detikhealth

Sabu-sabu Dipakai untuk Obati Flu, Ampuh Tapi Tetap Bahaya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 12/11/2012 12:01 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Para ilmuwan di Taiwan menemukan manfaat baru dari obat terlarang paling banyak disalahgunakan, yakni sabu-sabu. Obat terlarang berbentuk kristal itu terbukti manjur mengobati flu, hanya saja masih tetap berbahaya untuk digunakan.

Sabu-sabu yang memiliki nama ilmiah methamphetamine selama ini diketahui punya beragam efek samping yang mematikan. Pemakainya apalagi para pecandunya sangat rentan mengalami berbagai gangguan mulai dari kerusakan pembuluh darah, stroke hingga serangan jantung.

Obat terlarang yang diperkirakan dikonsumsi oleh 30 juta pecandu di seluruh dunia ini juga dikenal sebagai senyawa yang merusak otak secara permanen. Kecanduan obat ini sangat sulit disembuhkan karena susunan saraf pusat di otak para pecandunya sudah kacau.

Oleh karena itu, penelitian terbaru di Chang Gung University diyakini bakal memicu kontroversi. Pasalnya, para ilmuwan di kampus tersebut membuktikan bahwa kristal methamphetamine ampuh mencegah dan mengobati penyakit yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni flu.

Dalam penelitiannya, Yun-Hsiang Chen dan rekan-rekannya menggunakan sel epitel yang melapisi permukaan paru-paru. Sel tersebut diberi paparan kristal methamphetamine terlebih dahulu, lalu diberi paparan virus influenza tipe A pemicu epidemi sakit pernapasan.

Dalam 30-48 jam, sel epitel yang diberi papran methamphetamine lebih sedikit mengalami infeksi dan kerusakan dibanding sel epitel normal yang dipakai sebagai kontrol pembanding. Begitu juga pada virusnya, methamphetamine membuatnya sulit melakukan replikasi atau penggandaan diri.

"Kami melaporkan bukti pertama bahwa meth (methamphetamine) mengurangi secara signifikan, kerentanan terhadap flu pada sel epitel paru-paru," kata Yun-Hsiang Chen yang mempublikasikan temuannya di jurnal PLoS ONE seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (12/11/2012).

Meski bisa membuktikan manfaat sabu-sabu, Yun-Hsiang Chen tetap tidak menyarankan obat ini untuk dipakai sebagai obat flu. Dalam bentuk kristal methamphetamine sangat berbahaya dan masih harus diteliti lagi untuk mencari bentuk paling aman untuk dikonsumsi sebagai obat.


(up/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit