detikhealth

Ulasan Khas Fenomena Ganjil Anak Indigo

Fungsi Indra Keenam Anak Indigo dari Sisi Spiritual dan Sosial

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 03/10/2012 13:28 WIB
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Anak indigo terlahir dengan kemampuan spiritual dan kecerdasan yang tinggi. Tak jarang orang menyebutnya sebagai pemilik indra keenam. Lantas apa fungsi indra keenam sebenarnya?

"Anak indigo terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Kemampuan spiritualnya bisa bermacam-macam dan berbeda dengan dari teman sebayanya," kata dr Erwin Kusuma SpKJ (K), yang juga psikiater dari RSPAD Gatot Subroto ketika berbincang dengan detikHealth, seperti ditulis Rabu (3/10/2012).

Kemampuan spiritual tersebut meliputi kemampuan untuk melihat masa depan, melihat masa lampau, telepati, membaca pikiran, bahkan melihat hal-hal yang gaib seperti hantu, makhluk halus dan hal-hal supranatural lainnya. Tak jarang orang menyebut orang indigo sebagai orang yang memiliki indera keenam.

Untuk dapat disebut sebagai indigo, seseorang harus memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual yang baik. Anak indigo memiliki kemampuan pemahaman yang melebihi anak-anak seusianya. Namun ia juga harus memiliki kemampuan spiritual yang tinggi.

Seperti dikutip dari buku 'Misteri Indra Keenam pada Anak' karangan Zen F. Hawka, ada banyak pemahaman terkait dengan keberadaan indra keenam, baik ditinjau dari agama, masyarakat tradisional maupun pendapat para pakar.

Fungsi indra keenam menurut agama

Agama memiliki pandangan tersendiri tentang keberadaan indra keenam. Menurut agama, orang yang mengaktifkan indra keenam dapat digolongkan menjadi dua, yaitu golongan yang diridhai Tuhan dan golongan yang tidak diridhai Tuhan.

Golongan yang diridhai Tuhan misalnya para wali, ulama, rahib, pendeta, sedangkan golongan yang tidak diridhai Tuhan misalnya dukun atau semua orang yang berupaya mengamalkan pekerjaan syirik hanya untuk memperoleh kesaktian.

Dalam agama, fungsi dari mengaktifkan indra keenam adalah untuk meningkatkan nilai keimanan dan amalan spiritual seseorang. Hal ini merupakan fungsi sekaligus tujuan dari mengaktifkan indra keenam itu sendiri.

Jika menyimpang dari semua itu, maka bisa dipastikan seseorang sudah berada di luar jalur agamanya. Sebab, indra keenam tidak ubahnya hadiah dari Tuhan bagi umat-Nya yang taat menjalankan semua ketentuan-Nya, tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

Fungsi indra keenam menurut masyarakat tradisional

Ada bermacam-macam nama yang diberikan masyarakat tradisional untuk orang-orang yang memiliki kemampuan mengaktifkan indra keenam. Secara garis besar, indra keenam dipilah menjadi dua, yaitu golongan kiai, rahib, atau orang-orang yang ditokohkan, dan golongan dukun, paranormal atau tabib.

Bagi masyarakat tradisional, kemampuan mengaktifkan indra keenam dipandang sebagai satu bentuk kesaktian yang didapatkan dari berbagai macam doa dan tarikat.

Dalam hal ini, mereka lebih akrab dengan sebutan membuka mata ketiga, yaitu ilmu kebatinan untuk bisa berkomunikasi dengan makhluk halus dan semacamnya.

Fungsi indra keenam menurut para pakar

Pada tahun 1930-an, seorang ilmuwan bernama DR. J.B Rhine mengadakan penelitian terkait dengan ESP (Extra Sensory Perception) atau indra keenam di Duke University. Penelitian tersebut membuahkan hasil yang cukup menakjubkan dan mampu menghipnotis banyak ilmuwan lain untuk berlomba-lomba melakukan penelitian serupa.

Hasil penelitian DR. J.B Rhine yang terangkum dalam bukunya 'Extra Sensory Perception after 60 Years' tersebut kemudian menjadi ilmu wajib sebagai pendahuluan kuliah psikologi di Universitas Harvard.

Berdasarkan beberapa hasil riset, sebenarnya setiap manusia di muka bumi ini pernah mengalami pengalaman ESP. Hanya saja, mereka sering tidak menyadari pengalaman itu. Tak jarang, manusia merasa takjub dengan kemampuannya sendiri, karena secara tiba-tiba bisa melakukan sesuatu yang sebenarnya jauh dari kemampuannya.

Sebagai contoh, saat seseorang dikejar anjing, maka kemampuan larinya akan bertambah hampir dua kali lipat dari biasanya.

Menurut para pakar, indra keenam bisa dilatih dengan memaksimalkan fungsi serta peranan panca indra. Selain itu, perlu juga dilakukan beberapa langkah untuk meningkatkan daya kepekaan serta kualitas spiritual.

Semua langkah itu juga akan berdampak positif jika dilakukan pada seorang anak, karena dapat digunakan untuk menunjang prestasi akademik anak.

(mer/ir)

Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit