal.
Awalnya, sang ayah sedang mengganti popok dan menemukan ada noda darah di popok putrinya Sririta Phikun (3 tahun). Dan betapa terkejutnya ketika dibawa ke rumah sakit hasil scan menunjukkan bahwa putrinya memiliki 3 ginjal.
Kondisi ini sebenarnya terjadi karena komplikasi. Sririta Phikun terlahir dengan skoliosis kongenital, di mana tulang belakang biasanya melengkung dan membentuk huruf 'S'. Kondisi ini sering dikaitkan dengan cacat organ lain.
Karena kondisinya ini, pada usia yang masih sangat muda Sririta sudah melalui setidaknya 5 operasi, termasuk operasi untuk memasukkan titanium ke tubuhnya untuk mendukung tulang punggungnya. Ditambah lagi dengan tiga buah ginjal, tentu saja membuat kehidupan Sririta menjadi tidak mudah.
"Ketika saya mengetahui bahwa dia memiliki tiga ginjal, saya bertanya pada diriku 'Bagaimana hal seperti ini terjadi pada anak saya?" ujar Kong Kok Keong (36 tahun), ayah Sririta, seperti dilansir asiaone, Senin (9/7/2012).
Ginjal kanan Sririta terbagi menjadi dua (duplex), karena itu dia juga memiliki dua ureter yang meluas keluar dari ginjal tersebut. Kandung kemihnya menghalangi saluran kencing bagian atas, sehingga menyebabkan ia mengalami pendarahan ketika buang air kecil.
Untuk mengatasi kondisinya, Sririta menjalani operasi kecil untuk memasukkan sebuah tabung ke dalam tubuhnya untuk mengalirkan kelebihan darah dan nanah dari ginjalnya.
"Para dokter kini mengamati kondisinya. Setelah bengkak di ginjal berkurang, mereka harus melakukan operasi untuk menghilangkan bagian atas ginjalnya," lanjut ayahnya.
Sang ayah takut bahwa batang titanium yang dimasukkan di punggung putrinya dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti yang terletak dekat ginjalnya. Tapi dia percaya bahwa para dokter akan melakukan yang terbaik.
Profesor Yap Kim Hui, kepala dan konsultan senior nefrologi anak di National University Hospital, mengatakan bahwa ginjal duplex adalah cacat ginjal yang paling umum terlihat. Ini mempengaruhi sekitar 5 persen dari seluruh bayi baru lahir, tetapi tidak semua segera diobati.
"Terkadang, orang dengan cacat ini tetap asimtomatik (tanpa gejala). Hanya bila kelainan timbul karena kondisi ini, seperti infeksi atau penyumbatan pada saluran kemih, cacat ini ditemukan. Ada orang yang mungkin memiliki cacat ini, tetapi tidak pernah belajar tentang hal itu dalam hidup mereka," jelas Profesor Yap.
(mer/ir)
Awalnya, sang ayah sedang mengganti popok dan menemukan ada noda darah di popok putrinya Sririta Phikun (3 tahun). Dan betapa terkejutnya ketika dibawa ke rumah sakit hasil scan menunjukkan bahwa putrinya memiliki 3 ginjal.
Kondisi ini sebenarnya terjadi karena komplikasi. Sririta Phikun terlahir dengan skoliosis kongenital, di mana tulang belakang biasanya melengkung dan membentuk huruf 'S'. Kondisi ini sering dikaitkan dengan cacat organ lain.
Karena kondisinya ini, pada usia yang masih sangat muda Sririta sudah melalui setidaknya 5 operasi, termasuk operasi untuk memasukkan titanium ke tubuhnya untuk mendukung tulang punggungnya. Ditambah lagi dengan tiga buah ginjal, tentu saja membuat kehidupan Sririta menjadi tidak mudah.
"Ketika saya mengetahui bahwa dia memiliki tiga ginjal, saya bertanya pada diriku 'Bagaimana hal seperti ini terjadi pada anak saya?" ujar Kong Kok Keong (36 tahun), ayah Sririta, seperti dilansir asiaone, Senin (9/7/2012).
Ginjal kanan Sririta terbagi menjadi dua (duplex), karena itu dia juga memiliki dua ureter yang meluas keluar dari ginjal tersebut. Kandung kemihnya menghalangi saluran kencing bagian atas, sehingga menyebabkan ia mengalami pendarahan ketika buang air kecil.
Untuk mengatasi kondisinya, Sririta menjalani operasi kecil untuk memasukkan sebuah tabung ke dalam tubuhnya untuk mengalirkan kelebihan darah dan nanah dari ginjalnya.
"Para dokter kini mengamati kondisinya. Setelah bengkak di ginjal berkurang, mereka harus melakukan operasi untuk menghilangkan bagian atas ginjalnya," lanjut ayahnya.
Sang ayah takut bahwa batang titanium yang dimasukkan di punggung putrinya dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti yang terletak dekat ginjalnya. Tapi dia percaya bahwa para dokter akan melakukan yang terbaik.
Profesor Yap Kim Hui, kepala dan konsultan senior nefrologi anak di National University Hospital, mengatakan bahwa ginjal duplex adalah cacat ginjal yang paling umum terlihat. Ini mempengaruhi sekitar 5 persen dari seluruh bayi baru lahir, tetapi tidak semua segera diobati.
"Terkadang, orang dengan cacat ini tetap asimtomatik (tanpa gejala). Hanya bila kelainan timbul karena kondisi ini, seperti infeksi atau penyumbatan pada saluran kemih, cacat ini ditemukan. Ada orang yang mungkin memiliki cacat ini, tetapi tidak pernah belajar tentang hal itu dalam hidup mereka," jelas Profesor Yap.
(mer/ir)
Baca Juga
- Pensil Masuk Rongga Bola Mata, si Balita Nyaris Meninggal
- Ibu Melahirkan Normal Saat Koma, Begitu Sadar Lupa Pernah Hamil
- Balita Mengenaskan: Tumornya 15 Kg, Berat Badannya 12 Kg
- Foto Miris Balita yang Tubuhnya Terkena Luka Bakar 80%
- Balita Malang yang Terlahir dengan 6 Cacat Jantung Sekaligus
- Lengan Bayi 8 Bulan yang Putus Dipotong Neneknya Berhasil Disambung
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 20:05 WIB
Ini Alasan Pria Impoten Enggan Konsultasi ke Dokter
-
Rabu,22/05/2013 19:50 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:35 WIB
Risiko Impotensi Bisa Dikurangi Sejak Kecil Lho
-
Rabu,22/05/2013 19:20 WIB
Hati-hati, Cemas Juga Bisa Buat Pria Sulit Ereksi
-
Rabu,22/05/2013 19:07 WIB
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Rabu,22/05/2013 18:47 WIB
'Tak Boleh Nikah Kalau Belum Vaksin Tetanus'
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Rabu, 22/05/2013 19:45 WIB
Hindari Kebiasaan Ini Bila Tak Ingin Disfungsi Ereksi
-
Rabu, 22/05/2013 18:09 WIB
Hobi Anal Seks, Adakah Alat Pembersih Lubang Anus?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 17:52 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Rabu, 22/05/2013 14:16 WIB
'Ini Susuku, Matikan Rokokmu!'
-
Rabu, 22/05/2013 14:27 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
Rabu, 22/05/2013 11:24 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
12 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

