Diet Ini Cegah Ibu Hamil Agar Tak Kelebihan Berat Badan
Sabtu, 15/09/2012 13:56 WIB
(Foto: Thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Secara alami perempuan yang tengah hamil akan mengalami kenaikan berat badan seiring dengan tumbuhnya janin di dalam kandungan. Tapi berat badan yang bertambah ini sebaiknya tidak berlebihan.
Sebuah studi baru dari Irlandia menemukan ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat sehingga mengurangi risiko kenaikan berat badan yang terlalu banyak selama kehamilan.
Dalam studi ini sekitar 48 persen perempuan yang mempertahankan pola makan sebelumnya justru mengalami kenaikan berat badan melebihi yang direkomendasikan. Sedangkan 38 persen perempuan yang beralih ke diet rendah indeks glikemik (GI) tak mengalami kelebihan berat badan.
Hal ini karena gula dalam makanan tersebut dirilis secara perlahan ke dalam aliran darah, misalnya biji-bijian, roti gandum dan beras merah yang memiliki indeks glikemik lebih rendah dari beras atau roti putih.
Para peneliti mengungkapkan berat badan berlebih saat kehamilan dikaitkan dengan risiko melahirkan melalui operasi caesar, mengalami diabetes kehamilan (diabetes egstational) dan kecenderungan lebih tinggi untuk obesitas di kemudian hari, seperti dikutip dari Livescience, Sabtu (15/9/2012).
Studi yang diterbitkan dalam edisi September di British Medical Journal ini melibatkan 800 perempuan dari National Maternity Hospital di Dublin. Diketahui perempuan yang beralih ke diet GI rendah cenderung tidak mengalami kenaikan berat badan berlebih.
Ibu yang sedang mengandung memang butuh kalori ekstra dari makanan yang kaya akan zat gizi untuk menunjang pertumbuhan janin. Tapi ibu hamil tak perlu memiliki pemikiran makan untuk berdua (eat for two).
Umumnya kenaikan berat badan yang normal selama kehamilan yaitu sekitar 12-15 kg, dan diharapkan ibu sudah memiliki berat badan yang sehat ketika di awal kehamilan untuk mencegah terjadinya obesitas.
(ver/ir)
Sebuah studi baru dari Irlandia menemukan ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat sehingga mengurangi risiko kenaikan berat badan yang terlalu banyak selama kehamilan.
Dalam studi ini sekitar 48 persen perempuan yang mempertahankan pola makan sebelumnya justru mengalami kenaikan berat badan melebihi yang direkomendasikan. Sedangkan 38 persen perempuan yang beralih ke diet rendah indeks glikemik (GI) tak mengalami kelebihan berat badan.
Hal ini karena gula dalam makanan tersebut dirilis secara perlahan ke dalam aliran darah, misalnya biji-bijian, roti gandum dan beras merah yang memiliki indeks glikemik lebih rendah dari beras atau roti putih.
Para peneliti mengungkapkan berat badan berlebih saat kehamilan dikaitkan dengan risiko melahirkan melalui operasi caesar, mengalami diabetes kehamilan (diabetes egstational) dan kecenderungan lebih tinggi untuk obesitas di kemudian hari, seperti dikutip dari Livescience, Sabtu (15/9/2012).
Studi yang diterbitkan dalam edisi September di British Medical Journal ini melibatkan 800 perempuan dari National Maternity Hospital di Dublin. Diketahui perempuan yang beralih ke diet GI rendah cenderung tidak mengalami kenaikan berat badan berlebih.
Ibu yang sedang mengandung memang butuh kalori ekstra dari makanan yang kaya akan zat gizi untuk menunjang pertumbuhan janin. Tapi ibu hamil tak perlu memiliki pemikiran makan untuk berdua (eat for two).
Umumnya kenaikan berat badan yang normal selama kehamilan yaitu sekitar 12-15 kg, dan diharapkan ibu sudah memiliki berat badan yang sehat ketika di awal kehamilan untuk mencegah terjadinya obesitas.
(ver/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Selasa,21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa,21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa,21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa,21/05/2013 18:28 WIB
Ini Alasan Mengapa PAUD Penting Bagi Perkembangan Anak
-
Selasa,21/05/2013 18:11 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
Selasa,21/05/2013 18:07 WIB
Sudah Kenal WC, Kini Warga Jemaras Cirebon Tak Perlu Singli
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Selasa, 21/05/2013 19:56 WIB
Hubungan Seks Antar Napi dan Kebiasaan Nyuntik Rawan Tularkan HIV
-
Selasa, 21/05/2013 20:10 WIB
Ingin Sering Bercinta? Catlah Kamar dengan Warna Karamel, Jangan Merah
-
Selasa, 21/05/2013 19:00 WIB
Lakukan Ritual Ini Agar Tidur Anda Lebih Lelap
-
Selasa, 21/05/2013 18:03 WIB
7 Tahun Menikah, Suami Tak Lagi Seperkasa Dulu
-
Selasa, 21/05/2013 18:28 WIB
Ini Alasan Mengapa PAUD Penting Bagi Perkembangan Anak
-
Selasa, 21/05/2013 17:28 WIB
Ada Rahasia Apa di Balik Tulisan Tangan?
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
-
Selasa, 21/05/2013 17:59 WIB
9 Cara Jitu Atasi Insomnia Saat PMS
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 16:07 WIB
7 Malapetaka Paling Horor yang Menyerang Kemaluan Pria
-
Senin, 20/05/2013 15:24 WIB
Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia Ada 1 Juta, Hanya 10% yang Berobat
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

