detikhealth

Diam-diam Pizza dan Burger Bisa Turunkan Kolesterol

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 18/09/2012 17:27 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Vitamin D diketahui dapat mengatasi berbagai gangguan kesehatan seperti depresi, penyakit jantung hingga cedera biasa tapi satu hal yang tak bisa dilakukannya adalah menurunkan kadar kolesterol. Padahal baik kekurangan vitamin D maupun kadar kolesterol yang tinggi sama-sama berakibat pada buruknya kesehatan jantung.

Oleh karena itu, sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology berupaya mengungkap efek pemberian vitamin D pada 151 partisipan yang mengalami kekurangan 'vitamin matahari' itu. Secara acak keseluruhan partisipan memperoleh suplemen vitamin D ataupun plasebo selama 8 minggu.

Secara khusus, partisipan yang diberi vitamin D menerima 50.000 IU suplemen vitamin D setiap minggunya atau 12 kali lebih banyak daripada jumlah suplemen yang direkomendasikan untuk setiap minggunya.

Namun setelah membandingkan kadar kolesterol partisipan sebelum dan sesudah menjalani percobaan, peneliti menemukan bahwa menambah asupan vitamin D atau mengobati kondisi defisiensi vitamin D seperti yang dilakukan peneliti ternyata tak mampu memperbaiki kadar kolesterol.

Lalu jika vitamin D tak mampu mengatasi tingginya kadar kolesterol, apa lagi yang bisa dilakukan? Tak perlu khawatir, seperti halnya dilansir dari menshealth, Selasa (18/9/2012), berikut ini adalah tiga makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol tanpa Anda duga sebelumnya.

1. Telur orak-arik
Banyak orang yang mengaitkan telur (terutama telur kuningnya) dengan kolesterol tinggi. Tapi menurut sebuah studi yang ditampilkan dalam Journal of Nutrition, makanan favorit untuk sarapan ini sebenarnya justru meningkatkan kadar kolesterol 'baik' (HDL), bukannya kolesterol 'jahat' (LDL).

Satu studi lain juga menemukan bahwa orang-orang yang kelebihan berat badan dan mencoba sarapan dengan dua telur utuh 5 hari setiap minggunya selama 8 minggu dilaporkan memiliki energi yang lebih tinggi dan kehilangan berat badan 65 persen lebih banyak daripada yang tidak sarapan dengan telur.Next

Halaman 1 2
(ir/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit