detikhealth

7 Kesalahan Orangtua yang Sebabkan Anak Gemuk

Linda Mayasari - detikHealth
Senin, 16/07/2012 15:29 WIB
(Foto: ThinkStock)
Jakarta, Semakin banyak anak yang menderita obesitas di usianya yang masih sangat muda. Kebanyakan orang tua tidak menyadari bahwa dirinya sendirilah yang menjadi faktor utama penyebab obesitas pada anak.

Perilaku dan kebiasaan orang tua yang salah dalam mendidik anak sehari-hari dikaitkan dengan risiko obesitas, berikut 7 hal diantaranya seperti dilansir ivillage, Senin (16/7/2012) yaitu:

1. Anda tidak memberikan waktu tidur yang cukup untuk anak

Beberapa orang tua terkadang bekerja hingga malam dan terpaksa membuat jam makan malam keluarga menjadi mundur. Hal ini dapat berakibat buruk bagi anak karena jam tidur malamnya terpotong.

Balita membutuhkan waktu tidur hingga 10 jam per harinya. Manurut laporan pada jurnal Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, kurangnya waktu tidur dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menyebabkan obesitas.

2. Anda tidak mengawasi apa saja yang dimakan anak

Anak-anak mengahabiskan sebagian besar waktunya di luar rumah untuk sekolah dan bermain bersama teman-temannya. Sehingga Anda tidak dapat memperhatikan makanan apa saja yang anak Anda makan di luar sana.

Bawakan anak bekal makan siang atau camilan sehat seperti buah-buahan untuk mencegah anak merasa lapar di sekolah dan jajan sembarangan.

3. Anda menyajikan makanan untuk anak dalam porsi yang besar

Kebanyakan orang tua memberikan makanan dalam porsi besar kepada anak dengan alasan agar anak mendapatkan nutrisi yang cukup. Tetapi hal tersebut merupakan sebuah kesalahan, penuhi nutrisi anak dengan menu makanan yang seimbang, yaitu yang mengandung karbohidrat, protein dan unsur gizi lainnya yang diperlukan tubuh.

Memberikan makanan dalam porsi besar tanpa mempertimbangkan unsur gizinya hanya akan membuat anak mengalami kelebihan berat badan.

4. Anda tidak menjaga berat badan selama kehamilan

Telah banyak penelitian yang mengkaitkan antara ibu yang kelebihan berat badan ketika hamil dengan risiko obesitas pada bayinya kelak. Menurut penelitian yang dilakukan di Harvard Medical School, ibu yang tidak dapat menjaga berat badannya ketika hamil terkait dengan obesitas anak yang mulai tampak pada usia 3 tahun.

5. Anda memberikan makanan pada anak yang sama dengan makanan orang dewasa

Ketika anak telah menginjak usia 5 tahun, kebanyakan orang tua berpendapat bahwa memberikan menu makanan yang sama dengan makanan orang dewasa aman utuk anak. Padahal makanan seperti pizza, nugget, kentang goreng dan burger yang biasa Anda makan, tidak cocok diberikan pada anak di usia yang masih muda.

Hal tersebut hanya akan memicu obesitas karena asupan nutrisi yang terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan kebutuhan anak.

6. Anda tidak memberikan ASI dan menggantinya dengan susu formula

Anak harus mendapatkan ASI eksklusif hingga usia 2 tahun, tetapi kebanyakan ibu berhenti menyusui anaknya lebih dini karena alasan pekerjaan dan kesibukan lainnya. Memberikan susu formula sebagai pengganti ASI dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak.

7. Anda menjadikan menonton TV sebagai kebiasaan keluarga

Kebiasaan menonton televisi dalam jangka waktu yang lama dapat membatasi gerak anak, sehingga metabolisme tubuh dalam mencerna makanan menjadi lambat dan menyebabkan obesitas. Selain itu, banyak sekali iklan di TV yang mempromosikan makanan yang tidak sehat dan membuat anak tertarik untuk mendapatkan jajanan seperti yang ada di iklan.





(ir/ir)

Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit