detikhealth

Gigitan Kutu yang Bisa Bikin Orang Jadi Vegetarian

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Kamis, 26/07/2012 14:25 WIB
Lone Star (Foto: Medical Daily)
Jakarta, Kutu nampaknya adalah binatang kecil yang tak berdaya. Tapi hati-hati bagi para pecinta daging, sebab gigitan kutu dapat membuatnya menjadi vegetarian. Air liur dari kutu yang masuk lewat gigitan kecil ke dalam luka dapat memicu reaksi alergi terhadap daging.

Kutu yang membuat orang jadi vegetarian ini adalah kutu Lone Star dan banyak ditemui di Amerika Serikat bagian tenggara. Gigitan kutu ini menimbulkan gangguan yang disebut delayed anaphylactic, reaksi alergi yang berisiko mengancam nyawa dan baru muncul beberapa jam setelah terpapar zat pemicu alergi. Alergi ini hanya terjadi ketika memakan daging seperti sapi, babi atau domba.

Gejala yang ditimbulkan dimulai dari gatal yang muncul di lapisan kulit luar kemudian masuk lebih dalam. Selanjutnya terjadi pembengkakan, iritasi usus, penyempitan saluran napas, detak jantung yang kacau dan penurunan tekanan darah secara drastis.

Penyakit ini ditemukan oleh Susan Wolver, MD dan Diane Sun, MD dari Virginia Commonwealth University. Kedua peneliti ini menganalisis kasus dari 3 orang pasien. Hasilnya menemukan bahwa reaksi alergi terhadap daging yang terjadi disebabkan oleh munculnya antibodi yang diproduksi dalam darah untuk merespon gigitan kutu.

Delayed anaphylactic ini merupakan reaksi alergi terhadap karbohidrat. Temuan yang dimuat Journal of General Internal Medicine ini juga merupakan yang pertama kalinya membuktikan bahwa reaksi alergi dapat terjadi 6- 8 jam setelah terpapar bahan pemicu alergi. Sebelumnya, ilmuwan hanya memahami bahwa reaksi alergi muncul begitu sistem antibodi tubuh terpapar alergen atau zat pemicu alergi.

Ketika seseorang digigit kutu Lone Star dan kemudian makan daging, maka sistem kekebalan tubuh akan melepaskan histamin untuk menanggapi senyawa karbohidrat dalam daging sehingga memicu gatal-gatal.

"Di tempat di mana kutu Lone Star menjadi wabah, misalnya di Amerika Serikat bagian tenggara, dokter harus menyadari sindrom baru ini ketika menemui kasus alergi. Pedoman yang ada saat ini adalah menyarankan pasien untuk menghindari semua produk daging mamalia seperti sapi, babi, domba dan rusa," kata Susan Wolver seperti dilansir Medical Daily, Rabu (25/7/2012).

Untuk mencegah terjadinya reaksi alergi, cara paling tepat adalah menghindari zat-zat pemicu alergi. Jika alerginya disebabkan oleh daging, maka cara tebaik adalah tidak mengkonsumsi daging. Dalam kasus gigitan Lone Star ini, akibat yang ditimbulkan cukup mengerikan sebab dapat mengubah seseorang menjadi vegetarian seumur hidup.





(pah/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit