Buta Karena Sudah Tenggak Alkohol Sejak Umur 11 Tahun
Selasa, 31/07/2012 17:31 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Bangun dari Operasi, Hidung Pria Ini Malah Hilang
Kisah Jessica yang Nyaris Meninggal Gara-gara Minum Alkohol Tiap Hari
Luka Sedikit Saja Bisa Bikin Bocah Ini Meninggal Kehabisan Darah
Heroik, Ibu Melahirkan Bayi Kembar Prematur di Pinggir Jalan
Alergi Semua Hal, Bocah Ini Cuma Bisa Makan Pizza, Burger dan Keju
Dorset, Inggris, Bila anak umur 11 tahun masih asyik berlarian dan bermain dengan teman sebayanya, Suzi Fox malah tampak liar dan sudah mengenal alkohol. Kini di usia 23 tahun ia harus merasakan akibatnya, matanya buta sebelah dan organ hatinya juga mengalami kerusakan permanen.
Suzi Fox kecil sudah akrab dan berani menenggak minuman keras. Tak heran saat remaja ia menjadi pecandu alkohol berat, bahkan dalam 1 malam ia bisa minum 1 krat bir (24 kaleng) dan sebotol vodka.
"Saya dan teman saya melakukannya setiap hari," ujar Suzi Fox (23 tahun), yang berasal dari Sherborne, Dorset, Inggris, seperti dilansir Thesun, Selasa (31/7/2012).
Perkenalan Suzi dengan alkohol bermula dari orangtua temannya. Orangtua temannya juga seorang peminum dan pernah membelikan minuman beralkohol untuk Suzi. Sejak saat itu, Suzi berpikir bahwa minum alkohol cukup keren.
Orangtuanya sendiri baru menyadari bahwa Suzi hobi minum alkohol saat ia berusia 15 tahun. Mereka sudah berusaha menghentikan kebiasaan buruknya tapi tetap tidak berhasil.
Hal itu malah memicu pertengkaran antara ia dan orangtua, yang membuatnya pernah meninggalkan rumah selama berminggu-minggu.
Pada usia 18 tahun, Suzi sudah mulai tinggal sendiri. Pada suatu hari, ia pernah mabuk berat dan akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.
"Saya kolaps dan berteriak di lantai. Rasa sakit di perut saya lebih buruk dibandingkan melahirkan. Saya pingsan karena rasa sakit dan ketika itu dokter mengatakan bahwa hati saya begitu rusak," kenangnya.
Namun peringatan dokter tersebut tak dihiraukan Suzi. Dia masih saja melanjutkan kebiasaan minum. Dan suatu hari di usianya yang ke-19, ia terbangun dan kondisi mata kiri tak bisa melihat.
"Saya hampir tidak bisa melihat. Semua usaha yang saya lakukan justru malah membuat kabur. Saya sangat takut dan tidak punya petunjuk harus berbuat apa. Ketika saya pergi ke dokter, dia yakin itu karena minum alkohol. Sekarang saya hanya bisa melihat cahaya dan mata saya kabur, kadang-kadang kesulitan menjaga keseimbangan," jelasnya.
Kebiasaan minum alkohol telah membuat kerusakan permanen di hati Suzi. Perutnya membengkak seperti orang hamil. Dokter bahkan mengklaim bahwa seharusnya Suzi sudah meninggal akibat semua alkohol yang ia minum.
Tak hanya itu, Suzi terancam kehilangan pekerjaannya di sebuah pabrik dan rumahnya. Kemudian, pada bulan November 2008, ia hamil dari pasangannya Jake Bishop (22 tahun), yang berprofesi sebagai pelayan.
Kehamilan tersebut ibarat 'wake-up call' bagi Suzi. Ia berhasil menjauhi minuman keras selama kehamilan dan melahirkan Ruby, yang sekarang berusia 3 tahun. Ia pun berharap gadis kecilnya tidak mengikuti jalan sesat yang pernah dilaluinya.
Suzi tidak sendirian. Menurut data statistik Departemen Kesehatan Inggris, gadis remaja di Inggris adalah peminum alkohol terbesar di Eropa. Bahkan National Health Service (NHS) Inggris kini harus menghabiskan 3,5 miliar poundsterling (Rp 52 triliun) setiap tahun untuk menanggung biaya rumah sakit yang terkait dengan alkohol.
(mer/ir)
Suzi Fox kecil sudah akrab dan berani menenggak minuman keras. Tak heran saat remaja ia menjadi pecandu alkohol berat, bahkan dalam 1 malam ia bisa minum 1 krat bir (24 kaleng) dan sebotol vodka.
"Saya dan teman saya melakukannya setiap hari," ujar Suzi Fox (23 tahun), yang berasal dari Sherborne, Dorset, Inggris, seperti dilansir Thesun, Selasa (31/7/2012).
Perkenalan Suzi dengan alkohol bermula dari orangtua temannya. Orangtua temannya juga seorang peminum dan pernah membelikan minuman beralkohol untuk Suzi. Sejak saat itu, Suzi berpikir bahwa minum alkohol cukup keren.
Orangtuanya sendiri baru menyadari bahwa Suzi hobi minum alkohol saat ia berusia 15 tahun. Mereka sudah berusaha menghentikan kebiasaan buruknya tapi tetap tidak berhasil.
Hal itu malah memicu pertengkaran antara ia dan orangtua, yang membuatnya pernah meninggalkan rumah selama berminggu-minggu.
Pada usia 18 tahun, Suzi sudah mulai tinggal sendiri. Pada suatu hari, ia pernah mabuk berat dan akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.
"Saya kolaps dan berteriak di lantai. Rasa sakit di perut saya lebih buruk dibandingkan melahirkan. Saya pingsan karena rasa sakit dan ketika itu dokter mengatakan bahwa hati saya begitu rusak," kenangnya.
Namun peringatan dokter tersebut tak dihiraukan Suzi. Dia masih saja melanjutkan kebiasaan minum. Dan suatu hari di usianya yang ke-19, ia terbangun dan kondisi mata kiri tak bisa melihat.
"Saya hampir tidak bisa melihat. Semua usaha yang saya lakukan justru malah membuat kabur. Saya sangat takut dan tidak punya petunjuk harus berbuat apa. Ketika saya pergi ke dokter, dia yakin itu karena minum alkohol. Sekarang saya hanya bisa melihat cahaya dan mata saya kabur, kadang-kadang kesulitan menjaga keseimbangan," jelasnya.
Kebiasaan minum alkohol telah membuat kerusakan permanen di hati Suzi. Perutnya membengkak seperti orang hamil. Dokter bahkan mengklaim bahwa seharusnya Suzi sudah meninggal akibat semua alkohol yang ia minum.
Tak hanya itu, Suzi terancam kehilangan pekerjaannya di sebuah pabrik dan rumahnya. Kemudian, pada bulan November 2008, ia hamil dari pasangannya Jake Bishop (22 tahun), yang berprofesi sebagai pelayan.
Kehamilan tersebut ibarat 'wake-up call' bagi Suzi. Ia berhasil menjauhi minuman keras selama kehamilan dan melahirkan Ruby, yang sekarang berusia 3 tahun. Ia pun berharap gadis kecilnya tidak mengikuti jalan sesat yang pernah dilaluinya.
Suzi tidak sendirian. Menurut data statistik Departemen Kesehatan Inggris, gadis remaja di Inggris adalah peminum alkohol terbesar di Eropa. Bahkan National Health Service (NHS) Inggris kini harus menghabiskan 3,5 miliar poundsterling (Rp 52 triliun) setiap tahun untuk menanggung biaya rumah sakit yang terkait dengan alkohol.
(mer/ir)
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 07:37 WIB
4 Peregangan Wajib di Pagi Hari Sebelum Beranjak dari Tempat Tidur
-
Rabu,19/06/2013 06:57 WIB
Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?
-
Selasa,18/06/2013 20:00 WIB
Orang Obesitas Bisa Kena Sakit Gula Kalau Lewatkan Sarapan
-
Selasa,18/06/2013 19:33 WIB
Venezuela akan Larang Bayi Diberi Minum dengan Botol Susu
-
Selasa,18/06/2013 19:04 WIB
Bukan Pornografi, Foto Mastektomi Boleh Di-upload di Facebook
-
Selasa,18/06/2013 18:32 WIB
Diminta Stop Iklan Rokok Lewat Petisi, Ini Tanggapan Kominfo
-
Punya Otot Kuat, Stamina Saat Bercinta Makin Dahsyat
-
Ingin Punya Perut Sixpack ? Ini Caranya
-
Ini Dia Pria dengan Otot Tubuh Paling Seksi di Mata Wanita
-
Laki-laki Berotot, Seksi atau Menyeramkan?
-
Ini Cara Mengencangkan Betis Agar Tak Kebablasan Jadi 'Berkonde'
-
Bodybuilding Bikin Payudara Mengecil? Sebaliknya, Justru Makin Kencang
-
Rabu, 19/06/2013 06:57 WIB
Ada Kutu di Rambut Anak, Bagaimana Mengatasinya?
-
Rabu, 19/06/2013 07:37 WIB
4 Peregangan Wajib di Pagi Hari Sebelum Beranjak dari Tempat Tidur
-
Selasa, 18/06/2013 19:04 WIB
Bukan Pornografi, Foto Mastektomi Boleh Di-upload di Facebook
-
Selasa, 18/06/2013 18:13 WIB
Sudah Coba Banyak Posisi Tapi Tak Pernah Orgasme, Apakah Saya Frigid?
-
Selasa, 18/06/2013 13:25 WIB
HappyPlayTime, Aplikasi Masturbasi Wanita Pertama di Dunia
-
Selasa, 18/06/2013 19:33 WIB
Venezuela akan Larang Bayi Diberi Minum dengan Botol Susu
-
Selasa, 18/06/2013 15:31 WIB
Tak Kuat Menahan Kantuk? Perhatikan Ini Sebelum Memutuskan Tidur Siang
-
Selasa, 18/06/2013 20:00 WIB
Orang Obesitas Bisa Kena Sakit Gula Kalau Lewatkan Sarapan
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 18/06/2013 08:08 WIB
Kisah April, Bayi 6 Bulan yang Melawan Penyakit Langka Emanuel Syndrome
-
Selasa, 18/06/2013 07:32 WIB
Dengan Operasi Bariatrik, Pria Ini Berhasil Susutkan Bobot 100 Kg
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda










