Konsultasi Kesehatan Bersama
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua Komunitas Studi Perilaku Seksual, anggota Asosiasi Seksologi Indonesia. Pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, UI.
Istri Punya Banyak Syarat Jika Diajak Bercinta
Senin, 10/09/2012 13:38 WIB
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Dear Mbak Zoya, saya menikah sekitar 10 tahun lalu dan punya 2 anak. Sejak lahir anak kedua hubungan seks dengan istri agak sedikit masalah. Istri jadi tidak begitu semangat kalau diajak hubungan intim, kalaupun mau istri memberikan syarat yang harus dikerjakan oleh saya.
Karena kebanyakan syarat tersebut tidak sesuai dengan hati, sebab syarat tersebut seolah-olah saya dijajah oleh istri yang ingin sekali menjadi kepala keluarga (analisa saya).
Pada waktu hubungan intim, istri sangat bergairah tetapi istri tidak mau melakukan variasi seks yang saya minta, hanya mau MOT (Man On Top).
Pertanyaan saya :
1. Bagaimana cara agar istri kembali sebagai ibu rumah tangga?
2. Bagaimana cara menghilangkan sifat istri yang seolah-olah menjadi raja bukan ratu dalam rumah tangga?
3. Bagaimana cara istri agar mau mencoba variasi seks? Sekian dan terimakasih
Wage (Pria Menikah, 33 Tahun), cruXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 165 Cm dan Berat Badan 56 Kg
Jawaban
Kepada Saudara Wage, sebenarnya yang mengganggu Anda itu kan adalah persyaratan istri Anda. Persyaratan istri Anda itu membuat Anda merasa dijajah tetapi sebenarnya ketika Anda mengatakan istri harus menjadi ibu rumah tangga, istri harus menjadi ratu dalam rumah tangga, Anda sudah mendegradasi istri Anda dan menurut saya itu over analysis, Anda terlalu banyak berpikir sih.
Pada dasarnya karena Anda senang sekali berpikir, coba deh Anda pikirkan kira-kira syarat-syarat yang diberikan istri Anda itu apakah benar untuk membuat Anda merasa rendah, yang membuat posisi Anda menjadi lebih rendah daripada seorang kepala keluarga.
Saya yakin istri Anda sebenarnya sedang kurang nyaman sehingga dia butuh memberikan banyak persyaratan untuk membuat dia nyaman bukan untuk merendahkan Anda sebagai kepala keluarga.
Jadi jangan berpikir negatif dulu, biasanya kalau setelah punya anak apalagi dua, perempuan itu sangat-sangat mudah sekali merasa tidak nyaman terhadap tubuhnya. Ketidaknyamanan terhadap tubuhnya itu akibatnya kadang perempuan suka aneh-aneh, ngasih syarat lah pada suami begini begitu, alasan lah sibuk, alasan lah mengurusi anak.
Padahal sebenarnya karena kalau making love, dia perlu tahu apakah dia itu masih cukup seksi buat suaminya. Jadi yang Anda lakukan bukan sibuk menurunkan degradasi istri Anda sebagai ibu rumah tangga lah, Anda memberi label sebagai ratu lah, seolah-olah dia warganegara kelas dua.
Tapi yang perlu Anda lakukan justru meyakinkan istri Anda bahwa dia itu layak dicintai dan Anda masih bergairah kepadanya secara seksual. Itu akan membantu istri Anda untuk bergairah lagi bahkan mencoba sekian banyak variasi seks apapun yang Anda mau.
Perempuan itu hanya butuh afirmasi kok sebenarnya, dia butuh tahu bahwa dia itu dicintai dan dia itu diinginkan oleh pasangannya. Jadi daripada Anda sibuk marah-marah, menganalisa bahwa Anda itu merasa direndahkan oleh istri padahal saya yakin istri Anda cuma lagi insecure saja sama badannya.
Jadi terus katakan pada istri mengapa Anda mencintai dia dan apa yang Anda lihat dari dia yang membuat Anda tertarik secara seksual. Dimana dan bagaimana dia bisa seksi dengan baju mana yang dia gunakan, cara dia bercanda dengan Anda, apa yang membuat Anda bisa melihat dia seksi, itulah yang harus terus Anda katakan.
Saya yakin kalau Anda rajin-rajin mengatakannya pada istri Anda, variasi seks apapun yang Anda minta atau bahkan inisiatif seks malah bahkan akan diberikan sama istri Anda tanpa Anda minta sekalipun. Good luck Pak Wage.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual dan juga merupakan anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(ver/ir)
Karena kebanyakan syarat tersebut tidak sesuai dengan hati, sebab syarat tersebut seolah-olah saya dijajah oleh istri yang ingin sekali menjadi kepala keluarga (analisa saya).
Pada waktu hubungan intim, istri sangat bergairah tetapi istri tidak mau melakukan variasi seks yang saya minta, hanya mau MOT (Man On Top).
Pertanyaan saya :
1. Bagaimana cara agar istri kembali sebagai ibu rumah tangga?
2. Bagaimana cara menghilangkan sifat istri yang seolah-olah menjadi raja bukan ratu dalam rumah tangga?
3. Bagaimana cara istri agar mau mencoba variasi seks? Sekian dan terimakasih
Wage (Pria Menikah, 33 Tahun), cruXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 165 Cm dan Berat Badan 56 Kg
Jawaban
Kepada Saudara Wage, sebenarnya yang mengganggu Anda itu kan adalah persyaratan istri Anda. Persyaratan istri Anda itu membuat Anda merasa dijajah tetapi sebenarnya ketika Anda mengatakan istri harus menjadi ibu rumah tangga, istri harus menjadi ratu dalam rumah tangga, Anda sudah mendegradasi istri Anda dan menurut saya itu over analysis, Anda terlalu banyak berpikir sih.
Pada dasarnya karena Anda senang sekali berpikir, coba deh Anda pikirkan kira-kira syarat-syarat yang diberikan istri Anda itu apakah benar untuk membuat Anda merasa rendah, yang membuat posisi Anda menjadi lebih rendah daripada seorang kepala keluarga.
Saya yakin istri Anda sebenarnya sedang kurang nyaman sehingga dia butuh memberikan banyak persyaratan untuk membuat dia nyaman bukan untuk merendahkan Anda sebagai kepala keluarga.
Jadi jangan berpikir negatif dulu, biasanya kalau setelah punya anak apalagi dua, perempuan itu sangat-sangat mudah sekali merasa tidak nyaman terhadap tubuhnya. Ketidaknyamanan terhadap tubuhnya itu akibatnya kadang perempuan suka aneh-aneh, ngasih syarat lah pada suami begini begitu, alasan lah sibuk, alasan lah mengurusi anak.
Padahal sebenarnya karena kalau making love, dia perlu tahu apakah dia itu masih cukup seksi buat suaminya. Jadi yang Anda lakukan bukan sibuk menurunkan degradasi istri Anda sebagai ibu rumah tangga lah, Anda memberi label sebagai ratu lah, seolah-olah dia warganegara kelas dua.
Tapi yang perlu Anda lakukan justru meyakinkan istri Anda bahwa dia itu layak dicintai dan Anda masih bergairah kepadanya secara seksual. Itu akan membantu istri Anda untuk bergairah lagi bahkan mencoba sekian banyak variasi seks apapun yang Anda mau.
Perempuan itu hanya butuh afirmasi kok sebenarnya, dia butuh tahu bahwa dia itu dicintai dan dia itu diinginkan oleh pasangannya. Jadi daripada Anda sibuk marah-marah, menganalisa bahwa Anda itu merasa direndahkan oleh istri padahal saya yakin istri Anda cuma lagi insecure saja sama badannya.
Jadi terus katakan pada istri mengapa Anda mencintai dia dan apa yang Anda lihat dari dia yang membuat Anda tertarik secara seksual. Dimana dan bagaimana dia bisa seksi dengan baju mana yang dia gunakan, cara dia bercanda dengan Anda, apa yang membuat Anda bisa melihat dia seksi, itulah yang harus terus Anda katakan.
Saya yakin kalau Anda rajin-rajin mengatakannya pada istri Anda, variasi seks apapun yang Anda minta atau bahkan inisiatif seks malah bahkan akan diberikan sama istri Anda tanpa Anda minta sekalipun. Good luck Pak Wage.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual dan juga merupakan anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(ver/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Minggu,26/05/2013 13:05 WIB
Malu-malu, Pengunjung CFD Relakan Rokoknya Ditukar Susu
-
Minggu,26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Minggu,26/05/2013 11:46 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Minggu,26/05/2013 10:01 WIB
Keren, Pria Ini Jalani Operasi Otak Sambil Menggenjreng Gitar
-
Minggu,26/05/2013 08:15 WIB
Agar Daya Ingat Makin Tajam, Jangan Lupa Sarapan Sebelum Olahraga
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Minggu, 26/05/2013 09:51 WIB
Keren, Pria Ini Jalani Operasi Otak Sambil Menggenjreng Gitar
-
Minggu, 26/05/2013 11:39 WIB
YLKI: 70 Juta Rakyat Indonesia Merokok karena Pengaruh Iklan
-
Minggu, 26/05/2013 12:38 WIB
Aksi Damai "Anti Rokok" Warnai Car Free Day
-
Minggu, 26/05/2013 08:28 WIB
Agar Daya Ingat Makin Tajam, Jangan Lupa Sarapan Sebelum Olahraga
-
Sabtu, 25/05/2013 16:03 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
12 Komentar
-
12 Komentar
-
11 Komentar
-
9 Komentar
-
8 Komentar
-
8 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda









_7.gif)

