10 Tanda Hidup Anda Harus Didetoks

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 13/07/2012 07:42 WIB
Halaman 1 dari 4
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Terkadang Anda mengeluhkan beberapa kebiasaan yang justru terasa menyakitkan untuk diri Anda sendiri. Oleh karena itu sama halnya dengan proses detoksifikasi (pembersihan) pada tubuh maka seorang pakar bernama Tina B. Tessina, Ph.D. merekomendasikan sejumlah cara untuk mendetoks hidup Anda lewat bukunya It Ends With You: Grow Up and Out of Dysfunction.

Untuk itu, cek 10 tanda hidup Anda harus didetoksifikasi dan bagaimana cara mendetoksnya seperti dikutip dari care2, Jumat (13/7/2012) berikut ini.

1. Sering Terlambat
Sering terlambat itu obatnya ada dua: belajar memperkirakan waktu lebih baik dan jadilah orang yang lebih terorganisir. Mungkin salah satu alasan terpenting untuk mengobati keterlambatan Anda adalah karena hal ini dianggap menyakiti orang lain maka Anda bisa mendapatkan opini bagus darinya.

Jika rekan Anda terlambat, berhentilah menunggu! Aturlah masa tenggang (misalnya 15 menit) dan jika dia melampaui waktu itu maka tinggalkan dia. Jangan lupa tinggalkan pesan bagaimana si dia bisa menemui Anda kembali. Selain Anda tak memaksakan jadwal orang lain, Anda akan terkejut betapa cepatnya dia akan belajar tepat waktu.

2. Sering Marah atau Tersinggung
Mudah marah atau tersinggung merupakan cara yang baik untuk menghukum diri Anda sendiri. Kondisi ini menaikkan tekanan darah dan cenderung menciptakan masalah sepele bagi orang lain. Kemarahan juga membuat Anda tak bisa berpikir jernih dan menyebabkan ketidaknyamanan serta membuat orang lain sulit untuk bekerja dan bersosialisasi dengan Anda.

Untuk mengubah kebiasaan ini, Anda harus mengembangkan kedewasaan emosional. Pahami jika kemarahan Anda itu akan dilihat orang lain bukan sebagai kekuatan akan tetapi sikap kekanak-kanakan. Bahkan hal ini akan membuat Anda merugi lebih banyak dari yang seharusnya Anda dapatkan.

Oleh karena itu belajarlah untuk mengendurkannya dan mengurangi ekspektasi Anda yang terlalu tinggi. Perbolehkan orang lain untuk menjadi dirinya sendiri dan jika Anda marah, cobalah hitung angka 1-10 dan ambil napas dalam-dalam sebanyak tiga kali. Bisa juga dengan mengikuti latihan yoga, meditasi atau tai chi. Aktivitas fisik yang berat juga bisa jadi cara yang luar biasa untuk membakar kemarahan yang berlebihan. Jika tak ada yang mempan, datangi terapis.Next

Halaman 1 2 3 4
(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit