Toilet Tanpa Air, Cita-cita Bill Gates yang Hampir Terwujud
Kamis, 16/08/2012 10:55 WIB
Bill Gates (Foto: detikInet)
Berita Lainnya
Seattle, Bill & Melinda Gates Foundation mengadakan kompetisi untuk menciptakan toilet bagi orang-orang di seluruh dunia yang kesulitan mendapat air bersih. Syaratnya, toilet ini tidak menggunakan air, listrik, tanpa polusi, menggunakan sumber energi alternatif dan bisa beroperasi menggunakan biaya sebesar 5 sen atau Rp 500 per hari.
Hasilnya, banyak temuan-temuan inovatif yang masuk. Ada yang menggunakan energi gelombang mikro untuk mengubah kotoran manusia menjadi listrik. Ada juga yang menampung urine kemudian menggunakannya untuk pembilasan. Dan yang paling banyak adalah toilet yang mengubah kotoran menjadi arang.
Para ilmuwan dari seluruh dunia ikut serta untuk menjawab tantangan bos Microsoft ini. Gates Foundation akan mengumumkan beberapa pemenang kompetisi ini pada Selasa 21 Agustus 2012 agar dapat merealisasikan ide-ide inovatifnya. Selain itu, para pengusaha lokal juga dapat menggunakan teknologi baru dalam kompetisi ini untuk diproduksi.
"Kami tidak bisa lebih bahagia lagi melihat respons yang sudah kami terima," kata Bill Gates mengungkapkan kegembiraannya seperti dilansir New York Daily News, Kamis (16/8/2012).
Bill Gates mulai menyeriusi permasalahan toilet sejak hampir setahun lalu. Yayasan milik pendiri Microsoft ini telah menyiapkan dana hibah sebanyak US$ 370 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun untuk program yang disebut 'Reinventing Toilet'.
Gates Foundation berharap prototipe pertama sudah dapat diujicoba dalam waktu 3 tahun ke depan. Sebagian besar prototipe toilet dipamerkan minggu ini di halaman markas Gates Foundation di Seattle.
"Jika kita bisa melakukannya dengan benar, ada kemungkinan bahwa beberapa desain ini juga dapat menjadi solusi bagi negara-negara kaya dan menengah," kata Bill Gates.
PBB memperkirakan penyakit akibat sanitasi yang tidak aman banyak terjadi di negara berkembang. Sekitar 1,5 juta anak meninggal setiap tahun akibat penyakit diare. Sebagian besar kematian tersebut dapat dicegah dengan sanitasi yang tepat, air minum yang aman dan peningkatan kebersihan.
Proyek-proyek lain mengenai sanitasi memang sudah banyak berjalan. Salah satunya adalah proyek London School of Hygiene dan Tropical Medicine yang menggunakan larva lalat hitam di dalam kakus untuk memproses limbah dan menghasilkan pakan ternak kualitas tinggi yang ramah lingkungan dengan biaya satu sen atau 100 rupiah per hari.
Proyek larva lalat ini telah diuji di Cape Town, Afrika Selatan. Saat ini para penemunya sedang menawarkan teknologi ini kepada para pengusaha dari Haiti, Sudan, Kenya dan Ghana yang terarik mengadopsi teknologi tersebut.
"Akhirnya produk tersebut akan terlihat seperti peralatan dengan teknologi yang sangat rendah, tapi ada banyak ilmu di balik itu," kata Walter Gibson, ahli biokimia medis yang ikut mengembangkan toilet larva lalat.
(pah/ir)
Hasilnya, banyak temuan-temuan inovatif yang masuk. Ada yang menggunakan energi gelombang mikro untuk mengubah kotoran manusia menjadi listrik. Ada juga yang menampung urine kemudian menggunakannya untuk pembilasan. Dan yang paling banyak adalah toilet yang mengubah kotoran menjadi arang.
Para ilmuwan dari seluruh dunia ikut serta untuk menjawab tantangan bos Microsoft ini. Gates Foundation akan mengumumkan beberapa pemenang kompetisi ini pada Selasa 21 Agustus 2012 agar dapat merealisasikan ide-ide inovatifnya. Selain itu, para pengusaha lokal juga dapat menggunakan teknologi baru dalam kompetisi ini untuk diproduksi.
"Kami tidak bisa lebih bahagia lagi melihat respons yang sudah kami terima," kata Bill Gates mengungkapkan kegembiraannya seperti dilansir New York Daily News, Kamis (16/8/2012).
Bill Gates mulai menyeriusi permasalahan toilet sejak hampir setahun lalu. Yayasan milik pendiri Microsoft ini telah menyiapkan dana hibah sebanyak US$ 370 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun untuk program yang disebut 'Reinventing Toilet'.
Gates Foundation berharap prototipe pertama sudah dapat diujicoba dalam waktu 3 tahun ke depan. Sebagian besar prototipe toilet dipamerkan minggu ini di halaman markas Gates Foundation di Seattle.
"Jika kita bisa melakukannya dengan benar, ada kemungkinan bahwa beberapa desain ini juga dapat menjadi solusi bagi negara-negara kaya dan menengah," kata Bill Gates.
PBB memperkirakan penyakit akibat sanitasi yang tidak aman banyak terjadi di negara berkembang. Sekitar 1,5 juta anak meninggal setiap tahun akibat penyakit diare. Sebagian besar kematian tersebut dapat dicegah dengan sanitasi yang tepat, air minum yang aman dan peningkatan kebersihan.
Proyek-proyek lain mengenai sanitasi memang sudah banyak berjalan. Salah satunya adalah proyek London School of Hygiene dan Tropical Medicine yang menggunakan larva lalat hitam di dalam kakus untuk memproses limbah dan menghasilkan pakan ternak kualitas tinggi yang ramah lingkungan dengan biaya satu sen atau 100 rupiah per hari.
Proyek larva lalat ini telah diuji di Cape Town, Afrika Selatan. Saat ini para penemunya sedang menawarkan teknologi ini kepada para pengusaha dari Haiti, Sudan, Kenya dan Ghana yang terarik mengadopsi teknologi tersebut.
"Akhirnya produk tersebut akan terlihat seperti peralatan dengan teknologi yang sangat rendah, tapi ada banyak ilmu di balik itu," kata Walter Gibson, ahli biokimia medis yang ikut mengembangkan toilet larva lalat.
(pah/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 14:08 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
ABG Rela Diajak Nikah Dini, Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Jumat, 24/05/2013 11:30 WIB
Mengenal Ai Hasegawa, Wanita yang Ingin Melahirkan Hiu
-
Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Marak Nikah Dini dan Seks Pranikah, Kehamilan Usia Remaja Meningkat
-
Jumat, 24/05/2013 13:15 WIB
Bagaimana Menghilangkan Flek Hitam di Wajah?
-
Jumat, 24/05/2013 16:07 WIB
5 Karakteristik Nyeleneh yang Dimiliki Orang Jenius
-
11 Komentar
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

