detikhealth

5 Cedera yang Paling Banyak Dialami Saat Olahraga

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Selasa, 10/07/2012 08:31 WIB
5 Cedera yang Paling Banyak Dialami Saat Olahraga(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Olahraga adalah aktifitas yang baik dan menyehatkan, bahkan perlu dilakukan secara rutin. Di samping manfaatnya yang baik untuk tubuh, olahraga juga bisa menimbulkan cedera jika tidak dilakukan dengan baik. Waspadai 5 cedera yang sering dialami ketika berolahraga dan cara mengatasinya.

"Cedera olahraga terjadi di luar kendali kita, tetapi banyak cedera olahraga yang dapat dicegah. Beberapa cedera terjadi karena tidak dikondisikan untuk kegiatan tersebut," kata William Roberts, MD, dokter pengobatan olahraga di University of Minnesota dan juru bicara American College of Sports Medicine seperti dilansir WebMD, Selasa (10/7/2012).

Roberts menjelaskan, setiap olahraga harus dimulai dengan pemanasan untuk mencegah cedera. Pemanasan akan meningkatkan aliran darah ke otot, membuat tubuh jadi lebih fleksibel dan dapat menurunkan risiko cedera.

Cedera karena olahraga umumnya bersifat ringan atau sedang. Pengobatannya dapat dilakukan di rumah secara berharap. Beberapa cedera yang cukup parah memerlukan waktu beberapa bulan agar dapat benar-benar sembuh. Jika kasusnya cukup parah, bisa memerlukan operasi.

Kelima cedera yang paling banyak terjadi antara lain:

1. Keseleo pergelangan kaki
Kebanyakan atlet mengalami keseleo pada pergelangan kakinya. Cedera ini merobek ligamen di bagian luar pergelangan kaki yang relatif lemah. Ketika ke dokter, sebaiknya periksa letak keseleo yang terjadi. Jika kasusnya parah, temui dokter untuk memastikan tulang-tulang di kaki bagian bawah tidak terpisah.

2. Otot selangkangan tertarik
Gerakan mendorong ke samping akan menyebabkan ketegangan pada otot-otot paha bagian dalam atau pangkal paha. Olahraga seperti hoki, sepak bola dan baseball adalah olahraga yang seringkali terserang cedera pangkal paha.

Apabila mengalaminya, kompres dengan es dan istirahat. Terlalu cepat kembali beraktifitas dapat memperburuk cedera pangkal paha sehingga makin lama proses penyembuhannya. Jangan lupa untuk menemui dokter karena pangkal paha yang bengkak bisa menjadi masalah serius.

3. Cedera hamstring
Hamstring adalah 3 otot di belakang paha yang menggerakkan lutut. Gerakan-gerakan berlebihan yang menarik hamstring seperti berlari dan menendang dapat menyebabkan otot ini terluka.

Cedera hamstring lambat sembuhnya karena tekanan yang terjadi secara konstan pada jaringan yang terluka ketika berjalan. Biasanya, masa penyembuhan membutuhkan waktu 6 - 12 bulan.

4. Shin splints
Cedera ini ditandai dengan nyeri pada sisi depan kaki bagian bawah. Cedera ini paling sering disebabkan karena berjalan, terutama ketika memulai program pelatihan yang berat seperti berjalan jauh.

Apabila mengalami cedera ini, istirahatlah, kompres dengan es dan minum obat nyeri. Nyeri akibat cedera ini jarang menjadi parah. Tapi jika sakit terus berlanjut, hubungi dokter.

5. Cedera lutut
Anterior cruciate ligament (ACL) adalah bagian otot yang menyatukan tulang kaki dengan lutut. Berhenti mendadak atau tertabrak dari samping dapat merobek ACL. Cedera yang parah adalah apabila sampai terdengar suara 'pop'.

Cedera ACL memiliki potensi paling parah dibandingkan cedera olahraga lainnya. ACL yang rusak biasanya memerlukan operasi jika ingin kembali aktif seperti semula.


(pah/ir)


Punya pengalaman menarik seputar diet ? Kirimkan disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit