Waspada! Diare Lebih Banyak di Musim Kemarau
Selasa, 07/08/2012 11:22 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Saat musim kemarau yang panas seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun. Selain itu, udara kering, sumber air berkurang, banyak lalat dan debu membuat orang mudah terserang penyakit. Diare pun lebih banyak menyerang di musim kemarau.
Tak hanya pancaroba, musim kemarau yang panjang juga bisa menurunkan daya tahan tubuh. Ditambah lagi dengan berkurangnya sumber air bersih dan udara yang kering, membuat lingkungan menjadi semakin tidak sehat.
"(Diare) lebih tinggi di musim kemarau karena konsentrasi kuman di air minum lebih banyak. Misalnya sungai, dalam kondisi di musim hujan kan airnya banyak dan mengalir. Kalau sudah makin kering airnya mengalir lebih lambat, konsentrasi kuman makin banyak," jelas dr. Bahdar T. Johan, SpPD, ahli penyakit dalam RS Premiere Bintaro, dalam acara 'Lifebouy Berita Sehat Ramadhan: Bersih dari Kuman untuk Siap Meraih Kemenangan Fitri' di Hotel Le Meridien, Jakarta, seperti ditulis Selasa (7/8/2012).
dr Bahdar menjelaskan, sumber mata air untuk minum orang Indonesia kebanyakan adalah sungai. Dengan konsentrasi kuman yang meningkat, artinya paparan kuman pun semakin banyak.
Selain itu, PAM (perusahaan air minum) juga butuh terusi (soda api) dan kaporit lebih sedikit di musim hujan dibandingkan dengan musim kemarau yang lebih keruh.
"Jadi memang kenyataannya di musim kemarau diare menjadi lebih banyak. Seperti saya dulu waktu tugas di Jambi, kalau sudah musim kemarau kita mempersiapkan cairan infus lebih banyak karena banyaknya kasus kolera. Kenapa? Karena kalau ada penderita kolera di hulu pakai MCK (mandi, cuci, kakus), yang di hilir sungai juga kena karena debitnya air sedikit dan konsentrasi kuman makin banyak," jelas dr Bahdar.
Jika mengalami diare, maka yang harus dicegah adalah kekurangan cairan dan elektrolit. Kekurangan cairan dan elektrolit jika tidak terdeteksi dan tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan komplikasi yang lanjut seperti gangguan fungsi ginjal sampai menyebabkan kematian.
Cairan yang mengandung elektrolit seperti oralit sebaiknya segera harus diberikan dan disesuaikan dengan jumlah atau banyaknya feses cair yang dikeluarkan. Jika kondisi dehidrasi cukup berat atau pasien tidak bisa mengonsumsi minuman akibat mual dan muntahnya, maka pasien perlu perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan infus cairan untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi.
(mer/ir)
Tak hanya pancaroba, musim kemarau yang panjang juga bisa menurunkan daya tahan tubuh. Ditambah lagi dengan berkurangnya sumber air bersih dan udara yang kering, membuat lingkungan menjadi semakin tidak sehat.
"(Diare) lebih tinggi di musim kemarau karena konsentrasi kuman di air minum lebih banyak. Misalnya sungai, dalam kondisi di musim hujan kan airnya banyak dan mengalir. Kalau sudah makin kering airnya mengalir lebih lambat, konsentrasi kuman makin banyak," jelas dr. Bahdar T. Johan, SpPD, ahli penyakit dalam RS Premiere Bintaro, dalam acara 'Lifebouy Berita Sehat Ramadhan: Bersih dari Kuman untuk Siap Meraih Kemenangan Fitri' di Hotel Le Meridien, Jakarta, seperti ditulis Selasa (7/8/2012).
dr Bahdar menjelaskan, sumber mata air untuk minum orang Indonesia kebanyakan adalah sungai. Dengan konsentrasi kuman yang meningkat, artinya paparan kuman pun semakin banyak.
Selain itu, PAM (perusahaan air minum) juga butuh terusi (soda api) dan kaporit lebih sedikit di musim hujan dibandingkan dengan musim kemarau yang lebih keruh.
"Jadi memang kenyataannya di musim kemarau diare menjadi lebih banyak. Seperti saya dulu waktu tugas di Jambi, kalau sudah musim kemarau kita mempersiapkan cairan infus lebih banyak karena banyaknya kasus kolera. Kenapa? Karena kalau ada penderita kolera di hulu pakai MCK (mandi, cuci, kakus), yang di hilir sungai juga kena karena debitnya air sedikit dan konsentrasi kuman makin banyak," jelas dr Bahdar.
Jika mengalami diare, maka yang harus dicegah adalah kekurangan cairan dan elektrolit. Kekurangan cairan dan elektrolit jika tidak terdeteksi dan tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan komplikasi yang lanjut seperti gangguan fungsi ginjal sampai menyebabkan kematian.
Cairan yang mengandung elektrolit seperti oralit sebaiknya segera harus diberikan dan disesuaikan dengan jumlah atau banyaknya feses cair yang dikeluarkan. Jika kondisi dehidrasi cukup berat atau pasien tidak bisa mengonsumsi minuman akibat mual dan muntahnya, maka pasien perlu perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan infus cairan untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi.
(mer/ir)
Baca Juga
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 09:06 WIB
Kacamata atau Lensa Kontak, Mana yang Lebih Aman?
-
Rabu,22/05/2013 08:33 WIB
Anak yang Hiperaktif Berisiko Obesitas Saat Dewasa
-
Rabu,22/05/2013 08:06 WIB
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Rabu,22/05/2013 07:33 WIB
5 Tanda Anak Mengalami Gejala Awal Gangguan Mental
-
Rabu,22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Selasa,21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kacamata atau Lensa Kontak, Mana yang Lebih Aman?
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 07:55 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Rabu, 22/05/2013 07:25 WIB
5 Tanda Anak Mengalami Gejala Awal Gangguan Mental
-
Rabu, 22/05/2013 08:24 WIB
Anak yang Hiperaktif Berisiko Obesitas Saat Dewasa
-
Rabu, 22/05/2013 08:55 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Kacamata atau Lensa Kontak, Mana yang Lebih Aman?
-
Selasa, 21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa, 21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa, 21/05/2013 18:03 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 08:52 WIB
Merasa Lelah Setiap Waktu? Kenali Penyebabnya di Sini
-
Selasa, 21/05/2013 07:53 WIB
Ini Pria Pertama di Dunia yang Rela Prostat Diangkat Demi Cegah Kanker
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

