detikhealth

Ulasan Khas Misteri Mati Suri

Otak Dibuat Mati Suri Demi Hidup 1000 Tahun Lagi

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 01/08/2012 17:37 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bisakah kematian disembuhkan? Pertanyaan ini lalu memunculkan ide 'gila' dari sejumlah ilmuwan yang mencari tahu bagaimana caranya agar manusia bisa hidup lagi dengan otak yang dibuat seolah-olah mati suri.

Upaya untuk membuat kehidupan abadi telah muncul sejak zaman kuno. Seperti contoh raja atau kaum bangsawan pada era Mesir kuno menggunakan balsem untuk mengawetkan tubuh yang dipercaya akan bangkit lagi untuk kehidupan masa depan.

Ketika itu orang Mesir kuno percaya pusat tubuh adalah jantung dan tidak mengawetkan otaknya. Padahal ilmu medis menunjukkan setelah jantung berhenti berdetak masih ada otak yang akan hidup beberapa menit sebelum akhirnya berhenti total karena tidak ada asupan oksigen, yang kemudian membuat manusia mati selamanya.

Seperti dikatakan ilmuwan Charles B. Olson dalam penelitiannya bertajuk 'A Possible Cure for Death' pada tahun 1988 seperti dilansir dari charlesolson.com, Rabu (1/8/2012), gagasan mengawetkan otak manusia dalam tubuh yang sudah tak bernyawa untuk kehidupan mendatang adalah sesuatu yang memungkinkan.

"Otak yang diawetkan sebenarnya individu yang seperti dalam keadaan mati suri, bukan dalam arti biologis melainkan dalam arti berhubungan dengan kesadaran dan pikiran. Sama seperti anestesi yang membuat pingsan dan menghentikan kesadaran sementara. Sehingga mengawetkan otak adalah menghentikan sementara kehidupan sadar manusia seperti tidur yang panjang tanpa mimpi," katanya.

Menurutnya, jika suatu saat teknologi terus berkembang bukan tidak mungkin otak yang diawetkan pada tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa bisa dihidupkan lagi, yang artinya kematian bisa disembuhkan.

Sebuah organisasi berteknologi tinggi yang berbasis di Amerika menawarkan jasa pengawetan otak dalam tubuh yang tidak bernyawa hingga beberapa abad.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit