Bedanya Laki-laki Gemuk dan Perempuan Gemuk
Minggu, 12/08/2012 07:57 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Berita Lainnya
Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia Ada 1 Juta, Hanya 10% yang Berobat
Hii, Tas Tangan Kulit Lebih Berkuman daripada Toilet Duduk
Akhirnya Bocah Ini Pulih Setelah Koma Akibat Tertabrak Mobil
Ini Daftar Pengobatan Rumahan yang Aneh Tapi Efektif
Studi: Asma Tak Mudah Kambuh Jika Pasien Rajin Berjemur
Jakarta, Laki-laki dan perempuan sebenarnya memiliki standar yang sama untuk mengukur tingkat kegemukan, yakni berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Namun dalam praktiknya, masyarakat memberikan standar yang berbeda berdasarkan jenis kelamin.
Beberapa perbedaan laki-laki gemuk dengan perempuan gemuk adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Bodyandsoul, Minggu (12/8/2012).
1. Laki-laki gemuk lebih tidak tahu diri
Sebuah penelitian di Australia menunjukkan bahwa 50 persen laki-laki yang overweight atau kelebihan berat badan cenderung menganggap berat badannya normal-normal saja. Sebaliknya pada perempuan yang memiliki IMT ideal, 31 persen di antaranya menganggap tubuhnya sudah terlalu gemuk.
2. Perempuan lebih peduli penampilan
"Kita tahu bahwa laki-laki lebih termotivasi menurunkan berat badan dengan alasan kesehatan, sementara perempuan lebih didorong keinginan untuk tampil lebih menarik," kata Dr John Tickell, ahli kebugaran yang mengasuh tayangan TV Celebrity Overhaul.
Urusan motivasi banyak mempengaruhi keberahasilan berbagai upaya menurunkan berat badan. Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, diet yang didasari oleh alasan penampilan biasanya sukses dalam jangka pendek saja dan cenderung gagal untuk jangka panjang.
3. Laki-laki lebih pilih olahraga dibanding diet
Perbedaan hormon membuat perempuan lebih sulit berhasil dalam menurunkan berat badan, jika cuma mengandalkan olahraga. Umumnya perempuan lebih berhasil jika melakukan pengaturan pola makan saja, dibandingkan hanya olahraga saja. Namun tetap yang lebih dianjurkan adalah dua-duanya.
Untuk menurunkan berat badan, kebanyakan laki-laki lebih memilih olahraga dibanding diet. Alasannya sama, perbedaan hormonal membuat laki-laki cenderung lebih berhasil dengan olahraga dibanding pada perempuan.
4. Perempuan lebih cepat gemuk kalau stres
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa perempuan cenderung makan 2 kali lipat lebih banyak dibanding laki-laki, ketika sama-sama berada dalam kondisi stres dan depresi. Porsi makan yang lebih besar otomatis membuat risiko kegemukan ikut meningkat.
5. Laki-laki gemuk lebih dimaklumi
Tidak bisa dipungkiri, masyarakat cenderung lebih toleran dalam menganggap normal laki-laki gemuk daripada perempuan gemuk. Penelitian di Yale University menunjukkan bahwa perempuan 2 kali lebih sering merasa diperlakukan tidak adil untuk urusan berat badan. Misalnya agak gemuk sedikit, perempuan akan lebih banyak dikomentari daripada laki-laki.
(up/ir)
Beberapa perbedaan laki-laki gemuk dengan perempuan gemuk adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Bodyandsoul, Minggu (12/8/2012).
1. Laki-laki gemuk lebih tidak tahu diri
Sebuah penelitian di Australia menunjukkan bahwa 50 persen laki-laki yang overweight atau kelebihan berat badan cenderung menganggap berat badannya normal-normal saja. Sebaliknya pada perempuan yang memiliki IMT ideal, 31 persen di antaranya menganggap tubuhnya sudah terlalu gemuk.
2. Perempuan lebih peduli penampilan
"Kita tahu bahwa laki-laki lebih termotivasi menurunkan berat badan dengan alasan kesehatan, sementara perempuan lebih didorong keinginan untuk tampil lebih menarik," kata Dr John Tickell, ahli kebugaran yang mengasuh tayangan TV Celebrity Overhaul.
Urusan motivasi banyak mempengaruhi keberahasilan berbagai upaya menurunkan berat badan. Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, diet yang didasari oleh alasan penampilan biasanya sukses dalam jangka pendek saja dan cenderung gagal untuk jangka panjang.
3. Laki-laki lebih pilih olahraga dibanding diet
Perbedaan hormon membuat perempuan lebih sulit berhasil dalam menurunkan berat badan, jika cuma mengandalkan olahraga. Umumnya perempuan lebih berhasil jika melakukan pengaturan pola makan saja, dibandingkan hanya olahraga saja. Namun tetap yang lebih dianjurkan adalah dua-duanya.
Untuk menurunkan berat badan, kebanyakan laki-laki lebih memilih olahraga dibanding diet. Alasannya sama, perbedaan hormonal membuat laki-laki cenderung lebih berhasil dengan olahraga dibanding pada perempuan.
4. Perempuan lebih cepat gemuk kalau stres
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa perempuan cenderung makan 2 kali lipat lebih banyak dibanding laki-laki, ketika sama-sama berada dalam kondisi stres dan depresi. Porsi makan yang lebih besar otomatis membuat risiko kegemukan ikut meningkat.
5. Laki-laki gemuk lebih dimaklumi
Tidak bisa dipungkiri, masyarakat cenderung lebih toleran dalam menganggap normal laki-laki gemuk daripada perempuan gemuk. Penelitian di Yale University menunjukkan bahwa perempuan 2 kali lebih sering merasa diperlakukan tidak adil untuk urusan berat badan. Misalnya agak gemuk sedikit, perempuan akan lebih banyak dikomentari daripada laki-laki.
(up/ir)
Baca Juga
- Sama-sama Kena Diabetes, Orang Kurus Lebih Gampang Mati
- Orang Gemuk Tak Laku Jadi Donor Organ
- Porsi Makan Atlet Olimpiade Sungguh Luar Biasa Tapi Tak Bikin Gemuk
- Tanpa Sadar Hal-hal Ini Bisa Bikin Ukuran Pinggang Melebar
- Orang Kurus Ternyata Jauh Lebih Tak Sehat Dibanding Orang Gemuk
- Wanita yang Jam Kerjanya Panjang Cenderung Gemuk
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Senin,20/05/2013 20:00 WIB
Tak Hanya Bakar Kalori, Berciuman Punya 7 Manfaat Lain
-
Senin,20/05/2013 19:30 WIB
Ingin Tidur Lelap? Penuhi Nutrisi Penting Ini
-
Senin,20/05/2013 19:00 WIB
drg Zaura Jadi Dokter Gigi karena Tertarik pada Giginya Sendiri
-
Senin,20/05/2013 18:30 WIB
Sedikit-sedikit Depresi Bikin Wanita Makin Rentan Kena Stroke
-
Senin,20/05/2013 18:15 WIB
Makanan Apa Saja yang Bisa Menambah Cairan Sperma?
-
Senin,20/05/2013 18:04 WIB
Undang-undang Kesehatan Jiwa Dianggap Tak Waras?
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Senin, 20/05/2013 18:06 WIB
Makanan Apa Saja yang Bisa Menambah Cairan Sperma?
-
Senin, 20/05/2013 20:00 WIB
Tak Hanya Bakar Kalori, Berciuman Punya 7 Manfaat Lain
-
Senin, 20/05/2013 16:07 WIB
7 Malapetaka Paling Horor yang Menyerang Kemaluan Pria
-
Senin, 20/05/2013 11:00 WIB
Laporan dari Singapura
Inilah 'Tulisan' yang Membuat Kening Dokter Berkerut
-
Senin, 20/05/2013 12:00 WIB
Siapa Sangka 7 Hal Ini Bisa Bikin Gemuk
-
Senin, 20/05/2013 19:30 WIB
Ingin Tidur Lelap? Penuhi Nutrisi Penting Ini
-
Senin, 20/05/2013 08:03 WIB
Penis Bengkak Setelah Diolesi Pelumas, Pria Ini Ajukan Gugatan
-
Senin, 20/05/2013 17:26 WIB
Kisah Ibu dengan Anak yang Hanya Punya Otak Setengah
-
9 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
2 Komentar
-
2 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 13:26 WIB
Akhirnya Bocah Ini Pulih Setelah Koma Akibat Tertabrak Mobil
-
Senin, 20/05/2013 12:00 WIB
Siapa Sangka 7 Hal Ini Bisa Bikin Gemuk
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

