Banyak Mitos di Balik Orgasme Wanita
Rabu, 29/08/2012 20:03 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Orgasme terjadi akibat kontraksi otot yang dikombinasikan dengan peningkatan tekanan darah di dalam tubuh akibat adanya sensasi 'kenikmatan' yang intens saat berhubungan seksual.
Mungkin sudah banyak informasi tentang mitos dan rahasia orgasme wanita dari berbagai media seperti buku, artikel di majalah dan surat kabar hingga blog. Namun karena saking banyaknya, seringkali info-info ini justru membuat Anda kebingungan.
Agar Anda tak lagi kebingungan, Dr. A. Chakravarthy, konsultan kesehatan seksual dan reproduksi dari International Association of Sexual Medicine berupaya memaparkan 5 mitos berikut fakta di balik mitos-mitos tentang orgasme pada wanita itu seperti dikutip dari timesofindia, Rabu (28/8/2012) di bawah ini.
Mitos 1: Wanita hanya dapat mencapai orgasme melalui hubungan seksual
Fakta: Hanya 1 dari 3 wanita yang dapat mencapai orgasme secara rutin dari hubungan seksual, namun ada juga wanita yang mendapatkan orgasme lewat hubungan seksual meski sebenarnya dibutuhkan usaha ekstra untuk membangkitkan gairahnya.
Beberapa studi terbaru juga menunjukkan bahwa orgasme merupakan klimaks seksual, tak peduli bagaimanapun cara untuk mendapatkannya. Namun bagaimanapun cara seorang wanita mencapai orgasme tak ada kaitannya dengan kesehatan mental atau kedewasaan emosionalnya.
Mitos 2: Kurangnya kemampuan untuk mencapai orgasme menunjukkan ada yang salah dengan si wanita ataupun pasangannya.
Fakta: Wanita yang mampu mencapai orgasme di masa lalu namun tak bisa lagi melakukannya saat ini mungkin memiliki sejumlah gangguan kesehatan atau memperoleh efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu. Tapi bisa jadi wanita yang tak pernah berhasil mendapatkannya semata karena tak menyadari apa yang mereka perlukan untuk bisa mencapai orgasme.
Mitos 3: Rangsangan terhadap klitoris atau G-spot selama 5 menit dapat menghasilkan orgasme, jika lebih dari 5 menit maka wanita takkan berpeluang mencapai orgasme
Fakta: Meski banyak cara yang dapat dilakukan pasangan untuk membantu wanita mencapai orgasme, pada akhirnya si wanitalah yang dapat menentukan apakah hubungan seksual itu memunculkan 'kenikmatan' tersendiri baginya atau tidak agar ia dapat mencapai klimaks yang diinginkan kedua pihak.
Dalam hal ini, komunikasi antarpasangan juga penting. Hal ini bergantung pada si wanita untuk dapat berbicara dengan pasangan tentang apa yang diinginkannya agar dapat mencapai orgasme.
Mitos 4: Gen berdampak langsung terhadap orgasme wanita
Fakta: Sebuah studi tentang orgasme yang didasarkan pada partisipan kembar memperlihatkan bahwa frekuensi orgasme itu juga dipengaruhi oleh gen yang diperoleh secara turun-temurun namun sebenarnya komponen ini tergolong ringan atau tak memberikan efek yang signifikan.
Mitos 5: Hanya sedikit wanita yang tak mampu mencapai orgasme
Fakta: Sekitar 10 persen wanita tak mempunyai kemampuan untuk mencapai klimaks saat berhubungan seksual. Ketidakmampuan ini biasa disebut dengan anorgasmia namun kondisinya bisa saja primer atau sekunder.
Pada anorgasmia primer, wanita yang menderita kondisi ini takkan pernah mampu mencapai orgasme dengan cara apapun sedangkan pada penderita anorgasmia sekunder, orgasmenya hanya dapat dirasakan pada saat-saat tertentu atau situasional (orgasme ini mungkin dapat dirasakan pada foreplay namun saat penetrasi, orgasmenya justru tak muncul).
(ir/ir)
Mungkin sudah banyak informasi tentang mitos dan rahasia orgasme wanita dari berbagai media seperti buku, artikel di majalah dan surat kabar hingga blog. Namun karena saking banyaknya, seringkali info-info ini justru membuat Anda kebingungan.
Agar Anda tak lagi kebingungan, Dr. A. Chakravarthy, konsultan kesehatan seksual dan reproduksi dari International Association of Sexual Medicine berupaya memaparkan 5 mitos berikut fakta di balik mitos-mitos tentang orgasme pada wanita itu seperti dikutip dari timesofindia, Rabu (28/8/2012) di bawah ini.
Mitos 1: Wanita hanya dapat mencapai orgasme melalui hubungan seksual
Fakta: Hanya 1 dari 3 wanita yang dapat mencapai orgasme secara rutin dari hubungan seksual, namun ada juga wanita yang mendapatkan orgasme lewat hubungan seksual meski sebenarnya dibutuhkan usaha ekstra untuk membangkitkan gairahnya.
Beberapa studi terbaru juga menunjukkan bahwa orgasme merupakan klimaks seksual, tak peduli bagaimanapun cara untuk mendapatkannya. Namun bagaimanapun cara seorang wanita mencapai orgasme tak ada kaitannya dengan kesehatan mental atau kedewasaan emosionalnya.
Mitos 2: Kurangnya kemampuan untuk mencapai orgasme menunjukkan ada yang salah dengan si wanita ataupun pasangannya.
Fakta: Wanita yang mampu mencapai orgasme di masa lalu namun tak bisa lagi melakukannya saat ini mungkin memiliki sejumlah gangguan kesehatan atau memperoleh efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu. Tapi bisa jadi wanita yang tak pernah berhasil mendapatkannya semata karena tak menyadari apa yang mereka perlukan untuk bisa mencapai orgasme.
Mitos 3: Rangsangan terhadap klitoris atau G-spot selama 5 menit dapat menghasilkan orgasme, jika lebih dari 5 menit maka wanita takkan berpeluang mencapai orgasme
Fakta: Meski banyak cara yang dapat dilakukan pasangan untuk membantu wanita mencapai orgasme, pada akhirnya si wanitalah yang dapat menentukan apakah hubungan seksual itu memunculkan 'kenikmatan' tersendiri baginya atau tidak agar ia dapat mencapai klimaks yang diinginkan kedua pihak.
Dalam hal ini, komunikasi antarpasangan juga penting. Hal ini bergantung pada si wanita untuk dapat berbicara dengan pasangan tentang apa yang diinginkannya agar dapat mencapai orgasme.
Mitos 4: Gen berdampak langsung terhadap orgasme wanita
Fakta: Sebuah studi tentang orgasme yang didasarkan pada partisipan kembar memperlihatkan bahwa frekuensi orgasme itu juga dipengaruhi oleh gen yang diperoleh secara turun-temurun namun sebenarnya komponen ini tergolong ringan atau tak memberikan efek yang signifikan.
Mitos 5: Hanya sedikit wanita yang tak mampu mencapai orgasme
Fakta: Sekitar 10 persen wanita tak mempunyai kemampuan untuk mencapai klimaks saat berhubungan seksual. Ketidakmampuan ini biasa disebut dengan anorgasmia namun kondisinya bisa saja primer atau sekunder.
Pada anorgasmia primer, wanita yang menderita kondisi ini takkan pernah mampu mencapai orgasme dengan cara apapun sedangkan pada penderita anorgasmia sekunder, orgasmenya hanya dapat dirasakan pada saat-saat tertentu atau situasional (orgasme ini mungkin dapat dirasakan pada foreplay namun saat penetrasi, orgasmenya justru tak muncul).
(ir/ir)
Baca Juga
- Sehari Bisa Orgasme 100 Kali Gara-gara Jatuh dari Tangga
- Yang 'Manis-manis' Kadang Justru Bikin Susah Orgasme
- Mimpi Basah 3 Kali Seminggu Masih Normal Asal Tidak Pusing
- Pilih Mana, Sesaat Hilang Ingatan atau Susah Orgasme?
- Riwayat Seks Wanita Bisa Dilihat dari Cara Jalannya
- Pakai Jeans Ketat Hambat Kemampuan Orgasme?
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 15:38 WIB
Mau Cari Apartemen? Tinggal di Lantai 8 ke Atas Lebih Panjang Umur
-
Kamis,23/05/2013 14:33 WIB
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
-
Kamis,23/05/2013 14:06 WIB
Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur
-
Kamis,23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Kamis,23/05/2013 13:19 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis,23/05/2013 13:02 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 12:55 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Kamis, 23/05/2013 14:33 WIB
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
-
Kamis, 23/05/2013 11:49 WIB
Jantung Terasa Ditusuk Ternyata Bocor Halus, Berbahayakah?
-
Kamis, 23/05/2013 12:13 WIB
Mana yang Lebih Bagus, Sarapan Oatmeal atau Buah-buahan?
-
Kamis, 23/05/2013 14:06 WIB
Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur
-
Kamis, 23/05/2013 10:28 WIB
Lupakan Obat, Sakit Kepala Bisa Dikontrol dengan Pikiran! Begini Caranya
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 07:21 WIB
4 Alasan Mengapa Orang Dewasa Harus Imunisasi
-
Kamis, 23/05/2013 07:06 WIB
Tak Hanya Diabetes, Penyakit-penyakit Ini Juga Bisa Bikin Pria Impoten
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

