Bayi Hebat, Kalahkan Kista yang Besarnya Seukuran Melon
Sabtu, 18/08/2012 14:00 WIB
Mia Molyneux (dok: Dailymail)
Berita Lainnya
Manusia dengan 9 Nyawa, Bertahan Hidup Meski Diserang Penyakit Mematikan
Bocah 4 Tahun Ini Harus Minum 20 Liter Air Tiap Hari untuk Bertahan Hidup
Sudah 10 Kali Operasi, Wajah Masih 'Amburadul' Akibat Disuntik Minyak Goreng
Tak Naik Pesawat Tapi Wanita Ini Mabuk Udara Permanen Selama 8 Tahun
Sempat Berhenti Napas 30 Menit, Bayi Ini Selamat karena Cooling Bag
Jakarta, Bayi ini lahir dengan kista di wajah yang berukuran sebesar melon. Beruntung dokter berhasil mengangkat tumor tersebut meski ia harus menerima tranfusi darah sebanyak 45 liter.
Mia Molyneux lahir dengan kista besar di sisi wajahnya, bahkan ukurannya lebih besar dari kepalanya sendiri. Ahli bedah berjuang untuk mengangkat pertumbuhan kista ini melalui operasi melelahkan selama 9 jam yang membuatnya butuh transfusi darah sebanyak 45 liter.
"Saya benar-benar ketakutan ketika ada sesuatu yang salah dengan Mia. Para dokter mendesak saya untuk mengakhiri kehamilan karena takut Mia mengalami kecacatan, tapi saya benar-benar menolak," ujar ibunya Michaela (20 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (18/8/2012).
Dokter menyadari ada sesuatu yang salah dengan kehamilan Michaela setelah hasil scan USG menunjukkan ada pembengkakan yang sangat besar di wajah bayi yang dikandung. Saat usia kehamilan 36 minggu, Michaela melakukan scan MRI dan diketahui Mia memiliki kombinasi venous-lymphatic malformation.

Ketika pembuluh darah ini berkembang tidak normal maka bisa menyebabkan pembengkakan lokal, serta terkadang pembuluh darah ini berkembang abnormal di daerah yang sama.
Operasi caesar pun akhirnya dipilih karena persalinan normal terlalu berbahaya. Dokter melakukan prosedur berisiko yang mana memasukkan ventilator ke tenggorokan Mia sebelum tali pusat dipotong untuk membantunya bernapas.
Saat itu ada 18 dokter dan perawat yang ikut di dalam ruang operasi. Dia terpaksa dilarikan ke unit perawatan intensif akibat masalah di paru-parunya setelah lahir. Ketika Mia berusia 6 hari, ahli bedah memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan kista.
Dokter bedah menjelaskan ada risiko kista ini pecah dan mereka tidak mampu mengontrolnya. Jika hal itu terjadi, maka tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk menolongnya.
"Saya merasa khawatir, tapi saya tahu bahwa dia berada di tangan para profesional dan paling aman. Mia mengalami pendarahan beberapa kali, tapi beruntung mereka bisa menghentikannya," ujar Michaela.
Setelah melakukan operasi selama 9 jam, Mia akhirnya keluar dari ruang operasi dan mulai melakukan pemulihan. Setelah operasi Mia terus dirawat oleh tim intensive care beberapa waktu sebelum akhirnya bisa dipindahkan ke bangsal bedah saraf.
"Ini adalah kasus yang sangat sulit dan langka dengan kondisi Mia yang sudah kritis. Risiko perdarahan juga menjadi tantangan, tapi beruntung kami bisa melakukannya dengan lesi yang sangat halus," ujar Dr Adam Donne, dokter bedah THT anak yang ikut operasi dari Alder Hey Children's Hospital.
Dr Donne menuturkan nantinya Mia membutuhkan operasi lebih lanjut, namun semua tim merasa senang dengan kemajuan yang sudah dimilikinya saat ini. Ini adalah contoh yang indah mengenai kerjasama yang baik untuk menyelamatkan nyawa bayi yang baru lahir.
Kini Mia telah berusia 20 minggu dan sudah kembali ke rumah keluarganya, ia pun tumbuh seperti balita normal pada umumnya. Orangtuanya pun merasa bangga dengan perjuangan Mia untuk bertahan hidup.
(ver/ir)
Mia Molyneux lahir dengan kista besar di sisi wajahnya, bahkan ukurannya lebih besar dari kepalanya sendiri. Ahli bedah berjuang untuk mengangkat pertumbuhan kista ini melalui operasi melelahkan selama 9 jam yang membuatnya butuh transfusi darah sebanyak 45 liter.
"Saya benar-benar ketakutan ketika ada sesuatu yang salah dengan Mia. Para dokter mendesak saya untuk mengakhiri kehamilan karena takut Mia mengalami kecacatan, tapi saya benar-benar menolak," ujar ibunya Michaela (20 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (18/8/2012).
Dokter menyadari ada sesuatu yang salah dengan kehamilan Michaela setelah hasil scan USG menunjukkan ada pembengkakan yang sangat besar di wajah bayi yang dikandung. Saat usia kehamilan 36 minggu, Michaela melakukan scan MRI dan diketahui Mia memiliki kombinasi venous-lymphatic malformation.

Operasi caesar pun akhirnya dipilih karena persalinan normal terlalu berbahaya. Dokter melakukan prosedur berisiko yang mana memasukkan ventilator ke tenggorokan Mia sebelum tali pusat dipotong untuk membantunya bernapas.
Saat itu ada 18 dokter dan perawat yang ikut di dalam ruang operasi. Dia terpaksa dilarikan ke unit perawatan intensif akibat masalah di paru-parunya setelah lahir. Ketika Mia berusia 6 hari, ahli bedah memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan kista.
Dokter bedah menjelaskan ada risiko kista ini pecah dan mereka tidak mampu mengontrolnya. Jika hal itu terjadi, maka tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk menolongnya.
"Saya merasa khawatir, tapi saya tahu bahwa dia berada di tangan para profesional dan paling aman. Mia mengalami pendarahan beberapa kali, tapi beruntung mereka bisa menghentikannya," ujar Michaela.
Setelah melakukan operasi selama 9 jam, Mia akhirnya keluar dari ruang operasi dan mulai melakukan pemulihan. Setelah operasi Mia terus dirawat oleh tim intensive care beberapa waktu sebelum akhirnya bisa dipindahkan ke bangsal bedah saraf.
"Ini adalah kasus yang sangat sulit dan langka dengan kondisi Mia yang sudah kritis. Risiko perdarahan juga menjadi tantangan, tapi beruntung kami bisa melakukannya dengan lesi yang sangat halus," ujar Dr Adam Donne, dokter bedah THT anak yang ikut operasi dari Alder Hey Children's Hospital.
Dr Donne menuturkan nantinya Mia membutuhkan operasi lebih lanjut, namun semua tim merasa senang dengan kemajuan yang sudah dimilikinya saat ini. Ini adalah contoh yang indah mengenai kerjasama yang baik untuk menyelamatkan nyawa bayi yang baru lahir.
Kini Mia telah berusia 20 minggu dan sudah kembali ke rumah keluarganya, ia pun tumbuh seperti balita normal pada umumnya. Orangtuanya pun merasa bangga dengan perjuangan Mia untuk bertahan hidup.
(ver/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
10 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

