detikhealth

Yang Harus Diwaspadai Orangtua Saat Bawa Anak ke Dokter Gigi

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Senin, 16/07/2012 17:58 WIB
Halaman 1 dari 3
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Tak hanya di Indonesia, kekhawatiran mengenai praktik kesehatan gigi juga dialami di negara dengan ilmu kedokteran yang paling maju di dunia, Amerika Serikat. Jika di tanah air kekhawatirannya berkisar pada praktik tukang gigi yang menyalahi prosedur, di negeri Paman Sam justru praktik yang berbahaya dilakukan oleh dokter gigi sendiri.

Praktik dokter gigi yang berbahaya dilakukan dengan cara memberikan obat penenang melebihi dosis untuk anak. Menurut survei yang dilakukan Raven Maria Blanco Foundation, lebih dari 12 orang anak meninggal dunia setelah dibius oleh dokter gigi. Beberapa ahli mengatakan bahwa jumlah tersebut bisa jadi lebih banyak karena ada yang tidak dilaporkan atau tidak secara langsung terkait dengan pemberian obat pereda nyeri.

Untuk mengurangi risiko pada pasien, American Dental Association telah menyiapkan daftar pertanyaan yang harus ditanyakan orangtua mengenai obat penenang atau anestesi untuk anak-anak. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus diajukan di kantor dokter gigi sebelum atau sesudah pemberian obat bius.

Seperti dilansir ABC News, Senin (16/7/2012), beberapa pertanyaan yang harus diajukan sebelum prosedur antara lain

- Siapa yang akan menyediakan evaluasi pra-operasi anak, termasuk riwayat kesehatan seperti alergi, resep obat saat ini, penyakit sebelumnya dan rawat inap?

- Berapa lama waktu yang disarankan untuk anak harus tidak makan atau minum sebelum prosedur?

- Apakah ada obat pereda nyeri yang diberikan kepada anak di rumah sebelum datang ke kantor. Jika iya, bagaimana cara memantaunya?Next

Halaman 1 2 3
(pah/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit