detikhealth

Eka Hospital Bikin Terobosan Pertama di RI yang Ringankan Pasien

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Selasa, 17/07/2012 16:18 WIB
Halaman 1 dari 2
(dok. ekahospital.com)
Jakarta, Saat terserang penyakit, terkadang pasien tidak hanya membutuhkan bantuan dari satu dokter spesialis. Untuk penyakit jantung misalnya, dibutuhkan kolaborasi hingga 8 dokter spesialis. Nah, tentu saja biaya menjadi masalah bila harus berkonsultasi dengan 8 dokter. Namun solusinya sudah bisa dipecahkan oleh Eka Hospital yang membuat terobosan baru pertama di Indonesia.

Sejak Februari 2012, Eka Hospital telah meluncurkan terobosan baru pertama di Indonesia yang disebut dengan Integrated Care with One Price Solution (Pelayanan Medis Terpadu dengan Kebijakan Satu Tarif).

Dengan sistem pelayanan ini, pasien dapat berkonsultasi dengan beberapa dokter sesuai dengan keluhannya atau yang direkomendasikan oleh dokter umum atau dokter spesialis, dengan hanya melakukan pembayaran satu kali jasa pelayanan rawat jalan.

Tarif One Price ini berlaku selama konsultasi dilakukan dalam satu hari yang sama, di luar biaya tindakan medis, penunjang medis (laboratorium/fisioterapi/radiologi) dan obat-obatan.

"Jadi bila pasien rawat jalan berobat dengan satu dokter spesialis, lalu dia dirujuk ke dokter spesialis lain, satu dua dokter atau lebih dalam satu hari, maka yang dia bayar cuma satu dokter. Itulah kurang lebih yang disebut Integrated Care with One Price Solution. Jadi ini lebih meringankan bagi pasien," jelas Dr Esther Nurima, MARS, Corporate Managing Director Eka Hospital, dalam acara Press Conference 'Inovasi Pelayanan Medis Terpadu dengan Kebijakan Satu Tarif', di Ritz Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Jika pasien berobat ke dokter umum kemudian direkomendasikan untuk berkonsultasi kepada dokter spesialis pada hari itu juga, maka cukup membayar satu kali jasa pelayanan rawat jalan oleh dokter spesialis, di luar biaya tindakan medis, penunjang medis dan obat-obatan.

"Integrated Care sebenarnya biasa dilakukan di banyak tempat, tapi yang One Price Solution baru kita (Eka Hospital). Dan tidak banyak yang melakukan fee for service di dunia. Ini akan membuat sistem pelayanan baik karena sistem pembayarannya sudah baik, karena sistem pembayaran sering kali membuat sistem pelayanan menjadi tidak baik," ujar Dr Sukman Tulus Putra, Sp.A(K), FACC, FESC, Kepala Komite Medis Eka Hospital.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit