BPOM: Waspadai Jamu yang Sekali Minum Langsung Manjur

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 06/09/2012 12:23 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Ada beberapa produsen atau tukang jamu yang nakal menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) agar efeknya makin manjur. Seharusnya efek jamu hanya muncul saat diminum rutin, kalau sekali minum langsung sembuh justru harus waspada.

"Waspadai jamu yang sekali minum langsung manjur. Kita nggak mau nuduh, tetapi ada kemungkinan itu dicampur BKO. Laporkan ke BPOM," pesan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplementer BPOM, Drs Bahdar Johan, MPharm, dalam talkshow di BPOM, Kamis (6/9/2012).

Bahdar mengakui, beberapa jenis bahan obat sering ditambahkan dalam jamu untuk membuat efeknya lebih cepat terasa. Penambahan ini jelas tidak diperbolehkan karena bisa membahayakan konsumen dan termasuk pelanggaran kalau sampai dilakukan.

Salah satu bahan kimia obat yang sering ditambahkan menurut Bahdar adalah dexamethasone. Bahan yang merupakan obat antiradang ini sering ditambahkan dalam jamu pegel linu, agar efeknya bisa dirasakan secara instant misalnya hanya dalam sekali minum.

"Orang zaman sekarang kan memang sukanya yang instant. Pegal-pegal, hari ini ada rapat dan harus sembuh sekarang juga. Minum jamu yang dicampur BKO seperti itu bisa langsung sembuh dalam sekali minum," lanjur Bahdar.

Meski efeknya cepat terasa, efek sampingnya juga tidak kalah berbahaya. Dexamethasone merupakan obat yang sangat dibatasi penggunaannya, sebab kalau berlebihan lama-lama bisa memicu pembengkakan dan efek moon face atau wajah membulat seperti bulan purnama.

Selain jamu pegel linu, bahan kimia obat juga sering ditambahkan pada obat pelangsing. Diakui oleh Bahdar, jamu pelangsing yang dicampur bahan kimia obat selama ini paling banyak dilaporkan memicu efek samping yang tidak diharapkan pada konsumen yang meminumnya.

(up/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit