Hampir Mati Karena Otak Dipenuhi Larva Cacing Pita
Jumat, 21/09/2012 11:07 WIB
Suki-Jane Taylor (dok. cascade news)
Berita Lainnya
Dokter Enggan Lakukan Cek Darah, Gadis Ini Meninggal Setelah Dipulangkan
Kanker Tapi Didiagnosis Flu oleh Dokter, Bocah Ini Hampir Meninggal
Bangun dari Operasi, Hidung Pria Ini Malah Hilang
Kisah Jessica yang Nyaris Meninggal Gara-gara Minum Alkohol Tiap Hari
Luka Sedikit Saja Bisa Bikin Bocah Ini Meninggal Kehabisan Darah
Colliers Wood, London, Nyawa seorang wanita hampir saja melayang setelah otaknya dipenuhi oleh larva cacing pita. Ia menjalani operasi darurat guna menyelamatkan nyawanya dan kini harus berjuang dengan dampak dari kondisi yang menyerang otaknya.
Suki-Jane Taylor (42 tahun) divonis menderita kondisi langka yang disebut neurosysticerosis pada tahun 2009, yaitu penyakit parasit pada sistem saraf, setelah ia terinfeksi telur cacing pita babi.
Telur cacing tersebut menyebar melalui makanan, air dan permukaan benda yang telah terkontaminasi dengan kotoran.
Larva cacing pita tersebut kemudian melakukan perjalanan ke otak dan membentuk kista. Ketika mulai mati, larva menyebabkan aneurisma (kelainan pembuluh darah) sebesar ukuran jeruk tangerine di dalam otak Taylor.
Ibu empat anak ini harus dilarikan ke St George's Hospital, London, dan pemeriksaan MRI menunjukkan bahwa pembuluh darah di otaknya telah membengkak.
Untuk menyelamatkan nyawanya, dokter bedah langsung melakukan operasi darurat dengan memasukkan shunt ke tengkoraknya untuk mengeringkan cairan di otaknya.
Taylor harus kehilangan kemampuan indera perasa dan penciuman karena kondisi tersebut. Pasca operasi, kini ia pun menderita epilepsi dan depresi.
"Jika bukan karena desakan pasangan saya yang menyuruh ke St George menemui dokter spesialis dan melakukan scan MRI, saya tidak akan menemukan aneurisma. Dokter mengatakan saya hanya 2 minggu dari kematian. Itu tepat di atas tulang belakang di bagian belakang otak saya," papar Suki-Jane Taylor, yang kini tinggal di Colliers Wood, London, seperti dilansir Dailymail, Jumat (21/9/2012).
Neurocysticercosis sangat jarang terjadi. Hanya ada 24 kasus setahun di Inggris dan 1.500 di Amerika Serikat.
Kondisi ini terjadi ketika seseorang menelan telur cacing yang dikeluarkan oleh orang yang sudah menderita cacing pita usus sebelumnya, yang kemudian kontak dengan makanan, air atau menempel di permukaan suatu benda.
Orang yang tinggal serumah dengan pembawa cacing pita memiliki risiko lebih besar terkena cysticercosis ketimbang lainnya. Hal ini hanya menyebar melalui feses oral (menyebar melalui kotoran dan masuk ke tubuh melalui mulut).
Setelah dicerna, larva akan tertanan dalam jaringan termasuk otak, membentuk cysticerci (kantung kista) yang dapat menyebabkan kejang dan sakit kepala. Kebingungan, berkurangnya perhatian pada orang dan lingkungan, kesulitan keseimbangan dan kelebihan cairan di sekitar otak (hidrosefalus) juga dapat terjadi. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
Gejala dapat terjadi berbulan-bulan sampai bertahun-tahun setelah infeksi, biasanya ketika kista berada dalam proses kematian, sehingga hampir tidak mungkin bagi pasien untuk mengetahui kapan ia terinfeksi.
Ketika parasit mati, jaringan otak sekitar kista bisa membengkak. Tekanan yang disebabkan oleh pembengkakan inilah yang menyebabkan sebagian besar gejala.
Infeksi umumnya diobati dengan obat anti-parasit dalam kombinasi dengan obat anti-inflamasi. Pembedahan kadang-kadang diperlukan untuk mengobati kista di lokasi tertentu.
Setelah terbebas dari maut, Taylor kini masih harus berjuang dengan 'pertempuran' lain, yaitu epilepsi. Ia takut bila sedang bersama anak-anaknya, kejang epilepsinya kambuh dan membahayakan sang buah hati.
(mer/ir)
Suki-Jane Taylor (42 tahun) divonis menderita kondisi langka yang disebut neurosysticerosis pada tahun 2009, yaitu penyakit parasit pada sistem saraf, setelah ia terinfeksi telur cacing pita babi.
Telur cacing tersebut menyebar melalui makanan, air dan permukaan benda yang telah terkontaminasi dengan kotoran.
Larva cacing pita tersebut kemudian melakukan perjalanan ke otak dan membentuk kista. Ketika mulai mati, larva menyebabkan aneurisma (kelainan pembuluh darah) sebesar ukuran jeruk tangerine di dalam otak Taylor.
Ibu empat anak ini harus dilarikan ke St George's Hospital, London, dan pemeriksaan MRI menunjukkan bahwa pembuluh darah di otaknya telah membengkak.
Untuk menyelamatkan nyawanya, dokter bedah langsung melakukan operasi darurat dengan memasukkan shunt ke tengkoraknya untuk mengeringkan cairan di otaknya.
Taylor harus kehilangan kemampuan indera perasa dan penciuman karena kondisi tersebut. Pasca operasi, kini ia pun menderita epilepsi dan depresi.
"Jika bukan karena desakan pasangan saya yang menyuruh ke St George menemui dokter spesialis dan melakukan scan MRI, saya tidak akan menemukan aneurisma. Dokter mengatakan saya hanya 2 minggu dari kematian. Itu tepat di atas tulang belakang di bagian belakang otak saya," papar Suki-Jane Taylor, yang kini tinggal di Colliers Wood, London, seperti dilansir Dailymail, Jumat (21/9/2012).
Neurocysticercosis sangat jarang terjadi. Hanya ada 24 kasus setahun di Inggris dan 1.500 di Amerika Serikat.
Kondisi ini terjadi ketika seseorang menelan telur cacing yang dikeluarkan oleh orang yang sudah menderita cacing pita usus sebelumnya, yang kemudian kontak dengan makanan, air atau menempel di permukaan suatu benda.
Orang yang tinggal serumah dengan pembawa cacing pita memiliki risiko lebih besar terkena cysticercosis ketimbang lainnya. Hal ini hanya menyebar melalui feses oral (menyebar melalui kotoran dan masuk ke tubuh melalui mulut).
Setelah dicerna, larva akan tertanan dalam jaringan termasuk otak, membentuk cysticerci (kantung kista) yang dapat menyebabkan kejang dan sakit kepala. Kebingungan, berkurangnya perhatian pada orang dan lingkungan, kesulitan keseimbangan dan kelebihan cairan di sekitar otak (hidrosefalus) juga dapat terjadi. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
Gejala dapat terjadi berbulan-bulan sampai bertahun-tahun setelah infeksi, biasanya ketika kista berada dalam proses kematian, sehingga hampir tidak mungkin bagi pasien untuk mengetahui kapan ia terinfeksi.
Ketika parasit mati, jaringan otak sekitar kista bisa membengkak. Tekanan yang disebabkan oleh pembengkakan inilah yang menyebabkan sebagian besar gejala.
Infeksi umumnya diobati dengan obat anti-parasit dalam kombinasi dengan obat anti-inflamasi. Pembedahan kadang-kadang diperlukan untuk mengobati kista di lokasi tertentu.
Setelah terbebas dari maut, Taylor kini masih harus berjuang dengan 'pertempuran' lain, yaitu epilepsi. Ia takut bila sedang bersama anak-anaknya, kejang epilepsinya kambuh dan membahayakan sang buah hati.
(mer/ir)
Baca Juga
- Perempuan Ini Tak Bisa Mengenali Wajahnya Sendiri
- Tak Bisa Mencium Bau Apa-apa Selama 37 Tahun
- Penyakit Abad Ke-14 Menyerang si Gadis Kecil
- Bocah 8 Tahun Ini Berhasil Bebas dari Kanker Ovarium
- Hanya Makan Biskuit dan Teh Setiap Hari Karena Penyakit Langka
- Terbangun dari Koma 7 Tahun Setelah Diberi Obat Tidur
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,20/06/2013 18:00 WIB
Risiko Sakit Jantung Seseorang Bisa Diteropong Sejak Usia 3 Tahun
-
Kamis,20/06/2013 17:47 WIB
Jumlah Penderita Hepatitis di Indonesia 3 Kali Lipat dari Warga Jakarta
-
Kamis,20/06/2013 17:31 WIB
Yuk Intip Rahasia Presenter Nadia Mulya Jaga Kesehatan Anak
-
Kamis,20/06/2013 17:04 WIB
'Obesitas itu Penyakit'
-
Kamis,20/06/2013 16:32 WIB
Ini Risikonya Jika Asal-asalan Pilih dan Pakai Bra
-
Kamis,20/06/2013 16:00 WIB
Dari Kalkulator Ini Ketahuan 85 Persen Pria Impoten Gara-gara Gaya Hidup
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Kamis, 20/06/2013 16:32 WIB
Ini Risikonya Jika Asal-asalan Pilih dan Pakai Bra
-
Kamis, 20/06/2013 16:00 WIB
Dari Kalkulator Ini Ketahuan 85 Persen Pria Impoten Gara-gara Gaya Hidup
-
Kamis, 20/06/2013 15:06 WIB
Model yang Terlahir Tanpa Rahim dan Mimpinya Menjadi Seorang Ibu
-
Kamis, 20/06/2013 16:59 WIB
'Obesitas itu Penyakit'
-
Kamis, 20/06/2013 15:13 WIB
Kaki Sering Memar Padahal Tidak Terbentur
-
Kamis, 20/06/2013 12:58 WIB
Tempat Penitipan Ini Diduga Beri Kue Campur Obat Tidur ke Anak-anak
-
Kamis, 20/06/2013 13:13 WIB
Cara Menggemukkan Badan yang Sehat dan Tanpa Efek Samping
-
Kamis, 20/06/2013 15:30 WIB
20 Persen Pria Inggris Mengeluh Pasangannya Mandi Kelamaan
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
12 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 20/06/2013 08:32 WIB
Calon Dokter Ingin Belajar Obati Penyakit Miskin? Ini Tempatnya
-
Kamis, 20/06/2013 07:56 WIB
Kapalan Hingga Saraf Terjepit, Risiko yang Menghantui Pemakai High Heels
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



