detikhealth

Buncit karena Lemak Visceral Tingkatkan Risiko Diabetes

Linda Mayasari - detikHealth
Kamis, 20/09/2012 12:06 WIB
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan salah satu faktor risiko terbesar diabetes tipe 2. Tetapi risiko tersebut terjadi pada penderita obesitas yang disebabkan oleh timbunan jenis lemak tertentu. Kurangi risiko diabetes dengan membakar jenis lemak tersebut!

"Tidak semua orang yang menderita obesitas berisiko tinggi terhadap diabetes, hal ini tergantung pada jenis lemak apa yang menyebabkan kegemukan," kata James de Lemos, MD, pemimpin studi dan profesor kedokteran internal di University of Texas Southwestern, seperti dilansir Prevention, Kamis (20/09/2012).

Obesitas bisa disebabkan oleh tumpukan lemak visceral, yaitu jenis lemak yang mengelilingi organ internal. Kelebihan lemak visceral di sekitar organ dalam biasanya ditandai dengan perut yang membuncit, atau disebut juga obesitas sentral.

Menurut sebuah studi baru di Journal of American Medical Association, jenis lemak ini diketahui berkontribusi terhadap peningkatan risiko diabetes.

Sebaliknya, orang yang kelebihan jenis lemak subkutan tidak memiliki risiko yang sama. Lemak subkutan adalah jenis lemak yang letaknya tepat di bawah kulit.

Para peneliti belum meyakini secara pasti mengapa penumpukan lemak visceral dapat meningkatkan risiko diabetes, namun de Lemos menduga bahwa hal ini disebabkan oleh secretes, senyawa lemak yang mempromosikan resistensi insulin penyebab diabetes.

Kabar baiknya, penumpukan lemak visceral ini tidak bersifat permanen dan dapat dminimalkan untuk menghindari obesitas dengan tujuan menurunkan risiko diabetes. Anda dapat membakar timbunan lemak visceral dengan cara sebagai berikut:Next

Halaman 1 2
(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit