detikhealth

Psikiater
Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ

Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ, Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.

Terteror Rasa Takut Mati, Harus Bagaimana?

Vera Farah Bararah - detikHealth
Senin, 16/07/2012 12:48 WIB
Terteror Rasa Takut Mati, Harus Bagaimana?(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Dok, sudah hampir 1 tahun ini saya mengalami ketakutan akan kematian. Sebelumnya saya sudah memeriksakan diri ke rumah sakit pemerintah dan dokter mengatakan saya mengalami sindrom hiperventilasi, dan saya diberi resep obat. Akan tetapi tidak ada perkembangannya. Apa yang harus saya lakukan dok, karena rasa takut ini sangat mengganggu sekali. Atas jawaban dokter saya ucapkan banyak terimakasih.

Indra S (Laki-laki Menikah, 30 Tahun), indraXXXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 172 Cm, Berat Badan 75 Kg

Jawaban

Dear mas Indra,

Pada dasarnya hampir semua orang takut mati, cuma berbeda saja kadar takutnya. Mas Indra saking takutnya tidak bisa mengambil nafas, sampai akhirnya nafas berlebihan sehingga mengalami sindrom hiperventilasi.

Takut yang sudah sangat mengganggu ini perlu ditangani seorang psikiater. Untuk mengurangi nafas berlebihan tersebut, mas mengambil nafas panjang dan dalam, sambil mengatakan pada diri sendiri bahwa saya.... tenang. Obat yang dibutuhkan untuk kondisi ini adalah obat anti cemas, untuk mengurangi rasa takut tersebut.

Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ
Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.


(ver/ir)


Punya pengalaman menarik seputar diet ? Kirimkan disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit