Anak Laki-Laki Lebih Pintar Matematika Karena Tak Pernah Takut Salah
Selasa, 31/07/2012 11:30 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Tinggi rendahnya kemampuan akademis anak bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah didikan orangtua yang membentuk karakteristik anak itu sendiri. Karena anak laki-laki seringkali dididik secara tegas, tak heran jika mereka dikenal lebih mampu menyelesaikan soal matematika dibandingkan dengan anak perempuan.
Apa kaitannya? Studi yang dilakukan University of Missouri, AS ini mengemukakan bahwa di sekolah, anak perempuan dan anak laki-laki menggunakan pendekatan yang berbeda untuk mengatasi masalah aritmetika. Anak perempuan cenderung menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang lambat namun akurat sebaliknya anak laki-laki mengatasinya dengan pendekatan yang lebih cepat namun rawan mengalami kesalahan.
Tentu saja pendekatan anak perempuan dalam hal ini memberinya keuntungan pada masa awal sekolah, namun pada akhir kelas 6, anak laki-laki terbukti bisa melampaui hasil belajar anak perempuan.
"Perbedaan akurasi aritmetika diantara anak laki-laki dan perempuan mungkin timbul dari adanya kemauan untuk mengambil risiko kesalahan dengan menjawab persoalan matematika hanya berdasarkan kemampuan daya ingatnya," kata peneliti Drew Bailey seperti dilansir dari medindia, Selasa (31/7/2012).
"Dalam studi ini, kami menemukan bahwa dibanding anak perempuan, anak laki-laki lebih suka langsung mengungkapkan jawabannya sesaat setelah diberi persoalan, meskipun mungkin kurang akurat. Namun dari waktu ke waktu, praktik mengingat jawaban ini bisa mendorong anak laki-laki jauh melampaui anak perempuan dalam hal akurasi jawaban," tambah Bailey.
Peneliti mendapatkan kesimpulan ini setelah mengamati sekitar 300 anak-anak sejak kelas 1 hingga menginjak kelas 6 sekolah dasar. Saat berada di kelas 1 dan 2, kecenderungan anak laki-laki untuk memberikan jawaban secara cepat menunjukkan bahwa secara total anak laki-laki lebih banyak memberikan jawaban ketika diberi persoalan aritmetika namun jawaban yang salah juga lebih banyak.
Di sisi lain, anak perempuan lebih banyak memberikan jawaban yang benar namun cenderung merespon persoalan secara lebih lambat dan soal yang bisa dijawab pun lebih sedikit. Meski begitu, saat menginjak kelas 6, anak laki-laki jauh lebih banyak memberikan jawaban dengan tingkat kesalahan yang lebih sedikit.
"Mengembangkan kemampuan matematika itu bisa dibagi ke dalam dua cara yaitu 'practice makes perfect' dan 'perfect makes practice'. Artinya mencoba menjawab lebih banyak pertanyaan dengan menggunakan daya ingat mendorong pengambil risiko untuk lebih banyak berlatih sehingga lama-kelamaan akurasi jawabannya akan membaik. Begitu pula dengan anak-anak yang sudah punya keterampilan dalam strategi tertentu akan terdorong untuk lebih banyak menggunakan strateginya itu sehingga butuh lebih banyak praktik," terang Bailey.
Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Experimental Child Psychology.
(ir/ir)
Apa kaitannya? Studi yang dilakukan University of Missouri, AS ini mengemukakan bahwa di sekolah, anak perempuan dan anak laki-laki menggunakan pendekatan yang berbeda untuk mengatasi masalah aritmetika. Anak perempuan cenderung menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang lambat namun akurat sebaliknya anak laki-laki mengatasinya dengan pendekatan yang lebih cepat namun rawan mengalami kesalahan.
Tentu saja pendekatan anak perempuan dalam hal ini memberinya keuntungan pada masa awal sekolah, namun pada akhir kelas 6, anak laki-laki terbukti bisa melampaui hasil belajar anak perempuan.
"Perbedaan akurasi aritmetika diantara anak laki-laki dan perempuan mungkin timbul dari adanya kemauan untuk mengambil risiko kesalahan dengan menjawab persoalan matematika hanya berdasarkan kemampuan daya ingatnya," kata peneliti Drew Bailey seperti dilansir dari medindia, Selasa (31/7/2012).
"Dalam studi ini, kami menemukan bahwa dibanding anak perempuan, anak laki-laki lebih suka langsung mengungkapkan jawabannya sesaat setelah diberi persoalan, meskipun mungkin kurang akurat. Namun dari waktu ke waktu, praktik mengingat jawaban ini bisa mendorong anak laki-laki jauh melampaui anak perempuan dalam hal akurasi jawaban," tambah Bailey.
Peneliti mendapatkan kesimpulan ini setelah mengamati sekitar 300 anak-anak sejak kelas 1 hingga menginjak kelas 6 sekolah dasar. Saat berada di kelas 1 dan 2, kecenderungan anak laki-laki untuk memberikan jawaban secara cepat menunjukkan bahwa secara total anak laki-laki lebih banyak memberikan jawaban ketika diberi persoalan aritmetika namun jawaban yang salah juga lebih banyak.
Di sisi lain, anak perempuan lebih banyak memberikan jawaban yang benar namun cenderung merespon persoalan secara lebih lambat dan soal yang bisa dijawab pun lebih sedikit. Meski begitu, saat menginjak kelas 6, anak laki-laki jauh lebih banyak memberikan jawaban dengan tingkat kesalahan yang lebih sedikit.
"Mengembangkan kemampuan matematika itu bisa dibagi ke dalam dua cara yaitu 'practice makes perfect' dan 'perfect makes practice'. Artinya mencoba menjawab lebih banyak pertanyaan dengan menggunakan daya ingat mendorong pengambil risiko untuk lebih banyak berlatih sehingga lama-kelamaan akurasi jawabannya akan membaik. Begitu pula dengan anak-anak yang sudah punya keterampilan dalam strategi tertentu akan terdorong untuk lebih banyak menggunakan strateginya itu sehingga butuh lebih banyak praktik," terang Bailey.
Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Experimental Child Psychology.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,26/05/2013 13:05 WIB
Malu-malu, Pengunjung CFD Relakan Rokoknya Ditukar Susu
-
Minggu,26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Minggu,26/05/2013 11:46 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Minggu,26/05/2013 10:01 WIB
Keren, Pria Ini Jalani Operasi Otak Sambil Menggenjreng Gitar
-
Minggu,26/05/2013 08:15 WIB
Agar Daya Ingat Makin Tajam, Jangan Lupa Sarapan Sebelum Olahraga
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Minggu, 26/05/2013 09:51 WIB
Keren, Pria Ini Jalani Operasi Otak Sambil Menggenjreng Gitar
-
Minggu, 26/05/2013 11:39 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Minggu, 26/05/2013 08:28 WIB
Agar Daya Ingat Makin Tajam, Jangan Lupa Sarapan Sebelum Olahraga
-
Minggu, 26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Sabtu, 25/05/2013 16:03 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
12 Komentar
-
12 Komentar
-
11 Komentar
-
9 Komentar
-
8 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

