detikhealth

Plus Minus Nonton Video Porno Bagi Pasangan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 19/07/2012 19:32 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Seks semestinya merupakan aktivitas yang terjadi secara alami pada pasangan dan takkan terasa lengkap tanpa adanya perasaan yang mendalam diantara keduanya.

Namun bagaimana jika suatu saat nanti kehidupan seks Anda jadi membosankan dan tidak semenyenangkan dulu?

Belakangan sejumlah pasangan mengambil jalan lain dengan menonton video porno bersama untuk memberi bumbu pada hubungan pernikahannya.

Bagi pasangan yang melakukannya, menonton video porno yang melakukan seks erotis tak lebih dari sekedar bentuk kesenangan tersendiri.

Namun dalam waktu yang bersamaan, pornografi juga bisa menjadi katalis potensial yang membantu meningkatkan aktivitas seksual diantara pasangan. Khususnya membantu pasangan untuk menguasai teknik-teknik baru agar bisa memuaskan hasrat seksual satu sama lain.

Menonton video porno bersama pun tak lagi dianggap 'berdosa' karena terangsang akibat tayangan visual semacam itu justru menyebabkan pasangan cenderung melakukan gerakan-gerakan berani untuk memanjakan pasangannya.

Bahkan sejumlah pasangan memutuskan untuk merekam adegan seksualnya layaknya bintang film. Uniknya, beberapa terapis seks menganjurkan pornografi sebagai salah satu cara untuk membangkitkan kembali gairah seksual diantara pasangan.

Namun tak bisa dipungkiri jika satu-satunya masalah dalam hal ini adalah ketika kedua pasangan tak bersedia untuk menonton video porno bersama. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan, apakah secara moral pornografi dibenarkan dalam sebuah pernikahan?

Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan situs Times of India.com tentang apakah setiap pasangan merasa baik-baik saja jika menonton video porno bersama, 53 persen merasa hal ini sangat natural, sedangkan 43 persen mengatakan pornografi itu rendahan.

"Seks adalah terapi terbaik untuk pasangan dan menonton video porno bersama pasangan merupakan kesenangan tambahan dalam hidup Anda," ungkap Kaydee, responden dari Afrika Barat.

"Mengapa tidak? Lebih baik menonton video porno bersama pasangan dan menghidupkan fantasi seksual dengan istri Anda daripada harus berselingkuh dan memikirkan orang lain!!" klaim responden lain dari Ahmedabad, India.

Di sisi lain, ada juga yang kontra dengan aktivitas semacam itu. "Pornografi hanyalah sesuatu yang buruk dan bisa benar-benar mendorong kedua pasangan untuk bertindak buruk dalam jangka waktu yang lama," terang seorang responden dari Nanded, India.

"Pornografi bukanlah cara yang baik untuk membumbui kehidupan ranjang seseorang. Ini hanyalah sebuah metode untuk melepaskan rasa frustasi," tambah Ayesha dari Mumbai.

Oleh karena itu, menonton video porno harus menjadi aktivitas yang didasarkan oleh kesepakatan kedua pihak. Namun menurut psikiater Dr. Samir Parikh, video itu sendiri seharusnya tidak menjadi satu-satunya sumber kepuasan.

"Pornografi bisa saja membantu, bisa juga tidak; hal ini bergantung pada kepribadian masing-masing pasangan. Terkadang hal ini bisa membantu jika keduanya tertarik, namun jika tidak hal ini akan menimbulkan keretakan hubungan," kata Dr. Parikh seperti dilansir dari timesofindia, Kamis (19/7/2012).

"Begitu pula kunci kehidupan seks yang baik adalah keseluruhan hubungan dan kesenangan yang dirasakan bersama. Pornografi hanyalah pemicu kesenangan bagi beberapa pihak, namun tentunya tidak untuk jangka panjang," lanjut Dr Parikh.

Berikut adalah plus minus menonton video porno bersama pasangan:

Pro

1. Menonton video porno bukan berarti pasangan Anda tak lagi menikmati aktivitas seksnya dengan Anda.

2. Hubungan seksual diantara pasangan bisa meningkat ketika kedua pihak dibiarkan berimajinasi secara bebas.

3. Keintiman seksual tidaklah bisa digantikan dengan pornografi maka jangan biarkan media itu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam pernikahan Anda.

4. Jika pasangan Anda menonton video porno, hal ini hanya akan menyakiti Anda jika Anda membiarkannya. Jika Anda merasa nyaman dan memiliki citra diri yang baik, aktivitas pasangan Anda itu tentulah takkan menyakiti hati Anda.

Kontra

1. Perasaan bersalah dan ketidakpercayaan yang muncul akibat kebiasaan menggunakan pornografi bisa menghancurkan suatu hubungan pernikahan.

2. Beralih ke pornografi bisa menyebabkan pasangan meninggalkan hubungan karena salah satu pasangan mendapatkan kepuasan instan dari media tersebut.

3. Ketika suami/istri menonton video porno, mungkin pasangan akan merasa tidak dihargai. Bahkan sejumlah pasangan mulai merasa tidak cukup bisa memuaskan pasangannya sehingga menyebabkan keretakan hubungan.

4. Pornografi akan membuat salah satu pasangan tidak lagi melihat seks sebagai bentuk komunikasi yang menyenangkan dengan pasangannya. Akibatnya, pornografi bisa menurunkan kepuasan seksual dalam pernikahan.





(ir/ir)

Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit