Viagra versi Herbal Kandungannya Sulit Dideteksi

Linda Mayasari - detikHealth
Kamis, 16/08/2012 18:55 WIB
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Berhati-hatilah jika akan menggunakan produk yang mengklaim sebagai bentuk alami dari viagra. Suplemen herbal biasanya tidak memiliki standar yang sama dengan obat resep atau obat yang dapat dibeli di apotek, sehingga sulit untuk mengetahui suplemen mana yang aman.

Seperti dilansir MayoClinic, Kamis (16/8/12), jenis viagra yang seringkali diresepkan oleh dokter untuk mengobati disfungsi ereksi adalah sildenafil. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan aliran darah ke penis sehingga gairah seksual juga meningkat.

Tapi kini banyak sekali viagra herbal yang beredar di pasaran sebagai alternatif yang lebih murah dari sildenafil dan tersedia tanpa resep. Beberapa dari produk viagra herbal memang mengandung zat yang meningkatkan aliran darah dengan relaksasi dinding pembuluh darah.

Namun, tidak satupun dari viagra herbal yang berfokus pada pembuluh darah di penis, seperti halnya viagra yang diresepkan oleh dokter.

Akibatnya, suplemen yang disebut dengan viagra herbal dapat menyebabkan tekanan darah sangat rendah pada beberapa pria, terutama pria yang memakai obat nitrat untuk masalah jantung.

Alasan lain untuk mewaspadai penggunaan viagra herbal adalah bahwa Anda tidak bisa memastikan apa yang terkandung di dalamnya.

Beberapa produk viagra herbal telah ditarik dari pasar karena mengandung obat resep. Akan sangat berbahaya jika Anda mengambil suplemen ini tanpa mengetahui jumlah kandungan obat resep atau bahan lainnya.

Beberapa solusi alami yang mungkin dapat menjadi alternatif untuk mengurangi disfungsi ereksi adalah ginseng, ginkgo, L-arginin dan yohimbe. Namun, masih diperlukan bukti-bukti lebih banyak mengenai seberapa efektif cara kerjanya. Sebagai contoh, yohimbe dapat berinteraksi dengan obat resep dan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.

Pria perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika mengalami disfungsi ereksi untuk memastikan bahwa disfungsi ereksi disebabkan oleh masalah kesehatan yang mendasarinya atau bukan efek samping dari obat-obat lain.

Sebelum menggunakan obat herbal atau suplemen yang dipercaya dapat mengatasi disfungsi ereksi, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan obat herbal tersebut aman untuk digunakan.

(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit