Regina Tak Kapok Tertimpa Gapura Demi Indonesia Bebas Rokok
Jumat, 21/09/2012 10:34 WIB
Regina (dok: detikHealth)
Berita Lainnya
Depok, Di sebuah kamar asrama mahasiswa, seorang gadis tergolek lemah dengan leher diganjal neck-holder. Dia adalah Regina Simandjuntak, demonstran anti rokok yang cedera karena tertimpa baliho dan baru saja ditengok oleh Menteri Kesehatan.
Regina (17 tahun) merupakan salah seorang peserta aksi demonstrasi di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu siang (19/9/2012). Bersama 200-an mahasiswa dari UI, UIN dan UMJ, ia berdemo menentang konferensi World Tobacco Asia (WTA) yang tengah berlangsung di tempat tersebut.
Entah bagaimana awalnya, mendadak gapura dengan rangka alumunium berukuran 5x6 m yang ada di pintu masuk roboh dan menimpa kerumunan demonstran. Regina yang kebetulan menekuni salah satu cabang bela diri yakni karate, secara refleks berusaha melindungi teman-temannya.
Sekitar 6 orang terluka dalam insiden tersebut, 3 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit. Regina, yang masih berstatus mahasiswa baru (maba) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) mengalami cedera paling parah dan sempat diduga patah tulang.
"Hasil rontgen, ada indikasi retak di ruas ke-3 dan 4. Harus rawat inap karena perlu observasi," kata Tubagus Haryo, Ketua Koalisi Masyarakat Anti WTA (MATA) yang mengkoordinir aksi demo tersebut saat ditemui detikHealth di RSAL Mintoharjo, Bendungan Hilir Rabu malam.
Untungnya setelah diobservasi sepanjang malam di RSAL Mintoharjo lalu pindah ke RS Cipto Mangunkusumo, cedera yang dialaminya tidak mengkhawatirkan. Gadis asal Medan ini cuma butuh istirahat di asrama mahasiswa UI tempat ia mondok, untuk memulihkan memar di leher dan kakinya.
Saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik, sudah bisa diajak bicara meski sambil menahan sakit. Sambil sesekali membetulkan posisi neck-holder, gadis tomboi ini juga menceritakan soal ayahnya yang sebenarnya juga merokok, juga soal ibunya yang marah-marah karena dirinya ikut demo.
"Tidak Mas, tidak akan kapok. Karena saya memperjuangkan kesehatan rakyat," kata Regina mendadak berapi-api menanggapi pertanyaan detikHealth apakah kapok demo lagi setelah tertimpa gapura, saat ditemui di asramanya, seperti ditulis Jumat (21/9/2012).
Demo menentang konferensi WTA digelar atas kepedulian sejumlah organisasi mahasiswa khususnya bidang kesehatan terhadap ancaman bahaya rokok. Terselenggaranya konferensi para pengusaha rokok sedunia itu untuk yang kedua kalinya di Jakarta dianggap sebagai pelecehan terhadap Indonesia.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa mengatakan tidak rela Indonesia dijadikan 'asbak' dunia dengan dijadikan target pemasaran produk-produk rokok. Keberhasilan para mahasiswa membubarkan konferensi Rabu kemarin dinilai sebagai kemenangan meski diwarnai isiden gapura roboh.
"Kami melihat ini adalah langkah kemenangan yang cukup baik. Selanjutnya gerakan akan dilanjutkan untuk memperketat dan menegakkan aturan mengenai industri rokok," kata Azhar, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FKM UI yang juga terlibat dalam aksi tersebut.
Didukung Menteri Kesehatan
Aksi heroik para mahasiswa membubarkan konferensi WTA mendapat respons positif dari Menteri Kesehatan (Menkes), Dr Nafsiah Mboi, SpA. Di tengah kesibukannya yang begitu padat, Menkes menyempatkan diri untuk menjenguk Regina di kamar asramanya.
"Saya bangga, apalagi dia (Regina) perempuan, saya lebih bangga lagi. Ini menunjukkan bahwa kita lebih mencintai sehat daripada sakit," kata Menkes usai menjenguk Regina di asrama mahasiswa UI Depok, Kamis sore (20/9/2012).
Menkes menekankan bahwa bahaya rokok sangat besar, sangat ironis jika dibandingkan dengan keuntungan yang diraup industri rokok dari para perokok di Indonesia. Berdasarkan survei terbaru Global Adult Tobacco Survey 2011, Menkes mengingatkan bahwa 67 persen laki-laki Indonesia atau sekitar 65 juta adalah konsumen rokok.
Dampak buruk asap rokok tidak hanya ditanggung oleh para lelaki yang merokok, tetapi juga orang-orang di sekitarnya termasuk anak istri yang terpaksa menjadi perokok pasif. Pada anak-anak, riwayat menjadi perokok pasif sejak kecil juga memperbesar risiko kecanduan rokok saat dewasa.
Karena itu Menkes mengaku sangat mendukung perjuangan para mahasiswa untuk terus mengkampanyekan bahaya rokok. Kepada para menteri lain di kabinet, Menkes juga mengirim surat yang antara lain berisi imbauan untuk tidak menghadiri konferensi WTA.
Soal insiden gapura roboh, Menkes memperkirakan kondisi Regina sudah cukup bagus dan kemungkinan hanya butuh istirahat untuk memulihkan kondisinya.
"Saya sudah janji, kalau masih butuh pengobatan kita akan tanggung semua biayanya. Pasti, ini seorang pejuang," tegas Menkes.
(up/ir)
Regina (17 tahun) merupakan salah seorang peserta aksi demonstrasi di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu siang (19/9/2012). Bersama 200-an mahasiswa dari UI, UIN dan UMJ, ia berdemo menentang konferensi World Tobacco Asia (WTA) yang tengah berlangsung di tempat tersebut.
Entah bagaimana awalnya, mendadak gapura dengan rangka alumunium berukuran 5x6 m yang ada di pintu masuk roboh dan menimpa kerumunan demonstran. Regina yang kebetulan menekuni salah satu cabang bela diri yakni karate, secara refleks berusaha melindungi teman-temannya.
Sekitar 6 orang terluka dalam insiden tersebut, 3 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit. Regina, yang masih berstatus mahasiswa baru (maba) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) mengalami cedera paling parah dan sempat diduga patah tulang.
"Hasil rontgen, ada indikasi retak di ruas ke-3 dan 4. Harus rawat inap karena perlu observasi," kata Tubagus Haryo, Ketua Koalisi Masyarakat Anti WTA (MATA) yang mengkoordinir aksi demo tersebut saat ditemui detikHealth di RSAL Mintoharjo, Bendungan Hilir Rabu malam.
Untungnya setelah diobservasi sepanjang malam di RSAL Mintoharjo lalu pindah ke RS Cipto Mangunkusumo, cedera yang dialaminya tidak mengkhawatirkan. Gadis asal Medan ini cuma butuh istirahat di asrama mahasiswa UI tempat ia mondok, untuk memulihkan memar di leher dan kakinya.
Saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik, sudah bisa diajak bicara meski sambil menahan sakit. Sambil sesekali membetulkan posisi neck-holder, gadis tomboi ini juga menceritakan soal ayahnya yang sebenarnya juga merokok, juga soal ibunya yang marah-marah karena dirinya ikut demo.
"Tidak Mas, tidak akan kapok. Karena saya memperjuangkan kesehatan rakyat," kata Regina mendadak berapi-api menanggapi pertanyaan detikHealth apakah kapok demo lagi setelah tertimpa gapura, saat ditemui di asramanya, seperti ditulis Jumat (21/9/2012).
Demo menentang konferensi WTA digelar atas kepedulian sejumlah organisasi mahasiswa khususnya bidang kesehatan terhadap ancaman bahaya rokok. Terselenggaranya konferensi para pengusaha rokok sedunia itu untuk yang kedua kalinya di Jakarta dianggap sebagai pelecehan terhadap Indonesia.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa mengatakan tidak rela Indonesia dijadikan 'asbak' dunia dengan dijadikan target pemasaran produk-produk rokok. Keberhasilan para mahasiswa membubarkan konferensi Rabu kemarin dinilai sebagai kemenangan meski diwarnai isiden gapura roboh.
"Kami melihat ini adalah langkah kemenangan yang cukup baik. Selanjutnya gerakan akan dilanjutkan untuk memperketat dan menegakkan aturan mengenai industri rokok," kata Azhar, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FKM UI yang juga terlibat dalam aksi tersebut.
Didukung Menteri Kesehatan
Aksi heroik para mahasiswa membubarkan konferensi WTA mendapat respons positif dari Menteri Kesehatan (Menkes), Dr Nafsiah Mboi, SpA. Di tengah kesibukannya yang begitu padat, Menkes menyempatkan diri untuk menjenguk Regina di kamar asramanya.
"Saya bangga, apalagi dia (Regina) perempuan, saya lebih bangga lagi. Ini menunjukkan bahwa kita lebih mencintai sehat daripada sakit," kata Menkes usai menjenguk Regina di asrama mahasiswa UI Depok, Kamis sore (20/9/2012).
Menkes menekankan bahwa bahaya rokok sangat besar, sangat ironis jika dibandingkan dengan keuntungan yang diraup industri rokok dari para perokok di Indonesia. Berdasarkan survei terbaru Global Adult Tobacco Survey 2011, Menkes mengingatkan bahwa 67 persen laki-laki Indonesia atau sekitar 65 juta adalah konsumen rokok.
Dampak buruk asap rokok tidak hanya ditanggung oleh para lelaki yang merokok, tetapi juga orang-orang di sekitarnya termasuk anak istri yang terpaksa menjadi perokok pasif. Pada anak-anak, riwayat menjadi perokok pasif sejak kecil juga memperbesar risiko kecanduan rokok saat dewasa.
Karena itu Menkes mengaku sangat mendukung perjuangan para mahasiswa untuk terus mengkampanyekan bahaya rokok. Kepada para menteri lain di kabinet, Menkes juga mengirim surat yang antara lain berisi imbauan untuk tidak menghadiri konferensi WTA.
Soal insiden gapura roboh, Menkes memperkirakan kondisi Regina sudah cukup bagus dan kemungkinan hanya butuh istirahat untuk memulihkan kondisinya.
"Saya sudah janji, kalau masih butuh pengobatan kita akan tanggung semua biayanya. Pasti, ini seorang pejuang," tegas Menkes.
(up/ir)
Baca Juga
- Merokok di Kampus FKM UI Dendanya Rp 100 Ribu Plus Fotonya Dipajang
- Tok tok tok, Menkes pun Muncul di Kamar Korban Demo Anti Rokok
- Tato di Tubuh Jadi Sulit Dihapus Gara-gara Rokok
- Ingat, Ingat! Efek Buruk Rokok Baru Terasa 20 Tahun
- Orang-orang Miskin Bikin Pengusaha Rokok Kaya Raya
- Paru-paru Rusak, Tidur pun Tak Nyenyak
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat,24/05/2013 19:31 WIB
Studi: Air Mata Perempuan 'Membunuh' Gairah Seksual Pria
-
Jumat,24/05/2013 19:16 WIB
Belajar Dari Kuba, 2020 Jakarta Targetkan Bebas DBD
-
Jumat,24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat,24/05/2013 18:32 WIB
Berdamai dengan Maut, Profesor Ajarkan Cara Menulis Surat Bunuh Diri
-
Jumat,24/05/2013 18:17 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
Jumat, 24/05/2013 14:08 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
ABG Rela Diajak Nikah Dini, Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Jumat, 24/05/2013 11:30 WIB
Mengenal Ai Hasegawa, Wanita yang Ingin Melahirkan Hiu
-
Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Remaja dan Kesehatan Reproduksi
Marak Nikah Dini dan Seks Pranikah, Kehamilan Usia Remaja Meningkat
-
Jumat, 24/05/2013 13:15 WIB
Bagaimana Menghilangkan Flek Hitam di Wajah?
-
Jumat, 24/05/2013 16:07 WIB
5 Karakteristik Nyeleneh yang Dimiliki Orang Jenius
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

