Anak Kecil Suka Jalan Jinjit Tanda-Tanda Autis?
Selasa, 24/07/2012 07:42 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Ketika baru bisa berjalan sendiri, anak kecil suka jalan jinjit atau berjalan tertatih dengan telapak kaki bagian depan sebagai tumpuan. Ada yang mengaitkannya dengan gangguan perkembangan neurologis misalnya autis. Benarkah demikian?
Menurut para ahli, lebih dari 50 persen anak kecil pernah berjalan jinjit hingga usia 5 tahun. Namun sebagian besar dari anak-anak ini tidak memiliki gangguan neurodevelopmental atau neuropsikiatri seperti yang ditemukan pada anak-anak autis.
"Faktanya jalan jinjit pada anak Anda bukan tanda-tanda autis. Banyak juga anak yang jalannya jinjit tapi pertumbuhannya normal," kata Jonathan Strober, MD, seorang neurolog anak dari Benioff Children's Hospital seperti dikutip dari WebMD, Selasa (24/7/2012).
Berdasarkan sejumlah penelitian, jalan jinjit memang sering menyertai berbagai gangguan pada anak seperti cerebral palsy dan muscular dystrophy. Namun dalam kebanyakan kasus, jalan jinjit muncul begitu saja tanpa ada gangguan serius yang menyertainya.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Children's National Medical Center di Washington DC menyimpulkan, jalan jinjit pada kebanyakan kasus adalah normal. Hampir semua anak mengalaminya sampai usia tertentu, lalu kebiasaan ini hilang dengan sendirinya.
Fakta lain tentang jalan jinjit yang terungkap dalam penelitian tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Hampir 50 persen anak kecil pernah jalan jinjit pada satu masa dalam hidupnya. Namun pada usia 5,5 tahun, kurang dari setengahnya tidak lagi berjalan jinjit.
2. Jalan jinjit biasnaya dimulai ketika baru bisa berjalan sendiri, tidak dipegangi orangtua.
3. Sejak pertama kali jalan jinjit, anak kecil sering melakukannya hingga 1-2 tahun sebelum lancar berjalan dengan normal.
4. Anak kecil yang masih berjalan jinjit hingga umur 5,5 tahun hanya sekitar 25 persen.
5. Anak-anak yang didiagnosis mengalami gangguan kognitif dan neuropsikiatri, termasuk anak-anak autis memang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk jalan jinjit.
(up/ir)
Menurut para ahli, lebih dari 50 persen anak kecil pernah berjalan jinjit hingga usia 5 tahun. Namun sebagian besar dari anak-anak ini tidak memiliki gangguan neurodevelopmental atau neuropsikiatri seperti yang ditemukan pada anak-anak autis.
"Faktanya jalan jinjit pada anak Anda bukan tanda-tanda autis. Banyak juga anak yang jalannya jinjit tapi pertumbuhannya normal," kata Jonathan Strober, MD, seorang neurolog anak dari Benioff Children's Hospital seperti dikutip dari WebMD, Selasa (24/7/2012).
Berdasarkan sejumlah penelitian, jalan jinjit memang sering menyertai berbagai gangguan pada anak seperti cerebral palsy dan muscular dystrophy. Namun dalam kebanyakan kasus, jalan jinjit muncul begitu saja tanpa ada gangguan serius yang menyertainya.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Children's National Medical Center di Washington DC menyimpulkan, jalan jinjit pada kebanyakan kasus adalah normal. Hampir semua anak mengalaminya sampai usia tertentu, lalu kebiasaan ini hilang dengan sendirinya.
Fakta lain tentang jalan jinjit yang terungkap dalam penelitian tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Hampir 50 persen anak kecil pernah jalan jinjit pada satu masa dalam hidupnya. Namun pada usia 5,5 tahun, kurang dari setengahnya tidak lagi berjalan jinjit.
2. Jalan jinjit biasnaya dimulai ketika baru bisa berjalan sendiri, tidak dipegangi orangtua.
3. Sejak pertama kali jalan jinjit, anak kecil sering melakukannya hingga 1-2 tahun sebelum lancar berjalan dengan normal.
4. Anak kecil yang masih berjalan jinjit hingga umur 5,5 tahun hanya sekitar 25 persen.
5. Anak-anak yang didiagnosis mengalami gangguan kognitif dan neuropsikiatri, termasuk anak-anak autis memang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk jalan jinjit.
(up/ir)
Baca Juga
- Anak yang Berjalan Kaki ke Sekolah Lebih Siap Menerima Pelajaran
- 5 Tanda Anak Kelelahan Karena Padatnya Jadwal Kegiatan
- Anak Indonesia Tidak Tumbuh dalam Lingkungan Kondusif
- Apa yang Bisa Dilakukan Batman untuk Kesehatan Anak?
- Ini Risikonya Perlakukan Anak Seperti Teman
- Ginjal Anak Bisa Rusak Kalau Kenal Toilet Terlalu Dini?
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

