detikhealth

Mengapa Orang Sering Tertidur Saat Dengar Pidato?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 03/09/2012 11:53 WIB
Mengapa Orang Sering Tertidur Saat Dengar Pidato?Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Rasanya pasti tidak menyenangkan ketika sedang asyik berpidato, hadirin yang seharusnya menyimak justru tertidur. Ada banyak faktor yang membuat orang bisa tertidur saat mendengar pidato, tidak melulu karena bosan maupun kelelahan.

Yang jelas, seseorang bisa tertidur karena mengantuk. Umumnya orang akan mengantuk ketika merasa bosan dan kehilangan fokus, namun rasa kantuk pada saat-saat seperti ini biasanya lebih mudah dicegah dibandingkan rasa kantuk akibat kelelahan atau faktor fisik lainnya.

Selain karena bosan, rasa kantuk yang berlebihan juga bisa dipicu oleh stres, depresi dan rasa gelisah. Seperti dikutip dari NY Times, Senin (3/9/2012), faktor-faktor psikis tersebut bisa memicu apati atau ketidakpedulian yang merupakan penyebab rasa kantuk.

Dalam kondisi ini, tubuh kadang tidak benar-benar ingin tidur karena tidak sedang kelelahan secara fisik. Karena itu, rasa kantuk karena faktor psikis lebih mudah diatasi contohnya dengan memainkan ponsel agar tidak bosan. Dari sisi orang yang berpidato, materi dan cara penyampaian juga bisa dibuat lebih menarik agar orang tidak tertidur.

Selain faktor psikis, penyebab rasa kantuk juga bisa berupa faktor fisik yang lebih sulit dihindari, contohnya sebagai berikut.

1. Kelelahan
Meski sama sama bikin orang tertidur, mengantuk (drowsiness) tidak selalu sama dengan kelelahan (fatigue). Mengantuk adalah perasaan ingin tidur dengan berbagai penyebabnya, sedangkan kelelahan lebih spesifik karena kekurangan energi dan motivasi.

2. Anemia
Anemia atau kekuarangan sel darah merah membuat suplai oksigen ke otak tidak maksimal, sehingga cepat lelah dan gampang mengantuk. Cara mengatasinya tidak bisa dilakukan jangka pendek, karena butuh asupan zat besi yang lebih banyak.

3. Gangguan tidur
Insomnia atau tidak bisa tidur di malam hari dan sleep apnea atau penyumbatan saluran napas saat tidur adalah beberapa gangguan tidur yang membuat orang selalu mengantuk di siang hari. Kopi hanya bisa dijadikan solusi sementara untuk mengusir kantuk, sedangkan solusi jangka panjang adalah mengatasi gangguan tidur tersebut.

4. Gangguan tiroid
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) maupun kurang aktif (hipotoriodisme) sama-sama bisa memicu rasa kantuk yang berlebihan.

5. Diabetes
Mengatuk tanpa sebab yang jelas merupakan salah satu gejala diabetes yang sering terabaikan. Rasa kantuk muncul karena setelah makan, tubuh menghasilkan insulin yang terlalu banyak dan membuat gula darah turun drastis (hipoglikemia).

6. Efek samping obat
Beberapa jenis obat seperti antidepresi dan obat batuk yang mengandung antialergi memiliki efek samping mengantuk. Memang di dalam labelnya, pasien hanya dilarang mengemudi saat mengonsumsi obat-obat ini dan tidak ada larangan untuk mendengarkan pidato.

(up/ir)


Punya pengalaman menarik seputar diet ? Kirimkan disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit