Iklan Junkfood Merusak Citra Baik Olimpiade
Sabtu, 28/07/2012 15:00 WIB
(Foto: ThinkStock)
Berita Lainnya
Jakarta, Kini hampir semua pasang mata di dunia mengarah ke Olimpiade XXX yang berlangsung di kota London. Menonton acara olahraga dapat memberikan hiburan serta motivasi untuk berolahraga, tetapi Anda mungkin melupakan iklan junk food yang seringkali muncul di tengah-tengah pertandingan.
Perusahaan junk food seperti Coca-cola dan McDonald tentu saja senang menjadi sponsor Olimpiade. Besarnya animo publik terhadap Olimpiade membuat iklan junk food di tengah-tengah pertandingan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Michael F Jacobson, Executive Director, Center for Science in the Public Interest menilai, hal itu sungguh ironis. Mengingat acara global yang menampilkan atlet-atlet yang sehat dan kuat harus disisipi acara iklan makanan yang dapat merusak kesehatan.
Jacobson menulis sponsor utama membayar sekitar 100 juta dolar AS (hampir Rp 1 triliun) terhadap pihak penyelenggara Olimpiade dan diperkirakan dapat meraup keuntungan hingga 40 persen dari memasang iklan di acara Olimpiade.
Munculnya iklan junkfood di pesta olahraga membuat beberapa organisasi internasional menyuarakan pendapatnya mengenai risiko obesitas yang dapat terpengaruh karena adanya iklan junk food selama menonton acara Olimpiade:
1. The London Assembly mendesak International Olympic Committee (IOC) untuk membuat kriteria yang lebih ketat terhadap sponsor sehingga dapat menghalangi perusahaan junkfood untuk ikut berpartisipasi dalam iklan.
2. The Academy of Medical Royal Colleges menyatakan bahwa sponsor McDonald dan Coca-Cola mengirimkan pesan yang salah melalui iklan pada anak-anak yang menonton Olimpiade.
3. The Lancet, jurnal kesehatan Inggris menyatakan bahwa sulit untuk menghapus efek jangka panjang obesitas karena pengaruh iklan yang ditinggalkan oleh Olimpiade.
4. Presiden IOC, Jacques Rogge dari Belgia, juga mengakui masalah tersebut.
Menanggapi beberapa ketidaksetujuan tersebut, perusahaan junk food yang menjadi sponsor menyatakan bahwa semua minuman produknya dapat dinikmati sebagai bagian dari gaya hidup yang aktif dan sehat.
"Banyak atlet yang mengatakan bahwa perusahaan kami merupakan salah satu tempat makan favorit. Jadi keterlibatan perusahaan kami sebagai sponsor bukanlah suatu masalah yang perlu dibesar-besarkan," kata pihak McDonald seperti dilansir huffingtonpost, Sabtu (28/7/2012).
Nampaknya iklan junkfood akan selalu ada di setiap pesta olahraga. Kemungkinan juga masih akan ada pada Olimpiade mendatang di Rio de Janeiro, Brasil pada tahun 2016.
Apalagi, Brasil adalah salah satu konsumen soda terbesar di dunia soda yang didorong oleh investasi Coca-cola hingga miliaran dolar per tahunnya dan memiliki lebih dari 650 outlet McDonald.
(ir/ir)
Perusahaan junk food seperti Coca-cola dan McDonald tentu saja senang menjadi sponsor Olimpiade. Besarnya animo publik terhadap Olimpiade membuat iklan junk food di tengah-tengah pertandingan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Michael F Jacobson, Executive Director, Center for Science in the Public Interest menilai, hal itu sungguh ironis. Mengingat acara global yang menampilkan atlet-atlet yang sehat dan kuat harus disisipi acara iklan makanan yang dapat merusak kesehatan.
Jacobson menulis sponsor utama membayar sekitar 100 juta dolar AS (hampir Rp 1 triliun) terhadap pihak penyelenggara Olimpiade dan diperkirakan dapat meraup keuntungan hingga 40 persen dari memasang iklan di acara Olimpiade.
Munculnya iklan junkfood di pesta olahraga membuat beberapa organisasi internasional menyuarakan pendapatnya mengenai risiko obesitas yang dapat terpengaruh karena adanya iklan junk food selama menonton acara Olimpiade:
1. The London Assembly mendesak International Olympic Committee (IOC) untuk membuat kriteria yang lebih ketat terhadap sponsor sehingga dapat menghalangi perusahaan junkfood untuk ikut berpartisipasi dalam iklan.
2. The Academy of Medical Royal Colleges menyatakan bahwa sponsor McDonald dan Coca-Cola mengirimkan pesan yang salah melalui iklan pada anak-anak yang menonton Olimpiade.
3. The Lancet, jurnal kesehatan Inggris menyatakan bahwa sulit untuk menghapus efek jangka panjang obesitas karena pengaruh iklan yang ditinggalkan oleh Olimpiade.
4. Presiden IOC, Jacques Rogge dari Belgia, juga mengakui masalah tersebut.
Menanggapi beberapa ketidaksetujuan tersebut, perusahaan junk food yang menjadi sponsor menyatakan bahwa semua minuman produknya dapat dinikmati sebagai bagian dari gaya hidup yang aktif dan sehat.
"Banyak atlet yang mengatakan bahwa perusahaan kami merupakan salah satu tempat makan favorit. Jadi keterlibatan perusahaan kami sebagai sponsor bukanlah suatu masalah yang perlu dibesar-besarkan," kata pihak McDonald seperti dilansir huffingtonpost, Sabtu (28/7/2012).
Nampaknya iklan junkfood akan selalu ada di setiap pesta olahraga. Kemungkinan juga masih akan ada pada Olimpiade mendatang di Rio de Janeiro, Brasil pada tahun 2016.
Apalagi, Brasil adalah salah satu konsumen soda terbesar di dunia soda yang didorong oleh investasi Coca-cola hingga miliaran dolar per tahunnya dan memiliki lebih dari 650 outlet McDonald.
(ir/ir)
Baca Juga
- Junk Food ala Barat Tingkatkan Risiko Jantung Orang Asia
- Lihat Gambar Junk Food Saja Langsung Bikin Lapar
- Kalau Masih Mengantuk, Jangan Lewati Restoran Junk Food
- Makanan Tak Sehat Harus Dikenai Pajak
- Iklan Makanan Anak Perlu Diperketat untuk Cegah Obesitas
- Cegah Wabah Anorexia, Orang Kurus Sebaiknya Dilarang Jadi Model
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 14:08 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
ABG Rela Diajak Nikah Dini, Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Jumat, 24/05/2013 11:30 WIB
Mengenal Ai Hasegawa, Wanita yang Ingin Melahirkan Hiu
-
Jumat, 24/05/2013 13:15 WIB
Bagaimana Menghilangkan Flek Hitam di Wajah?
-
Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Marak Nikah Dini dan Seks Pranikah, Kehamilan Usia Remaja Meningkat
-
Jumat, 24/05/2013 15:36 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Sejak Mimpi Basah, Remaja Pria Sudah 'Bahaya' Bagi Lawan Jenis
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

